Skip to main content

Ajak Goyang Maut si Lidah Pake Kremes dan Bebek




Wahai pecinta bebek, masi sehat kan ?gausa takut penyakitan, kalo pengen gaspoll makan.
Dikalangan pecinta bebek, tentu sudah mengenal salah satu makanan ini dong, makanan yang sempat hits menggoda lidah, lidah digoyang gegara sambel pencitnya.
Bebek apa hayo ??
TEBAK
TEBAK 
TEBAK


Menu makanan terpopuler yang paling banyak digemari dikalangan masyarakat ini. Asalnya dari Pulau Madura- Bangkalan. Semenjak jadinya jembatan suramadu, menurut saya pulau Madura lebih sering dikunjungi bagi banyak orang. Dan tentunya setiap berpergian agenda makan merupakan hal terpenting. Azek
Jalan tanpa makan-makan kayak kalian mandi tapi lupa pake sabun. HIH *bauk

Suasana di Lokasi
Bebek Sinjay ini mulai ramai sekitar dari tahun 2014, namun gak  begitu penasaran kepo merana dengan rasanya sih. Bagi sebagian orang mengatakan bahwa Bebek Sinjay ini sambel pencitnya bikin ketagihan loh. Ketagihan gamau pulang makan terus bebeknya Hahaha /lebaydeh/
Dan sekarang ini Bebek Sinjay telah membuka cabang di beberapa tempat, di Surabaya dan di Malang.
Surabaya ; Jl. Achmad Yani No. 166 Surabaya (deket sama kampus UIN Sunan Ampel) 
Malang : Jl. Perusahaan No.16 Karanglo -Malang
Pada kesempatan kali ini saya ada tugas PPL di Madura, tempatnya di Kabupaten Bangkalan. Pada akhirnya menurut saya ini adalah momen yang pas untuk mencoba rasa khasnya Bebek Sinjay. Karena hal ternikmat menyantap makanan adalah langsung disantap ditempat asalnya. Azek
Awal masuk saya disuguhi tempat yang lumayan luas, dan bisa menampung hingga 70 orang lebih /gulung-gulung di mejanya bisa juga kok/ canda deh. Sistemnya seperti meja makan keluarga. 


Pesan dan langsung bayar, untuk seporsinya dihargai Rp.25000, itupun sudah sepaket dengan minumnya. Dan untuk minum, kalian bisa memilih  ada air mineral dingin, es teh/teh panas, es jeruk/jeruk hangat , dan teh botol sosro (bukan iklan plis).


Ketika Bebek sudah didepan mata, wah tak sabar saya langsung ingin mencicipi.  Kesan pertama dari teman saya adalah, takaran sambal pencit yang dihidangkan sangat sedikit. Berbeda dengan takaran sambal porsi di Surabaya. ( HOREE DEH GAMASALAH )
Namun, bukan jadi masalah buat saya, soalnya saya baru mencoba dan tekstur dagingnya sangat empuk, daging gurih dan digoreng dalam keadaan kering dan tak berminyak banyak. Ini yang saya suka  *antikoresterol *yukhidupsehat.
Wik kremesannya ini juga bikin pelegkap yang nikmat loh, kayak serundeng gitu dari kelapa diparut kalo gasalah sih / nagih-nagih /
Untuk sambelnya menurut saya kurang begitu pedas, atau mungkin selera pedas saya yang begitu tinggi. Jadi saya tidak bisa memastikan juga apakah pedas bagi kalian yang memakan nantinya.
Sambel ulekan dengan irisan pencit  ( pencit = mangga muda ), membuat nafsu makan saya bergairah tak berdaya /lupadiet/  abaikan.
Ukuran sambelnya yang dihidangkan sekitar satu sendok makan, jadi dihemat-hemat buat makan seporsi nasi Bebeknya hueheue
Jadi buat kalian yang lagi main-main ke Pulau Madura jangan lupa sempetin mampir ke Bebek Sinjaynya ya.




 Yuk Merapat makan bebek
 

Comments

  1. Replies
    1. Kalo kamu kesini aku yg antri deh mas, kamu duduk manis ajah sama lidia hahahaha tapi bayarin yak #mukaduit #mukapengen

      Delete
  2. wuisss mantep nih . .
    jadi pengen nih Goyang maut ( makan bebek sinjay) :)
    pas kremes kremes . .

    ReplyDelete
    Replies
    1. Huahahah goyang Lidah pake Bebek Sinjay euyy

      Delete
  3. jalan-jalan tanpa kulineran memang ada yang kurang :D
    Belum kesampaian buat kesana --"

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya huahaha kalo ga kulineran ntar lemes.
      Yuk kapan2 kemari

      Delete
  4. hmmm ... jadi penasaran nih sama bebek sinjay ....
    pemiliknya mungkin ada hubungan dengan bollywood kali ya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aku berusaha memahami kenapa harus bollywood mas :3

      Delete
  5. Wih tandingannya bebek H Slamet nih .. haha. kok lumayan murah ya sama paket minumm. mauuu

    ReplyDelete
    Replies
    1. wadaww iya nih ya, aku belum pernah nyoba mass kalo bebek H.Slamet

      Delete
  6. murah juga untuk seporsi ditambah dengan minuman lagi ... patut dicoba ni

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wahh iya mas murahh, nasinya juga banyak dan bakalan kenyang kok :D

      Delete
  7. wahh 25rb itu udah sepaket sama minumannya ya..

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya sudah sepaket, minumnya juga bisa milih kok, enak deh !

      Delete
  8. harus di cobain bebek kremesnya, harganya pun murah apalagi di tambah minuman..

    ReplyDelete
    Replies
    1. wahh iya yuk nyobaaa, sekalian jalan-jalan ke Madura :)

      Delete
  9. yaaa sambelnya sedikit yaaa? itu kalo kita minta tambahan sambel bisa mbak? ada tambahan harga juga buatku ga masalah sbnrnya, yg penting kalo mkan sambel hrs banyak :D

    ReplyDelete

Post a Comment

Terimakasih Pembaca Mesra Berkelana
Yuk jangan lupa kasi komentarnya. Siapa tahu kita ketemu dan jadi jalan bareng.

Popular posts from this blog

Jangan Sampai Tertinggal Bus Titian Mas #28JamMataramPart1

Hari itu kami berdua memutuskan untuk segera memesan tiket bus untuk tujuan ke Mataram. Kenapa kami memilih menggunakan bus ? padahal waktu itu harga tiket pesawat dengan tiket bus tidak jauh beda, mungkin selisih sekitar lima puluh ribuan. Jawabannya adalah ?

Karena perjalanan menggunakan bus menurut kami lebih menyenangkan, dan memiliki waktu panjang dan sekaligus banyak yang bisa kami dapat di perjalanan *Azek* Tentu sebagian orang bertanya-tanya “ Tiket Cuma beda 50, kok ya capek-capek kayak orang susah “ “ Ribet, kelamaan “ Dan perkataan lainnya.. Hahaha


Setelah memesan tiket, penantian begitu panjang yang ditunggu-tunggu akhirnya selesai. Kami siap dan berangkat menuju kota yang dikenal dengan seribu masjid apalagi kalau bukan Kota Mataram.



Siang itu kami menunggu bus di Terminal Bungurasih, bus akan berangkat tepat pukul 16:00 Wib. Sudah sekitar 2 jam kami menunggu bis. Pukul 15:30 Wib kami tetap menunggu diruang tunggu, sambil melihat-lihat dan mencari dari jauh awak bus kami. Kurang …

[REVIEW by Jun] Si Ganteng Pollock

Halo semua, apa kabar? Pada tulisan saya kali ini. Saya akan menulis review atau lebih tepatnya pengalaman pribadi saat menggunakan sepatu gunung Eiger Pollock. Basa-basi dulu ya, tidak bisa dipungkiri lagi bahwa sepatu sangat berperan penting dalam kegiatan petualangan khususnya pendakian gunung. Mungkin banyak yang meremehkan fungsi sepatu pada saat mendaki, dan memilih untuk memakai sandal saja, padahal sepatu sangatlah penting untuk menunjang keselamatan dalam pendakian. Saking pentingnya sepatu, sekarang ini sudah banyak sepatu yang dikhususkan untuk pendakian gunung. Lebih lanjut lagi, saking pentingnya sepatu bagi pendaki gunung, maka ada beberapa tips untuk memilih sepatu untuk pendakian. Diantaranya sebagai berikut: 1.Tips yang pertama adalah, usahakan memilih sepatu yang tipe mid cut atau high cut, untuk pendakian tidak disarankan menggunakan sepatu low cut. Bingung? Yaudah saya jelaskan, yang pertama adalah high cut, jenis sepatu ini memiliki ciri-ciri menutupi bagian tumit sam…

Begini Cara Membuat Telur Asin Asap di Desa Sanankerto

Setelah mengunjungi Desa Wisata Poncokusumo, tibalah waktunya untuk berangkatmenuju Desa Wisata Sanankerto. Desa Wisata Sanakerto ini terletak di Kecamata Turen, Kabupaten Malang. 
Jadi, apabila kalian mampir ke Turen ( yang terkenal masjid jinnya itu)  jangan lupa sempatkan mampir ke Desa Wisata Sanankerto. *dekat kok*

Saya dan tim #EksplorDeswitaMalang diantar menuju lokasi pembuatan telur asin. Hari itu kami diizinkan melihat proses pembuatan telur asin dari awal. 


Oiya jangan lupa disini tidak hanya menjual telur asin biasa tapi ada telur asin asap juga loh dan jangan lupa ada bebek ungkepnya juga. 

Cara membuatnya begini :
Pertama-tama siapkan telur bebek ( ini mentah loh ya ) , pastikan telur bebeknya sudah dicuci bersih dan siap diproses pada tahap berikutnya.   Setelah itu siapkan batu bata yg telah dihancurkan, jangan lupa beri garam dalam batu bata tersebut, lalu bungkus telur bebek dengan olahan batu bata tersebut.Proses selanjutnya diamkan dan tunggu selama kurang …