Skip to main content

Posts

Showing posts from February, 2016

Mesra Berkelana

Dua anak manusia yang suka berkelana, untuk menceritakan bahwa selalu ada kemesraan di setiap sisi bumi. Jun sebagai Fotografer dan Lidia sebagai Penulis.


Kami suka mengaitkan pengalaman perjalanan dengan potret Indonesia. Menurut kami, ketika ingin jadi pemimpin di Negeri ini, kami harus belajar memahami Indonesia dari segi apapun, karena Indonesia bukan sekedar tentang undang-undang saja, tapi tentang ragam budaya, suku dan lainnya. 



Dan kesemuanya paling nikmat dipelajari sambil kami berkelana dan bermesraan dengan apa yang ada di setiap sudut negeri ini. mesraberkelana.com
Kami yakin setiap perjalanan memiliki sejuta makna, tidak ada perjalanan yang tidak memiliki daya tarik. Hal itu semua tergantung bagaimana kita bisa menikmatinya, bermesraan di setiap langkah berkelana ini.
Karena kami percaya bahwa kemesraan selalu ada di sisi bumi, maka kami akan menceritakannya, baik kemesraan antara manusia dan manusia, manusia dan Tuhan, ataupun manusia dan Alam.

Kerjasama Hubungi : mesraberke…

Terhenti Diselimuti Kabut Arjuno #KabutRinduArjuno ( Edisi 3 Terakhir)

Setelah bagian satu dan dua saatnya saya menceritakan bagian ke-3 dari pendakian arjuno desember 2015 yang lalu.
Kami melakukan perjalanan selama sekitar 5 hari, tapi kali ini saya merasakan pendakian yang enak karena tanpa muncak, dan hanya sekedar camping bahagia. Dengan membawa perbekalan yang cukup banyak layaknya camping ceria makan-makan, saya merasakan efeknya yaitu berat badan naik drastis. Saya berpikiran ketika turun dari pendakian berat saya bisa turun 2 kiloan nah ini mala tambah 4 kilo jadi intinya naik arjuno itu bikin gendut, coba aja.
Next perjalanan hari kedua saya sudah tiba di pondokan cuaca saat itu sedang hujan gerimis manja, dan keesokan harinya kami semua beristirahat sekedar meracik makanan, membuat pop corn, minum sirup dan lainnya layaknya hidup di kerendahan.


Jangan pernah berpikiran kalo di gunung cuma bisa makan mie, roti atau oat meal, tapi kita bisa masak-masak semuanya sesuka hati.
Camp kali ini nikmat sekali kerjaannya sekedar bercerita satu sama lain, tid…

Melipir tipis-tipis ke Pulau Bawean

Oke, setelah banyak cerita yg nyeritai si Moli semua, sekarag giliran saya yang cerita. Kenalin, saya jun, yaudah gitu aja perkenalannya. Agustus 2015 lalu, sepulang dari Lombok, saya nganggur, liburan masih panjang, dan ditinggal temen-temen ndaki Argopuro. Setelah mikir cukup lama, akhirnya nemu ide buat melipir tipis-tipis ke Pulau Bawean dan ngajakin 2 orang temen, Yogi dan Manggala. Siang hari saya berangkat beli tiket, besoknya berangkat. Untuk mencapai Pulau Bawean ini bisa dicapai dengan menggunakan kapal cepat dari Pelabuhan Gresik, sekarang bisa juga naik pesawat perintis dari Bandara Djuanda Surabaya. Singkat cerita, setelah 3 jam dimabuk lautan akhirnya saya sampai di Pulau Bawean. Sesampainya di Bawean saya langsung dijemput oleh saudara sepupu saya, maklum disana banyak keluarga, kan saya asli sana, hehehe. Banyak bedanya Pulau Bawean dengan Pulau Jawa, baik dari segi lingkungan maupun budayanya. Perbedaan paling mencolok pertama apabila melalui jalur laut adalah warna lau…

Melihat 5 Gunung Sekaligus ? Kunjungi Goa Rong

Bulan lalu saya berkunjung ke Kota Semarang, sekedar melipir tipis bersama saudara. Saat akhir pekan saya diajak ke Kabupaten Semarang, tepatnya di Tuntang. Sekalian berkunjung ke rumah teman, saya diajak mengunjungi Goa Rong.  Goa kecil ini terletak di Desa Delik, Tuntang, Kab. Semarang. Goa Rong ini terletak diatas sebuah bukit di tengah perkebunan karet yang luas.



Awal memasuki kawasan Goa Rong, akan terlihat pemandangan lima gunung yang indah-indang berjejer ria yaitu Gunung Ungaran, Gunung Sumbing, Gunung Sindoro, Gunung Andong dan Gunung Telomoyo. Dan juga terlihat juga Rawa Peningnya loh. Tarif untuk memasuki kawasan ini cukup murah hanya Rp.3000 untuk per-orangnya.


Mau bersantai ria, duduk-duduk, makan, berpiknik bersama keluarga cocok untuk datang kesini. Karena dengan ketinggian yang sekian ini tidak perlu kalian bersusah payah untuk jalan kaki. Bawa mobil juga oke.


Menurut saya tempat ini bikin hati sejuk gembira, dengan pemandangan yang hijau biru tanpa polusi cocok untuk ngil…

Melipir ke Museum Keratonnya Surakarta

Minggu lalu kami berkunjung ke Kota Surakarta. Tempat yang kami kunjungi adalah Keraton Hadiningrat Surakarta. Mungkin sudah banyak yang mengenal tempat ini, dengan gaya bangunan tuanya serta cerita masa lalunya.

Waktu memasuki museum ini perasaan saya agak takut, maklum banyak sesajen juga disetiap celah barang-barang antiknya, membuat aroma mistis menjadi kental.  



Ada beberapa ruangan yang tampak gelap dan banyak juga sesajennya disetiap sudut ruangannya. Museum ini menjadi cerita yang abadi. Tentang pertikaian yang luar perbiasa dan perebutan tahta, kata kakek saya dulu hidup di lingkungan kerajaan ada suka dan dukanya.








Ceritanya keraton ini didirikan pada tahun 1744 oleh Susuhunan Pakubuwana II, bangunan ini dibangun sebagain ganti bangunan keraton yang terkena porak-poranda akibat geger pecinan pada tahun 1743.