Skip to main content

Inilah Cinta Yang Tertundaa #Prambanan


Masi cerita dari Jogja yang tsadesss dan ROMANTISS banget. Gatau kenapa Kota Romantis ini selalu ada aja caranya buat memikat hati-hati para pujangganya (aku pujangga baru jadi ). Ahaay! Kami akhirnya jalan ke Prambanan. Candi Hindu terbesar ini selalu memikat hati. Meski siang meronta panasnya gak karuan, kami tetaplah berjalan bergandeng tangan (jangan baper yaa).


Candi Prambanan awal mula cerita, katanya sih roro jongrang minta dibikinin candi gitusih ama  Bandung Bondowoso, nah si roro ini minta dibangunin 1000 Canddiii. Kemudian yang terjadi adalah si roro ketakutan kalau misi Bandung Bondowoso ini berhasil, berujung dia membuat pagi palssuuu. Yak apa itu pagi palsu ? Pagi palsu adalah yaitu si roro jongrang menyuruh wanita-wanita untuk memukul lesung (alat yang dibuat numbuk pagi). Daaann berhasilah para selir-selir dan roro jongrang berujung ayampun berkokok riaaa. *Inilah Cinta Yang tertunda, kalo kamu ? Langgeng terus ya*

Akhirnya Bandung Bondowo gagal deehhh. Jadilah 999 candi ituuu…

Tapi sejujurnya waktu kita kesini, kita ga sempet buat ngitung candi-candinya 
.
.

            UDAH INI DOANG CERITANYA..


 
Tapi sebenernya ada cerita lagi yang bikin ngena dihati..

            Jujur dulu waktu smp aku males banget belajar Sejarah, soalnya bikin ngantuk dan kek dinina boboin, TAPI yaitu pas kunjung-kunjung ke Candi Prambanan aku lihat beberapa turis sedang asik berkeliling candi, dan antusias baca buku “ History of Indonesia”. Gatau kenapa kepukul aja ini hati, ngelihat orang-orang luar yang begitu antusias sama Ceritanya Indonesia sendiri, ngejaga alamnya Indonesia ada juga malahan yang peduli ama penduduk Indonesianya kan tsadeeesss nih, eh kita yang orang Indo mala gatau sejarahnya mala kadang ada yang acuhh kan berabe ceritanya.

Candinya Kalem bangeetttt
.
.

Belum lagi kasus-kasus maraknya pencurian arca-arca di area canddii, haduuu kasian tauk ginikan jadi susah. Harusnya setiap apa yang udah ada ya dijaga, dirawat, disayang-sayangin.

            Sayang-sayanginlah ama yang udah ada dijaga gituuu, entar kalo ga ada diambil baru tinggal sedihnya.
            Oh iya kalo kesini jangan lupa ke candi ratu bokoo sunseetnya romantiss bangeett.

Jun Berkata : " Kapan ya bisa bikinin Moli Canddiii :3 "

 



Comments

  1. kayak nama di blog ibu dan bapak mesra semoga langgeng ya mas,mbak :)

    ReplyDelete
  2. So sweet banget minta di bikinin candi, macam orang bener aja hahaha

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yaelah mass jangan baperrlah puk puk puk

      Delete
  3. keren keren foto nya .membuat saya ingin kesana

    ReplyDelete
  4. Prambanan memang cantik...ada yg suka terinspirasi bikin tulisan...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya kak ayo nulis perjalanan, biar ada kenangannya.

      Delete
  5. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  6. wah so sweeet banget masnya... jadi pengen punya pacar :(

    ReplyDelete
    Replies
    1. wakssss nanti pasti ada waktunyaaaa :D

      Delete
  7. indahnya jadi pengen kesana

    ReplyDelete
  8. Jun, yakin kamu mau bikinin candi? haha

    ReplyDelete
  9. ahhh indahnya yg sdh ada pembikin candinya...

    ReplyDelete
  10. Duh yang nulis bikin baper... Yang baca masih ... Tapi yaudhlah yah... Keren, langeng terus, semoga sampe tujuannya .

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sabar ya qaqa akan tiba saatnya #lagibijak

      Delete
  11. Kak pelis kenapa nggak ngitung batu candinya? Aku sih belom ke sana lagi pas udah dewasa kayak sekarang. makasih infonya, langgeng terus sama bebeb emes ya :D salam kenal

    ReplyDelete
    Replies
    1. Huhaha kalo ngitungin atu² bisa-bisa kelar pas lebaran idul fitri *lebay*
      Wakss ayok kesana kak.
      Sama2 berbagi salam kenall
      Aminnn makaseey doanyaaa buat kelangengan kitaa 😘😘

      Delete
  12. Saya terakhir ke sana tahun 2008, sebelum punya momongan. Sampai sekarang belum masuk ke area candi lagi. Kalau lewat sih sering. Soalnya saya tinggal di Jogja. Cuma lebih dekat dgn pantai.. :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. wah yuk om ajak momongannya sambil jalan-jalan sehat puter-puter candi

      Delete
  13. kalau melihat candi prambanan selalu teringat dengan roro jonggrang.. hhe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Haha emang roro jongrang ga pernah jauh2 dr Kisah Candi Prambanan

      Delete

Post a Comment

Terimakasih Pembaca Mesra Berkelana
Yuk jangan lupa kasi komentarnya. Siapa tahu kita ketemu dan jadi jalan bareng.

Popular posts from this blog

Begini Cara Membuat Telur Asin Asap di Desa Sanankerto

Setelah mengunjungi Desa Wisata Poncokusumo, tibalah waktunya untuk berangkatmenuju Desa Wisata Sanankerto. Desa Wisata Sanakerto ini terletak di Kecamata Turen, Kabupaten Malang. 
Jadi, apabila kalian mampir ke Turen ( yang terkenal masjid jinnya itu)  jangan lupa sempatkan mampir ke Desa Wisata Sanankerto. *dekat kok*

Saya dan tim #EksplorDeswitaMalang diantar menuju lokasi pembuatan telur asin. Hari itu kami diizinkan melihat proses pembuatan telur asin dari awal. 


Oiya jangan lupa disini tidak hanya menjual telur asin biasa tapi ada telur asin asap juga loh dan jangan lupa ada bebek ungkepnya juga. 

Cara membuatnya begini :
Pertama-tama siapkan telur bebek ( ini mentah loh ya ) , pastikan telur bebeknya sudah dicuci bersih dan siap diproses pada tahap berikutnya.   Setelah itu siapkan batu bata yg telah dihancurkan, jangan lupa beri garam dalam batu bata tersebut, lalu bungkus telur bebek dengan olahan batu bata tersebut.Proses selanjutnya diamkan dan tunggu selama kurang …

Jangan Sampai Tertinggal Bus Titian Mas #28JamMataramPart1

Hari itu kami berdua memutuskan untuk segera memesan tiket bus untuk tujuan ke Mataram. Kenapa kami memilih menggunakan bus ? padahal waktu itu harga tiket pesawat dengan tiket bus tidak jauh beda, mungkin selisih sekitar lima puluh ribuan. Jawabannya adalah ?

Karena perjalanan menggunakan bus menurut kami lebih menyenangkan, dan memiliki waktu panjang dan sekaligus banyak yang bisa kami dapat di perjalanan *Azek* Tentu sebagian orang bertanya-tanya “ Tiket Cuma beda 50, kok ya capek-capek kayak orang susah “ “ Ribet, kelamaan “ Dan perkataan lainnya.. Hahaha


Setelah memesan tiket, penantian begitu panjang yang ditunggu-tunggu akhirnya selesai. Kami siap dan berangkat menuju kota yang dikenal dengan seribu masjid apalagi kalau bukan Kota Mataram.



Siang itu kami menunggu bus di Terminal Bungurasih, bus akan berangkat tepat pukul 16:00 Wib. Sudah sekitar 2 jam kami menunggu bis. Pukul 15:30 Wib kami tetap menunggu diruang tunggu, sambil melihat-lihat dan mencari dari jauh awak bus kami. Kurang …

[REVIEW by Jun] Si Ganteng Pollock

Halo semua, apa kabar? Pada tulisan saya kali ini. Saya akan menulis review atau lebih tepatnya pengalaman pribadi saat menggunakan sepatu gunung Eiger Pollock. Basa-basi dulu ya, tidak bisa dipungkiri lagi bahwa sepatu sangat berperan penting dalam kegiatan petualangan khususnya pendakian gunung. Mungkin banyak yang meremehkan fungsi sepatu pada saat mendaki, dan memilih untuk memakai sandal saja, padahal sepatu sangatlah penting untuk menunjang keselamatan dalam pendakian. Saking pentingnya sepatu, sekarang ini sudah banyak sepatu yang dikhususkan untuk pendakian gunung. Lebih lanjut lagi, saking pentingnya sepatu bagi pendaki gunung, maka ada beberapa tips untuk memilih sepatu untuk pendakian. Diantaranya sebagai berikut: 1.Tips yang pertama adalah, usahakan memilih sepatu yang tipe mid cut atau high cut, untuk pendakian tidak disarankan menggunakan sepatu low cut. Bingung? Yaudah saya jelaskan, yang pertama adalah high cut, jenis sepatu ini memiliki ciri-ciri menutupi bagian tumit sam…