Skip to main content

Sebuah Cerita di Ujung Bantur

Kalau mendengar Bantur, tentunya akan bertanya-tanya. Bantur itu sebenernya ada dimana ?
 Daerah disini sudah tidak asing lagi dengan pantai-pantai yang berjejeran dari sendang biru hingga pantai selok yang elok nan alamiah.
Yaaps Bantur adalah salah satu Kecamatan yang terletak di Kota Malang, Jawa Timur. 
Ets liburan kali ini kami berdua ingin berasyik-asyik ngecamp tanpa beban ( ini bukan naik gunung, gak perlu ngoyoh). Yakkss kami akhirnya memutuskan untuk camp disalah satu pantai tersebut.
Uwoo sebut aja kondang meraaakk *yeeee*. Dengan sebutannya Kondang Merak tersebut kalian tentu jangan berharap-harap cemas akan menemukan hewan yang cantik jelita ( Read: Merak ).
Sejauh kami berdua berjalan dari ujung ke ujung kami tidak menemukan sama sekali Merak itu.
Jadi kenapa dinamain kondang merak ? Kok gak kondang kucing atau kondang perkutut hueheuek


Haaii Pantaaaaii 
Dinamain Kondang Merak soalnya pantai ini punya kondang. Kondang adalah muara yang jadi tempat pertemuan air tawar dan laut yang dulunya banyak ditempati oleh burung merak. Tapi sekarang ini burung meraknya udah pada gak ada. Soalnya banyak sekali perburuan liar jadilah punah. *sedih*

Untuk menuju pantai kami harus melalui jalan tanpa aspal, bebatuan *menggos-menggos* berusaha menjadi layaknya anak touring yang hits *salamaspal*  yeaah padahal modal motor matic dengan givi ukuran 27liter.
Panggil aja si Beti untuk nama motornya,,,
Untunglah Beti tangguh dan kuat membawa beban depan belakang.. *oke jangan batin si Beti*


Untuk memasuki pantai ini cukup membayar Rp,5000 perorang.
Untuk camping disini nyaman sekali, kamar mandi, mussola untuk beribadah juga ada, gereja juga ada lengkap.
Urusan lambung jangan khawatir dipinggir pantai ini berjejer banyak warung-warung makan murah meriaaah tinggal pilih...
Dengan harga murah meriah ini sekalian bantu-bantu kehidupan warga lokal, hitung-hitung meningkatkan keuangan warga lokal.
Dengan murahnya itu jangan sampelah kita masi suka tawar-tawar harganya.



MAKANNNNN-MAAAKAAANNN !!





Tinggal deket laut emang enak, apalagi bisa makan ikan sepuasnya. Kaya Omeganya daaann dijamin pulang dari sini otak kami akan encerrr dan langsung wisuda *edisimahasiswaakhirtahun*


Yang bikin hati saya terpukul adalah ketika ada beberapa wisatawan mau membeli barang di warung-warung tersebut, sebut saja baju-baju bertuliskan “ Kondang Merak”.
Apa yang mereka lakukan ?
Yakss, dengan harga yang dibandrol cukup murah tak sebanding dengan transportasi dan jerih payah agar barang tersebut bisa di jual. Mereka dengan asyik menawar-menawar hmm sedih. Yang saya sedihkan adalah mereka tak pernah terpikir bahwa indahnya saat kalian saling berbagi rejeki, ketika kalian membeli barang di pertokoan yang megah  harga mahalpun mereka berani membeli tanpa menawar sedikitpun. Ya memang kualitas jauh berbeda. Cuma yaitu, ayolah kita sama-sama saling membantu perekonomian bangsa ini, dengan mendukung semua usahanya.


Refleksii !!!!
 Jadi dianjurkan bagi kalian yang doyan melipir kesuatu tempat jangan lupa dukung perekonomian warga lokal. Pikir-pikir dulu kalau mau nawar. Dan dilihat juga sebenernya ini cocok untuk ditawar atau enggak. Karena dengan sedikit kita membantu maka pasti akan ada balasan yang berkali-lipatttttttttt




DAAANNN TERIMA KASIHH
Sudaahh mampir dan baaaacaa !! Semoga Bermanfaaat *SalamMesraaa*

Comments

  1. uuuhhh mupeng ada pendampingnya kwkwkwk wah pantainya mantap mbak

    ReplyDelete
    Replies
    1. Segera ajak pendampingnya juga mas wkwkwkwkwk

      -Jun

      Delete
  2. Hmm..andai waktu iti aku ikud ya. Gak bisa mesra kalian. Wkwkw
    Hmm, ikan bakarnya ini yang menggoda.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bisa mas mesra bersama weeekk :P tenang gabakal jadi obat nyamuk. palingan tripod berjalan Hahaha

      Delete
  3. Gw pikir Batur bali - ternyata bantur. Ini tragedi hp kerendem air hahaha

    ReplyDelete
    Replies
    1. aissh mass lupakan Hp kerendem akibat banyak gaya wkwkw. kalo Batur bali kita langsung nyusul kamu mas :P

      Delete
  4. selain pendamping itu ikan enak juga mbak wkkwkwk sedapnya sampe sini....

    ReplyDelete
    Replies
    1. wkwk iya mas sedepnya ampe skrg gak ilang-ilang malahan :3 jadi rindu

      Delete
  5. Kemesraan ini jangan cepat punah.... Btw, Sunsetnya cantik

    ReplyDelete
    Replies
    1. huhaua kalo punah Mesra Berkelana ga ada lagi dong :(, makasi bang

      Delete
  6. Kalau tempat wisatanya dan fasilitasnya lengkap nggak perlu was-was lagi untuk pergi piknik kesana. Jadi kangen pantai <3<3

    ReplyDelete
    Replies
    1. Huaa iya kak jadi enak dan nyaman :D ayo mantaaii kak

      Delete
  7. Senja yang romantis di Bantur bersama orang tercinta. Gak ada duanya deh. Baru tahu Malang punya tempat sebagus ini :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yuk mari ke Malang bu Evi, mau ke pantai mana deh? Hehehe :D

      Delete
    2. wah sepertinya pantai malang selatan tidak bisa diragukan lagi keindangannya hueheueh

      Delete
  8. Sesungguhnya pantai ini romantis.... itu kalau ada pasangannya sih, saya kalau ke sini seringnya rame-rame, cuma kangen sama masakannya Mak Sih :D

    Well sepakat banget, sesungguhnya ketika kita merasa kemampuan ekonomi kita lebih dibanding mereka, maka tawar-menawar sejatinya adalah tindakan yang cukup kejam bagi saya :(

    Sempat ke sumber airnya gak? :D

    Dulu sebagian nelayan di sini kurang sadar dengan terumbu karang, ada oknum yang mencuri juga. Kemudian lama-lama sadar, apalagi ada keberadaan Sahabat Alam di sana.

    Duh, kalau ngomongin soal Kondang Merak, saya jadi bernostalgia dan kepengen nyerocos hahaha.

    Btw, sebenarnya, ke arah timur dari Kondang Merak, ada jalan setapak di tengah hutan, sesekali menyusuri 4-5 pantai tanpa nama, yang berujung di Pantai Balekambang loh. Trekking santai 45-60 menitan :))

    Jangan kapok-kapok sama jalannya ya :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. huaa kita ga akan kapok mas kalau pergi kesana. Kita kemarin ga sempet ke sumber air jadi ya cuma sekitaranya aja yg kasat mata. Sekalian ke dapur maksih sama lihat ke beberapa rumah dibelakangnya sambil cerita ama ibu-ibunya mas. sepertinya warga situ sudah merasa terbantu sedikit ekonominya kata ibu2 disekitar yg sempet saya tanya. Semenjak kondang merak didatangi banyak orang kerjaan jadi ada aja.

      wah iya sepertinya semakin jalan ke timur semakin indah pemandangannya.

      huaha makasi loh mas udah dikasi banyak info sebelum kami kesana :) - lidia

      Delete
  9. Hmm jadi pengen berlibur nih soalnya sudah lama tidak liburan.

    ReplyDelete
  10. Kalo inget bakar ikan gitu jadi keinget sama temen-temen waktu di pantai dulu.. duhh.. jadi pengen nginep di pantai lagi.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Segera realisasikan lagi mas, nginep santai di pantai emang asik hahahaha

      Delete
  11. itu pantainya aman gak ya buat berenang?
    biasanya kan kalo pantai selatan yang berkarang gitu lumayan bahaya ombaknya

    ReplyDelete
    Replies
    1. aman-aman aja mas pokok jangan sampe melewati batasnya aja :)

      Delete
  12. jadi inget masa2 sebelum lulus, masa2 indah penuh kenangan hehehe

    ReplyDelete
  13. wih keren :-)
    jadi ngiri liatnya, bisa berkelanana bareng pasangan

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wahh jangan sedihhh bangg :D yuk mari jalan bareng

      Delete
  14. Mesra banget lihat fotonya mas mbak, heuheuu

    ReplyDelete
  15. dari sekian banyak gambar, mata saya cuman tertuju sama makanan, enak memang jalan2, pas capek makan enak sama orang tersayang hehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. hahaha emang makan-makan acara yg ditunggu kalo lagi pas jalan mas

      Delete
  16. bagus pantainya dan yang keren ada papan pengumuman "nikmati sambil bersiul" he he, kalo saya baru sampai pantai Anyer saja

    ReplyDelete
    Replies
    1. Padahal udah bersiul tetep aja capek wkwkwkwkwk
      Capek tapi nikmat, cobaaaa sekali berkunjung ke jatim mas hahahaha

      Delete
  17. Duh, mesra bangettt.. bikin envy hihi :D
    Seru deh kempingnya, belum pernah nih eksplor jatim :(
    Paling suka sama sunset-nyaaa

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yuk cusss berangkat ke pantai2 selatan di jatim, sunsetnya mesra kyk blog ini #asik

      Delete
  18. bahahaha apa pula maksudnya nikmati dengan bersiul?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Itu jalannya makadam, berbatu2 gitu, disarankan nikmati dengam bersiul, udah dicoba tapi tetep aja tulang ekor ngilu kena jok motor wkakakakaka

      Delete
  19. waduh mas, sajian makanannya menggoda bngt lahh,

    ReplyDelete
    Replies
    1. memang makanan Indo selalu menggoda mbak :D apalagi hasil lautnya dicampur rempahnya :D

      Delete
  20. sate ama ikan bakarnya mantap amat yaa kliatanya..

    ReplyDelete
    Replies
    1. hahaha emang mantap kak, mantap dan murah yuk main ke Jatim 😁😁😁

      Delete
  21. ah, jadi inget taun lalu ke kondang merak. jalannya emang mantep sih :(
    tapi yg lucu adalah papan tulisan tadi semacem nikmatilah sambil bersiul
    mungkin gunanya untuk mengalihkan pikiran tentang jalan yang mantap itu :(

    ReplyDelete
  22. pantai yang indah, bersama dua pasangan yang indah pula,

    ReplyDelete
  23. Mantappp.. kelihatannya sedap banget tu..

    ReplyDelete

Post a Comment

Terimakasih Pembaca Mesra Berkelana
Yuk jangan lupa kasi komentarnya. Siapa tahu kita ketemu dan jadi jalan bareng.

Popular posts from this blog

Jangan Sampai Tertinggal Bus Titian Mas #28JamMataramPart1

Hari itu kami berdua memutuskan untuk segera memesan tiket bus untuk tujuan ke Mataram. Kenapa kami memilih menggunakan bus ? padahal waktu itu harga tiket pesawat dengan tiket bus tidak jauh beda, mungkin selisih sekitar lima puluh ribuan. Jawabannya adalah ?

Karena perjalanan menggunakan bus menurut kami lebih menyenangkan, dan memiliki waktu panjang dan sekaligus banyak yang bisa kami dapat di perjalanan *Azek* Tentu sebagian orang bertanya-tanya “ Tiket Cuma beda 50, kok ya capek-capek kayak orang susah “ “ Ribet, kelamaan “ Dan perkataan lainnya.. Hahaha


Setelah memesan tiket, penantian begitu panjang yang ditunggu-tunggu akhirnya selesai. Kami siap dan berangkat menuju kota yang dikenal dengan seribu masjid apalagi kalau bukan Kota Mataram.



Siang itu kami menunggu bus di Terminal Bungurasih, bus akan berangkat tepat pukul 16:00 Wib. Sudah sekitar 2 jam kami menunggu bis. Pukul 15:30 Wib kami tetap menunggu diruang tunggu, sambil melihat-lihat dan mencari dari jauh awak bus kami. Kurang …

[REVIEW by Jun] Si Ganteng Pollock

Halo semua, apa kabar? Pada tulisan saya kali ini. Saya akan menulis review atau lebih tepatnya pengalaman pribadi saat menggunakan sepatu gunung Eiger Pollock. Basa-basi dulu ya, tidak bisa dipungkiri lagi bahwa sepatu sangat berperan penting dalam kegiatan petualangan khususnya pendakian gunung. Mungkin banyak yang meremehkan fungsi sepatu pada saat mendaki, dan memilih untuk memakai sandal saja, padahal sepatu sangatlah penting untuk menunjang keselamatan dalam pendakian. Saking pentingnya sepatu, sekarang ini sudah banyak sepatu yang dikhususkan untuk pendakian gunung. Lebih lanjut lagi, saking pentingnya sepatu bagi pendaki gunung, maka ada beberapa tips untuk memilih sepatu untuk pendakian. Diantaranya sebagai berikut: 1.Tips yang pertama adalah, usahakan memilih sepatu yang tipe mid cut atau high cut, untuk pendakian tidak disarankan menggunakan sepatu low cut. Bingung? Yaudah saya jelaskan, yang pertama adalah high cut, jenis sepatu ini memiliki ciri-ciri menutupi bagian tumit sam…

Begini Cara Membuat Telur Asin Asap di Desa Sanankerto

Setelah mengunjungi Desa Wisata Poncokusumo, tibalah waktunya untuk berangkatmenuju Desa Wisata Sanankerto. Desa Wisata Sanakerto ini terletak di Kecamata Turen, Kabupaten Malang. 
Jadi, apabila kalian mampir ke Turen ( yang terkenal masjid jinnya itu)  jangan lupa sempatkan mampir ke Desa Wisata Sanankerto. *dekat kok*

Saya dan tim #EksplorDeswitaMalang diantar menuju lokasi pembuatan telur asin. Hari itu kami diizinkan melihat proses pembuatan telur asin dari awal. 


Oiya jangan lupa disini tidak hanya menjual telur asin biasa tapi ada telur asin asap juga loh dan jangan lupa ada bebek ungkepnya juga. 

Cara membuatnya begini :
Pertama-tama siapkan telur bebek ( ini mentah loh ya ) , pastikan telur bebeknya sudah dicuci bersih dan siap diproses pada tahap berikutnya.   Setelah itu siapkan batu bata yg telah dihancurkan, jangan lupa beri garam dalam batu bata tersebut, lalu bungkus telur bebek dengan olahan batu bata tersebut.Proses selanjutnya diamkan dan tunggu selama kurang …