Skip to main content

Belajar dari Sampoerna

Mumpung jadi mahasiswa akhir yang banyak liburnya*Tjiye
Akhirnya pada kesempatan kali ini saya mencoba kembali lagi ke House of Sampoerna
Banyak yang suka ga percaya, bahwa tekun dan bekerja keras akan membuahkan hasil.
Contohnya ya Museum House of Sampoerna ini.
Etss apa hubungannya sih ?
Museum kok kerja keras? Tekun ?

Tampak dari depan, museum House Of Sampoerna - mesraberkelana.com

Disini kita banyak belajar banyak loh.
Jadi gini ceritanya..
Dimulai dari sang pemilik bernama Liem Seeng Tee, si Liem ini dulunya adalah anak dari imigran keluarga miskin di Provinsi Fujian di Cina.
Nah ujung-berujung akhirnya si Liem ini pindah ke Indo bersama kakak dan bapaknya. Namun karena tidak sanggup menghidupi akhirnya si Kakak di adopsi oleh seorang keluarga di Singapura, bapaknya meninggal. Dan pada akhirnya si Liem harus mandiri sejak umur 5 tahun.
Harusnya sih umur-umur segitu masi merasakan kasih-sayang, main-main kesana kemari tapi berbeda dengan Liem.
Sejak umur 5 tahun ia mandiri, ia pun diangkat oleh keluarga kecil di Bojonegero.
Dari sinilah ia mulai mandiri dan belajar meracik tembakau dan lainnya.
Pada usia 17 tahun, ia akhirnya berjual rokok di dalam gerbong kereta api.
Pada tahun 1912, tidak lama setelah menikahi Siem Tjang Nio, ia menyewa sebuah warung kecil Tjantian di Surabaya. Mereka menjual berbagai bahan pokok dan produk tembakau.

Replika warung-warung penjual rokok- mesraberkelana.com
Ia juga jualan rokok sambil bersepeda keliling Surabaya.

Jenis-jenis rokok -mesraberkelana.com


Jenis-jenis rokok lagi yang di Export-mesraberkelana.com
 Ternyata tembakau-tembakau ini dari Indonesia, lalu dikirim ke berbagai negara #indonesiakaya

Rokok Garuda, Dji Sam Soe -mesraberkelana.com

Pada tahun 1913,ia mendirikan Handel Maastchpaij Liem Seeng Tee yang kelak menjadi PT HM Sampoerna.
Logo legendaris Sampoerna -mesraberkelana.com
Kalian tentu penasaran apasih maksud logo dua singa itu ?
Logo dua singa itu melambangkan singa betina dan singa jantan.
Singa jantan yang membawa bola gunanya bagaimanapun caranya si Singa ini menjadi lambang agar perusahaan ini mampu berjalan dg baik dan usahanya terus menerus jalan.
Untuk singa betina menceritakan bahwa singa betina ini bagaimanapun caranya harus selalu mendukung apa-apa yang dilakukan oleh singa jantan.
Jadi gitu ceritanya.

Sempat beberapa kali Sampoerna mengikuti festival parade di London

Kostum parade London -mesraberkelana.com


Peta Indonesia di House Of Sampoerna -mesraberkelana.com

Koleksi patung di lantai pertama museum -mesraberkalana.com

Koleksi museum sepeda antik -mesraberkelana.com
Tempat ini dibagi menjadi 2 lantai pertama dan kedua.
Untuk di lantai pertama isinya tentang pengetahuan tembakau, cerita-cerita tentang pemilik dan lainnya.
Oh ya di lantai bawah juga ada toiletnya, jadi buat kalian yang ingin berkunjung kesana tidak perlu khawatir ya.

Ruangan bagian lantai 1 House of Sampoerna - mesraberkelana.com

Mesin pembuat bungkus rokok -mesraberkelana.com
Untuk lantai kedua dilarang menggunakan kamera, dilantai dua menjual aksesoris khas Surabaya bisa baju, mug, tote bag, topi dan lainnya.
Di area ini kalian juga bisa melihat cara pembuatan rokok. ( Ngelihatnya dari atas dan ditutupi kaca *ets dilarang mengambil gambar )
Sekilas bangunan ini terdiri dari 3 bangunan. Tengah museum, sebelah kanan cafe & art gallery, sebelah kiri adalah pabrik rokoknya.

Koleksi mobil tua si Pemilik -mesraberkelana.com
Mungkin terlihat sederhana untuk masuk ke tempat ini, tapi sejatinya banyak sekali pelajaran yang dapat kita ambil dari sang pendiri Sampoerna ini. Mulai dari kerja keras, kegigihan,kemandirian dan kesabaran yang luar biasa di usia anak-anak ia harus sudah bekerja dan tak bermain seperti kebanyakan anak pada umumnya.
Konon tempat ini sampai sekarang masi dihuni oleh pemilik Sampoerna loh. Kalau gasalah rumah bagian timur.
Tapi pemilik generasi yang sekarang  ( saya juga belom kenalan, dan gak pernah ketemu beliau )
Heheh
Buat yang lagi liburan ke Surabaya, dan ingin keliling Surabaya dan tahu tempat-tempat bersejarahnya, kalian bisa nyobain Surabaya Heritage Track. Nah untuk jadwalnya bisa dicek di http://houseofsampoerna.museum/e_sht_main.htm


mesraberkelana.com


INFO :
  • Museum, shop & art gallery buka setiap hari dari jam 09:00-22:00 Wib
  • Cafe buka setiap hari dari jam 11:00- 22:00 Wib 
  • Buat yang ingin masuk ke Museum jangan lupa sediakan KTP ya, karena setiap masuk akan dicek KTPnya, jadi untuk yang belum berKTP sepertinya tidak boleh masuk tanpa ada pendamping.
  • Tidak dipungut biaya masuk museum
  • Jika ingin berfoto ria di cafe, pastikan kalian order Rp.500.000 ya !

FASILITAS :
  • Kamar Mandi
  • Musolla
  • Cafe
  • Parkiran luas

Nih Alamatnya :



Yuk trip mesra di Surabaya

Salam Mesra

Comments

  1. Jadi kepikiran buat ke museum kretek di Kudus yang masih belum sempat ke sana hahahha. Kudu diagendakan ini :-D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah iya ada pabrik kretek ya. Kalo jateng gt aku ingetnya mesti pabrik kacang dua kelinci :-/

      Delete
  2. Eh itu rokok parkaway di edarkan dimana ??? kok ngak pernah liat

    ReplyDelete
    Replies
    1. di Myanmar mass tp ttp tembakaunya dr Indonesia.
      Skrg sudah ga produksi lagi kok

      Delete
  3. aktivitas buruh ketika nglinting rokoknya didukung lagu dangdut yaa :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Haha sesekali diputarkan lagu dagdut mas. Kayaknya dagdut emang musik legendaris Indonesia Hahaha

      Delete
  4. Udah kesana bolak balik tapi kalo pas pulang ke Sby mesti pengen kesana lagi...keliling Kembang Jepun juga..

    ReplyDelete
    Replies
    1. wahhh emang gak pernah ngebosenin disana itu, apalagi naik bis heritage keliling surabayanya.

      Delete
  5. Saya kalau membaca nasib Pak Liem sewaktu kecil sedih banget. Mungkin karena Saya membayangkan anak sendiri . Dan bersyukur setelah dewasa sampai tuanya ia hidup makmur.

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya saya juga membayangkan mbak, betapa sedihnya. mungkin kalau saya pada saat usia segitu dan harus seperti itu blm tentu saya sanggup huhuu

      Delete
  6. baru tau kalo ada Museum House of Sampoerna ini masuknya brp? atau free?

    ReplyDelete
  7. saya baru tau Rokok Sampoerna ada museumnya. wah noted ni tempat yang perlu di kunjungi

    ReplyDelete
    Replies
    1. museum rokok di Indo yang saya tahu ada 2, satunya museum kretek di jateng. monggo mas nyobaa mampir

      Delete
  8. gak bosen kesini meski udah dua kali :D
    selain gratis, museum sampoerna ini dikemas secara apik dan menarik

    ReplyDelete
    Replies
    1. hahah saya kesini juga udah 4x lebih ga bosen-bosen. selalu aja ada yang dikangenin

      Delete
  9. Aku belum pernah ke situ. Sepertinya seruuuu !
    Apik ya, foto2nya juga keren.

    ReplyDelete
    Replies
    1. wahhh monggo mbak mampirr dilain kesempatan

      Delete
  10. Asyik ke Sampoerna ini. Waaah, jadi ingat kuliner khas di dekat situ, lontong balap :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. wah adakah lontong balap yang enak mas, disekitaran situ ?

      Delete
  11. keren banget museumnya
    jadi pengen main kesini .. tapi kapan ke surabaya-nya :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. ayo mass mampir-mampir ke Surabaya main hahah

      Delete
  12. Keren ni bisa tau asal usul rokok dari kacamata history
    Jadi inget dulu skripsiku ngebahas rokok kretek ama rokok putih

    ReplyDelete
    Replies
    1. wah iya memang keren mbak, kalau berbicara soal sejarah tembakau Indonesia juaranya.

      Delete
  13. Surabaya ya? Okeh. catet! Walau saya tidak setuju dengan para perokok. Tapi mengunjungi museum ini gak ada salahnya :-D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Haha saya juga tidak setuju apalagi jadi pasifnya. Setidaknya kalau mampir kesini kita bisa mengambil pelajarannya :)

      Delete
  14. Ah kemarin tak sempat mampir ksini. Next ah mampir ksini kayak nya surabaya banyak yg harus di explore..

    ReplyDelete
    Replies
    1. wahh iya mas. Ini lokasinya surabaya barat sih. Kapan-kapan kami antar deh 😬 sekalian naik bis heritage.

      Delete

Post a Comment

Terimakasih Pembaca Mesra Berkelana
Yuk jangan lupa kasi komentarnya. Siapa tahu kita ketemu dan jadi jalan bareng.

Popular posts from this blog

Jangan Sampai Tertinggal Bus Titian Mas #28JamMataramPart1

Hari itu kami berdua memutuskan untuk segera memesan tiket bus untuk tujuan ke Mataram. Kenapa kami memilih menggunakan bus ? padahal waktu itu harga tiket pesawat dengan tiket bus tidak jauh beda, mungkin selisih sekitar lima puluh ribuan. Jawabannya adalah ?

Karena perjalanan menggunakan bus menurut kami lebih menyenangkan, dan memiliki waktu panjang dan sekaligus banyak yang bisa kami dapat di perjalanan *Azek* Tentu sebagian orang bertanya-tanya “ Tiket Cuma beda 50, kok ya capek-capek kayak orang susah “ “ Ribet, kelamaan “ Dan perkataan lainnya.. Hahaha


Setelah memesan tiket, penantian begitu panjang yang ditunggu-tunggu akhirnya selesai. Kami siap dan berangkat menuju kota yang dikenal dengan seribu masjid apalagi kalau bukan Kota Mataram.



Siang itu kami menunggu bus di Terminal Bungurasih, bus akan berangkat tepat pukul 16:00 Wib. Sudah sekitar 2 jam kami menunggu bis. Pukul 15:30 Wib kami tetap menunggu diruang tunggu, sambil melihat-lihat dan mencari dari jauh awak bus kami. Kurang …

[REVIEW by Jun] Si Ganteng Pollock

Halo semua, apa kabar? Pada tulisan saya kali ini. Saya akan menulis review atau lebih tepatnya pengalaman pribadi saat menggunakan sepatu gunung Eiger Pollock. Basa-basi dulu ya, tidak bisa dipungkiri lagi bahwa sepatu sangat berperan penting dalam kegiatan petualangan khususnya pendakian gunung. Mungkin banyak yang meremehkan fungsi sepatu pada saat mendaki, dan memilih untuk memakai sandal saja, padahal sepatu sangatlah penting untuk menunjang keselamatan dalam pendakian. Saking pentingnya sepatu, sekarang ini sudah banyak sepatu yang dikhususkan untuk pendakian gunung. Lebih lanjut lagi, saking pentingnya sepatu bagi pendaki gunung, maka ada beberapa tips untuk memilih sepatu untuk pendakian. Diantaranya sebagai berikut: 1.Tips yang pertama adalah, usahakan memilih sepatu yang tipe mid cut atau high cut, untuk pendakian tidak disarankan menggunakan sepatu low cut. Bingung? Yaudah saya jelaskan, yang pertama adalah high cut, jenis sepatu ini memiliki ciri-ciri menutupi bagian tumit sam…

Begini Cara Membuat Telur Asin Asap di Desa Sanankerto

Setelah mengunjungi Desa Wisata Poncokusumo, tibalah waktunya untuk berangkatmenuju Desa Wisata Sanankerto. Desa Wisata Sanakerto ini terletak di Kecamata Turen, Kabupaten Malang. 
Jadi, apabila kalian mampir ke Turen ( yang terkenal masjid jinnya itu)  jangan lupa sempatkan mampir ke Desa Wisata Sanankerto. *dekat kok*

Saya dan tim #EksplorDeswitaMalang diantar menuju lokasi pembuatan telur asin. Hari itu kami diizinkan melihat proses pembuatan telur asin dari awal. 


Oiya jangan lupa disini tidak hanya menjual telur asin biasa tapi ada telur asin asap juga loh dan jangan lupa ada bebek ungkepnya juga. 

Cara membuatnya begini :
Pertama-tama siapkan telur bebek ( ini mentah loh ya ) , pastikan telur bebeknya sudah dicuci bersih dan siap diproses pada tahap berikutnya.   Setelah itu siapkan batu bata yg telah dihancurkan, jangan lupa beri garam dalam batu bata tersebut, lalu bungkus telur bebek dengan olahan batu bata tersebut.Proses selanjutnya diamkan dan tunggu selama kurang …