Skip to main content

Terhenti diselimuti kabut Arjuno #KabutrinduArjuno (Edisi 2)

Melanjutkan cerita perjalanan arjuno kami. Hari itu lumayan sepi tidak seperti pendakian ke gunung-gunung yang ciamik hingga untuk berjalanpun kita harus antri. Perjalanan dengan selow dan bahagia yang lumayan bikin bahagia meski tanjakannya jahat. Lanjutlah sekitar pukul 12:00 Wib kami berjalan menuju pondokan. Kalau kalian kesini, kalian akan merasakan hawa-hawa tempat seperti di Film The Hobbits. Yap, disana kita melihat ada beberapa rumah penambang belerang dan tentunya ada warung juga loh. Jadi, kalian tidak akan merasa kelaparan karena terkadang di pagi hari ada bapak-bapak penjual nasi. Dan bagi yang gemar merokok, maka jangan khawatir tentunya di warung ada rokok juga loh.

Jeep pembawa belerang turun.

Saat perjalanan kalian tentunya jangan heran, karena akan ada jeep-jeep yang tangguh membawa belerang turun kebawah. dan tentunya dibenak kalian pasti akan bilang " Pak nebeng turun dong aakk "


Kabut Rindu Arjuno
Di tengah perjalanan kami, kabut menyerang dan inilah kabut pembawa rindunya. Karena mendaki dibulan Desember akan memiliki kesan berbeda dengan bulan-bulan lainnya.

Pondokan
Setelah perjalanan yang begitu lama, tepat pukul 18:00 Wib tibalah kami dipondokan, suasana saat itu gerimis hujan rintik dingin dan sebagainya. Jadilah kami ambil gambar dipagi harinya saat suasana cerah merona.
 Tampak Rumah Penambang di Pondokan

Suasana yang tidak panas dan tidak dingin, menambah kesegaran bagi diri ini. Seakan penat-penatpun hilang begitu saja.
Hutan-Hutan Pinus

Hutan-Hutan Pinus

Camp Pondokan

Comments

Post a Comment

Terimakasih Pembaca Mesra Berkelana
Yuk jangan lupa kasi komentarnya. Siapa tahu kita ketemu dan jadi jalan bareng.

Popular posts from this blog

Pengalaman Memesan Tiket Kereta Prameks H-1

Pukul 11:00 Wib saya dan Sidah bergegas berangkat ke Stasiun Lempuyangan. Keberangkatan kami kali ini untuk memesan tiket Prameks. Kami sengaja tidak memesan tiket secara go showGo Show adalah pemesanan tiket yang dilakukan pada hari keberangkatan ( minimal 3 jam sebelum keberangkatan ), karena menurut saya memesan tiket go show sangat ribet dan takut tidak kebagian tiket, maka saya memilih memesan H-1 keberangkatan.

Tiba di stasiun, saya mengambil nomor antrian terlebih dahulu, selanjutnya saya mengisi formulir untuk membeli tiket. Formulir dapat diisi hanya 4 data penumpang, data yang diisi diantaranya meliputi nama, no KTP atau SIM, untuk data pemesan yang diisi adalah nama, no telepon, dan alamat.





Awalnya saya mencari info terlebih dahulu mengenai pemesanan tiket prameks, saya bertanya-bertanya ke grup, sempat ada yang mengirimkan screenshoot dan tertera tulisan “ Maksimal pemesan memesan empat tiket”. Namun tulisan tersebut saya abaikan saja.

Saat itu saya mendapatkan nomor antri…

Begini Cara Membuat Telur Asin Asap di Desa Sanankerto

Setelah mengunjungi Desa Wisata Poncokusumo, tibalah waktunya untuk berangkatmenuju Desa Wisata Sanankerto. Desa Wisata Sanakerto ini terletak di Kecamata Turen, Kabupaten Malang. 
Jadi, apabila kalian mampir ke Turen ( yang terkenal masjid jinnya itu)  jangan lupa sempatkan mampir ke Desa Wisata Sanankerto. *dekat kok*

Saya dan tim #EksplorDeswitaMalang diantar menuju lokasi pembuatan telur asin. Hari itu kami diizinkan melihat proses pembuatan telur asin dari awal. 


Oiya jangan lupa disini tidak hanya menjual telur asin biasa tapi ada telur asin asap juga loh dan jangan lupa ada bebek ungkepnya juga. 

Cara membuatnya begini :
Pertama-tama siapkan telur bebek ( ini mentah loh ya ) , pastikan telur bebeknya sudah dicuci bersih dan siap diproses pada tahap berikutnya.   Setelah itu siapkan batu bata yg telah dihancurkan, jangan lupa beri garam dalam batu bata tersebut, lalu bungkus telur bebek dengan olahan batu bata tersebut.Proses selanjutnya diamkan dan tunggu selama kurang …

Jangan Sampai Tertinggal Bus Titian Mas #28JamMataramPart1

Hari itu kami berdua memutuskan untuk segera memesan tiket bus untuk tujuan ke Mataram. Kenapa kami memilih menggunakan bus ? padahal waktu itu harga tiket pesawat dengan tiket bus tidak jauh beda, mungkin selisih sekitar lima puluh ribuan. Jawabannya adalah ?

Karena perjalanan menggunakan bus menurut kami lebih menyenangkan, dan memiliki waktu panjang dan sekaligus banyak yang bisa kami dapat di perjalanan *Azek* Tentu sebagian orang bertanya-tanya “ Tiket Cuma beda 50, kok ya capek-capek kayak orang susah “ “ Ribet, kelamaan “ Dan perkataan lainnya.. Hahaha


Setelah memesan tiket, penantian begitu panjang yang ditunggu-tunggu akhirnya selesai. Kami siap dan berangkat menuju kota yang dikenal dengan seribu masjid apalagi kalau bukan Kota Mataram.



Siang itu kami menunggu bus di Terminal Bungurasih, bus akan berangkat tepat pukul 16:00 Wib. Sudah sekitar 2 jam kami menunggu bis. Pukul 15:30 Wib kami tetap menunggu diruang tunggu, sambil melihat-lihat dan mencari dari jauh awak bus kami. Kurang …