Skip to main content

Tips Menggunakan Tripod pada Kameramu dengan Baik


Tulisan ini saya buat berdasarkan pengalaman saya selama menggunakan tripod. Mungkin sebagian orang sering meremehkan akan penggunaan tripod untuk kameranya, tapi ingat dibalik pengunaan tripod yang benar maka kameramu juga bakalan selamat dan tidak jatuh tersungkur *hiks curhat*. Daripada basa-basi yuk
Tips Menggunakan Tripod pada Kameramu dengan baik
1.    PASTIKAN TEMPAT UNTUK MELETAKKAN TRIPODMU
Mungkin sebagian orang suka meremehkan ini, ya termasuk saya kurang berhati-hati dan ceroboh. Jangan sembarangan kalo mau nempatin posisi tripodmu. Pilih posisi yang sesuai dan tidak menyebabkan tripodmu goyang dan berakibat kameramu akan jatuh tersungkur. Lihat kondisi dimana kamu akan menggambil gambar, apalagi pada saat foto pake timer. Letakkan tripodmu dengan benar jangan sampai goyang.

pastikan meletakkan dengan benar dan pas
2.    PASTIKAN KONDISI CUACA

Jujur balik lagi saya teledor, ini pengalaman. Kondisi percuacaan emang suka begitu ya, kadang mendung eh tiba-tiba hujan, atau yang awalnya panas eh di susul dengan berangin sepoy badai. Awal meletakkan tripod pastikan lihat cuaca dan kondisi ditempat tersebut, apakah berangin atau tidak ? atau malah tiba-tiba angin. Biasanya berfoto-foto di ketinggian anginnya semakin kencang dan tripodmu akan terjatuh tertiup angin. Balik lagi deh kameramu jadi korban. Pertimbangan cuaca ini juga perlu geng agar tripodmu dan kameramu tidak tertiup angin dan berujung jatuh tersungkur, jangan pasang terlalu tinggi-tinggi apabila kondisi tidak memungkinkan.

Pertimbangkan percuacaan disekitar ketika kamu akan mengambil gambar, misal di dataran tinggi yang cenderung berangin.
3.   PILIHLAH TRIPOD DENGAN BEBAN SESUAI DENGAN KAMERAMU

Mau tidak mau saya akui tripod yang berat bakalan mampu menopang kameramu dengan baik (ini menurut saya ya ), dan tentunya tripodmu tidak mudah tertiup angin-angin yang syahdu itu.  Tidak dapat dipungkuri memang tripod yang berat itu mahal, tapi ada yang harga 500rban. Memang sih dibagian bawah tripod itu ada pengait yang bisa digunakan untuk mengantungkan beban, cuma menurut saya tetep saja mengkhawatirkan bagi keselamatan kamera. Saya bukan tidak menyarankan menggunakan tripod yang ringan, tapi memang tripod yang ringan itu cenderung ringkih dan mudah goyang apalagi ketika dicoba untuk ditinggikan. Kaki yang tipis membuat was-was ketika menompang kameramu, baik kamera ringan atau yang berat. 
4.    KAITKAN YANG KUAT ANTARA KAMERA DENGAN TRIPODMU

Kadangkala orang mengkaitkan tripod dengan kameranya kurang erat, sungguh kawan ini bahaya sekali yang ada kamu setor nyawa kameramu. Rekatkan saja yang kuat dan pastikan lagi bahwa kameramu sudah terpasang di tripod dengan baik dan tidak akan jatuh lagi. Apabila menggunakan tripod dengan putaran 360, maka coba putar-putarkan dan memastikan apakah pemasangan tripod dan kameramu sudah benar dan pas.

pastikan posisi kamera sudah terpasang dengan baik pada tripodmu
5.    GUNAKAN TRIPOD YANG SESUAI DENGAN KAMERAMU DAN KEGIATANMU

Tidak dapat dipungkuri kadangkala memang semua tripod bisa digunakan untuk semua kamera. Tapi hal ini tidak bisa dijadikan patokan, karena banyak tripod-tripod yang ringan yang kadang kala digunakan untuk kamera-kamera yang berbody besar dan berat (apa cuma aku yang kayak gini ) , jujur ini tidak disarankan yang ada mala berat sebelah. Sebaiknya sebelum membeli tripod pastikan dulu tripod yang kamu gunakan ini akan banyak terpakai di situasi dan aktifitas seperti apa ? apabila kegunaannya untuk aktifitas berat nan ekstrim, misal foto penjelajahan, foto-foto ditebing dan kegiatan ekstrim lainnya, saya sarankan menggunakan tripod yang daya tahannya kuat disegala medan dan kuat juga menopang kameramu. Apabila tripodmu hanya sekedar digunakan untuk foto-foto biasa dan situasi normal, tidak masalah apabila hanya menggunakan tripod biasa dan sanggup menopang kameramu. Memang kadangkala pemilihan tripod bagi kameramu ini terlihat sepele, namun jangan disepelehkan apabila nantinya akan terjadi kejadian yang fatal misal kameramu terjatuh dr tripod, atau tripodmu mudah patah, dan murnya hilang lepas-lepas. 
Ini dulu fotonya pakai tripod weifeng wt-3520
 
Foto menggunakan tripod Excell UFO 260
Cukup sekian tips menggunakan tripod pada kamera dengan baik semoga bermanfaat,  apabila ada yang punya tips lain atau pengalaman menggunakan tripod komentar dibawah.

Comments

  1. Kudu punya beberapa tripod, minimal yang gorilaz. Biar bawanya lebih santai hahahahhah

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahah iya mass biar lebih santai dan ttp perhatikan keamanannya

      Delete
  2. Kadang suka kelupaan bawa pin buat head tripodnya, jadi kameranya gak bisa disambungin...wkkwkw *teledor
    Jadinya terpaksa pakai batupod atau kadang dengkulpod kalau mau motret selosepid.

    Sekarang mah rajin bawa-bawa tripod, buat buat foto diri sih, tapi lebih sering buat slowspeed aer dan sejenisnya..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wkwk ati2 mas kalo pake batupod wkwkw salah pegang mala kameramu jatuh tersungkur wkwkw
      Iya harus rajin biar hasil foto baguss

      Delete
  3. Noted nih tips nya.. Aku pernah bawa tripod tapi tidak kepakai karena masalah waktu nya mepet.. ����

    ReplyDelete
  4. kalo aku sih lebih suka tripod yang gagangnya kecil tapi tetep kokoh. kayak pas aku bawa ke jateng kemaren. soalnya ada juga kan yang gagangnya gede gitu. kokoh banget sih emang, tapi abot wqwqwq.
    tapi semua bergantung selera sih yak. :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Emang tergantung selera mas, pokok amanlah dan kamera gak jatuh tersungkur hikss

      Delete
  5. Thanks ia atas Review dan Tipsnya, sangat berguna nih ....
    biar pas kalau ngletak in Camera .

    ReplyDelete
  6. Infonya berguna buat saya nih Mas. Jujur, saya belum pernah pakai tripod. Jadi kepikiran beli.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Makasii mass :) Iya mas nyoba pake tripoddd karena banyak utgnya

      Delete
  7. jadi gegara tripod juga kameramu tak terselamatkan mbak lid wkwkwk

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya mas Jooo aakk :( jatuh tersungkurr.
      Kamu ya juga punya pengalaman gt ?

      Delete
  8. Saya belum pede make tripod di keramaian mas, takut kesenggol orang juga.

    ReplyDelete
  9. Jadi inget kamera temen yang kecemplung laut karena beban kamera tidak sesuai tripodnya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Mengatur beban memang perlu antara tripod dan kamera mbak.

      Delete
  10. punya teripot tp jarang tak pekeee hehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. wahh kenapa mas kok ga dipake, sayang tripodnya huhuh

      Delete
    2. ah benda yang satu ini....dibawa berat...g dibawa bakal nyesel...serba salah hehehhe

      Delete
  11. 2 Kali beli tripod rusak semua. Entah nggak bisa milih / emang pilih yg asal murah. Hehehe..
    Akhirnya saya memutuskan pakai tas aja pas motret slow speed. Hehehe.
    Btw foto terakhir Jumog ya gan..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sepertinya kalo rusak gt kesalahan dr pemilihan bahan tripodnya mas, mungkin tripodnya ringkih jadi gt.

      Iya itu Jumog

      ketebak aja hahah

      Delete
  12. Better tripod or gorillaz mas? soalnya saya tuh parno takut ada maling, pernah liat yang lagi asik motret di jambret kamera beserta tripodnya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Antara tripod atau gorillaz sih tergantung kebutuhan Mbak.
      Kalau tripod memang cocok utk foto dalam keadaan apapun kecuali utk selfie ya. Kalau gorillaz itu menurut saya terlalu pendek apabila digunakan untuk mengambil objek-objek yang sekiranya butuh dalam keadaan tinggi.
      Gorillaz menurut saya memang cocok utk saat ngevlog atau foto2 selfie misalnya.

      Kalau tripod kamera diambil sih ya balik ke diri kita sendiri mbak soalnya memang ya harus hati-hati sblm foto lihat kondisi sekitar.

      Delete

Post a Comment

Terimakasih Pembaca Mesra Berkelana
Yuk jangan lupa kasi komentarnya. Siapa tahu kita ketemu dan jadi jalan bareng.

Popular posts from this blog

Begini Cara Membuat Telur Asin Asap di Desa Sanankerto

Setelah mengunjungi Desa Wisata Poncokusumo, tibalah waktunya untuk berangkatmenuju Desa Wisata Sanankerto. Desa Wisata Sanakerto ini terletak di Kecamata Turen, Kabupaten Malang. 
Jadi, apabila kalian mampir ke Turen ( yang terkenal masjid jinnya itu)  jangan lupa sempatkan mampir ke Desa Wisata Sanankerto. *dekat kok*

Saya dan tim #EksplorDeswitaMalang diantar menuju lokasi pembuatan telur asin. Hari itu kami diizinkan melihat proses pembuatan telur asin dari awal. 


Oiya jangan lupa disini tidak hanya menjual telur asin biasa tapi ada telur asin asap juga loh dan jangan lupa ada bebek ungkepnya juga. 

Cara membuatnya begini :
Pertama-tama siapkan telur bebek ( ini mentah loh ya ) , pastikan telur bebeknya sudah dicuci bersih dan siap diproses pada tahap berikutnya.   Setelah itu siapkan batu bata yg telah dihancurkan, jangan lupa beri garam dalam batu bata tersebut, lalu bungkus telur bebek dengan olahan batu bata tersebut.Proses selanjutnya diamkan dan tunggu selama kurang …

Jangan Sampai Tertinggal Bus Titian Mas #28JamMataramPart1

Hari itu kami berdua memutuskan untuk segera memesan tiket bus untuk tujuan ke Mataram. Kenapa kami memilih menggunakan bus ? padahal waktu itu harga tiket pesawat dengan tiket bus tidak jauh beda, mungkin selisih sekitar lima puluh ribuan. Jawabannya adalah ?

Karena perjalanan menggunakan bus menurut kami lebih menyenangkan, dan memiliki waktu panjang dan sekaligus banyak yang bisa kami dapat di perjalanan *Azek* Tentu sebagian orang bertanya-tanya “ Tiket Cuma beda 50, kok ya capek-capek kayak orang susah “ “ Ribet, kelamaan “ Dan perkataan lainnya.. Hahaha


Setelah memesan tiket, penantian begitu panjang yang ditunggu-tunggu akhirnya selesai. Kami siap dan berangkat menuju kota yang dikenal dengan seribu masjid apalagi kalau bukan Kota Mataram.



Siang itu kami menunggu bus di Terminal Bungurasih, bus akan berangkat tepat pukul 16:00 Wib. Sudah sekitar 2 jam kami menunggu bis. Pukul 15:30 Wib kami tetap menunggu diruang tunggu, sambil melihat-lihat dan mencari dari jauh awak bus kami. Kurang …

[REVIEW by Jun] Si Ganteng Pollock

Halo semua, apa kabar? Pada tulisan saya kali ini. Saya akan menulis review atau lebih tepatnya pengalaman pribadi saat menggunakan sepatu gunung Eiger Pollock. Basa-basi dulu ya, tidak bisa dipungkiri lagi bahwa sepatu sangat berperan penting dalam kegiatan petualangan khususnya pendakian gunung. Mungkin banyak yang meremehkan fungsi sepatu pada saat mendaki, dan memilih untuk memakai sandal saja, padahal sepatu sangatlah penting untuk menunjang keselamatan dalam pendakian. Saking pentingnya sepatu, sekarang ini sudah banyak sepatu yang dikhususkan untuk pendakian gunung. Lebih lanjut lagi, saking pentingnya sepatu bagi pendaki gunung, maka ada beberapa tips untuk memilih sepatu untuk pendakian. Diantaranya sebagai berikut: 1.Tips yang pertama adalah, usahakan memilih sepatu yang tipe mid cut atau high cut, untuk pendakian tidak disarankan menggunakan sepatu low cut. Bingung? Yaudah saya jelaskan, yang pertama adalah high cut, jenis sepatu ini memiliki ciri-ciri menutupi bagian tumit sam…