Skip to main content

Posts

Showing posts from October, 2017

Mencicipi Aneka Makanan di Pasar Gede Solo

Awalnya saya iseng, dan tercelutuk obrolan soal perjalanan. Dari obrolan perjalanan tersebut, keluarlah keinginan-keinginan naik kereta. Saya punya teman kebetulan dia berasal dari kota Bima, Nusa Tenggara Barat. Dia bercerita bahwa selama hidupnya ia tidak pernah naik kereta api sama sekali, padahal ia sudah 4 tahun  tinggal di Jogja. 
Akhirnya melalui pertimbangan yang singkat, saya mengajak Sidah untuk naik kereta. Saya berpikiran untuk mengajaknya ke kota Solo, karena harga tiketnya yang murah, dan tidak perlu menginap. Jadi, kami melakukan perjalanan singkat di Solo selama 1 hari, dan sorenya kami balik ke Yogyakarta lagi. 
Sehari sebelum keberangkatan sidah sudah berpesan, “ Mol pokok aku manut kamu aja loh ya, semuanya yang nentuin kamu loh, aku gatau apa-apa ‘’. Dengan cepat saya membalas, “ beres deh santai ‘’. Malam harinya saya memikirkan rute perjalanan untuk besok, di kepala saya sudah banyak tempat yang ingin saya tuju.
Pagi harinya kami berkumpul jam set 7 pagi, namun …

Barang Bawaan dan Terminal Mandalika Mataram #28JamMataramPart3

Bus keluar dari kapal dan melanjutkan perjalanan lagi menuju Terminal Mandalika Mataram. Sebetulnya Mataram bukanlah tujuan akhir, Bus ini akan berhenti terakhir di Terminal Bima.

Jalanan demi jalanan sudah dilalui, akhirnya satu persatu penumpang turun, termasuk dua mbak-mbak yang duduk diatas sound system. Lagi-lagi saya mengantuk dan mulai lelah, nasi kotak yang saya dapat bus tadi pagi tidak saya makan. Mulut rasanya sudah pahit, badan juga mulai lelah dan ingin segera mandi.

Kurang lebih empat puluh menit perjalanan, akhirnya kamipun mengakhiri perjalanan dan tiba di Terminal Mandalika.Kami tidak turun didalam Terminal, kami turun di depan pintu masuk Terminal. Beberapa barang bawaan saya pegang dan saya bawa dengan erat, hal ini dilakukan untuk menghindari pengangkut barang yang terkadang meminta bayaran yang berlebihan.
Misal sudah diberi Rp.5000, minta tambahan Rp.10.000 dan seterusnya. 


Pengalaman ini juga pernah saya dapat dari ceritanya Mas Inggit (lajurpejalan.com) , waktu it…

Pengalaman Memesan Tiket Kereta Prameks H-1

Pukul 11:00 Wib saya dan Sidah bergegas berangkat ke Stasiun Lempuyangan. Keberangkatan kami kali ini untuk memesan tiket Prameks. Kami sengaja tidak memesan tiket secara go showGo Show adalah pemesanan tiket yang dilakukan pada hari keberangkatan ( minimal 3 jam sebelum keberangkatan ), karena menurut saya memesan tiket go show sangat ribet dan takut tidak kebagian tiket, maka saya memilih memesan H-1 keberangkatan.

Tiba di stasiun, saya mengambil nomor antrian terlebih dahulu, selanjutnya saya mengisi formulir untuk membeli tiket. Formulir dapat diisi hanya 4 data penumpang, data yang diisi diantaranya meliputi nama, no KTP atau SIM, untuk data pemesan yang diisi adalah nama, no telepon, dan alamat.





Awalnya saya mencari info terlebih dahulu mengenai pemesanan tiket prameks, saya bertanya-bertanya ke grup, sempat ada yang mengirimkan screenshoot dan tertera tulisan “ Maksimal pemesan memesan empat tiket”. Namun tulisan tersebut saya abaikan saja.

Saat itu saya mendapatkan nomor antri…

Pengalaman Naik Bus Titian Mas #28JamMataramPart2

Sekitar pukul 20:00 Wib tibalah kami di kota Situbondo, berhenti sebentar untuk istirahat dan makan malam. Setelah 15 Menit kami makan, kami melanjutkan perjalanan kami kembali.
Pada awalnya bis terisi penuh sesuai dengan kursi yang ada, namun ketika sampai di Banyuwangi penumpang bus makin lama makin banyak, rasanya bus ini mulai sesak. Yang harusnya digunakan untuk ruang jalan didalam bis, nyatanya pihak bus menambahkan kursi-kursi plastik untuk penumpang tambahan. Dan juga ada yang duduk diatas sound system.
Waktu itu saya hanya tertawa dan batin, karena PO ini ngakunya bis eksekutif namun yang terjadi adalah seperti naik bis ekonomi. Sesak, agak panas dikit, terlebih kaki tidak bisa berselonjor sedikit dikarenakan bis sudah penuh dan sesak, ditambah depan saya adalah penumpang-penumpang kursi plastik, belum lagi depan toilet digunakan untuk orang tidur jadi ketika akan ke toilet saya harus membangunkan orangnya.
Anggap saja ini lelucon potret keragaman transportasi Indonesia
Bus me…

Mau Menginap dan Berswafoto ? Mampir Saja ke Tjokro Style Yogyakarta

Kalau berbicara tentang Yogyakarta memang tidak akan pernah ada habisnya, sekalinyapun ingin berlibur ke Yogya saat libur panjang tidak perlu takut kehabisan hotel. Yogya memang dikenal dengan berbagai macam tempat wisatanya sehingga para pelancongnya tidak pernah habis.
Menginap di Tjokro Style Yogyakarta bisa menjadi ide menarik saat menghabiskan libur panjang. Dengan  desain hotelnya yang simple dan menarik, membuat rasa nyaman tetap selau ada. Berbicara soal Tjokro Style, hotel ini terletak di Jl. Menteri Supeno No.48 Yogyakarta.
Saat memasuki lobby Tjokro Style, saya mendapati banyak sekali keunikan yang ada dalam hotel ini. Di beberapa dinding terdapat tulisan kata-kata, ada becak besar yang cocok untuk berfoto narsis pokoknya instagramable banget. Sewaktu chek in di bagian reservasi saya melihat keunikan pada dindingnya. Dinding tersebut dipasang kayu-kayu, dan kayu-kayu tersebut ditata sebagus dan serapih mungkin.



Oiya jika kesini jangan khawatir tidak dapat berfoto, karena T…