Skip to main content

Melihat Pasar Malam Sekaten di Yogyakarta

Tampak bagian depan sebelum memasuki area Pasar Malam Sekaten

Pasar Malam Sekaten merupakan Tradisi yang sudah ada sejak zaman Kerajaan Demak (abad ke-16), Pasar Malam Sekaten ini diadakan setahun sekali menjelang Maulud Nabi.
Tahun 2016 lalu, tepat di bulan Desember saya dan Jun merencanakan untuk pergi ke Yogyakarta. Tujuannya tak lain adalah ingin melihat Gerebeg Maulud berserta prosesi lainnya. Akhirnya kami memutuskan untuk berangkat sehari sebelum prosesi Gerebeg Maulud dimulai.

Karena Gerebeg Maulud dilaksanakan keesokan harinya, akhirnya saya memutuskan untuk melihat Pasar Malam Sekaten. Memang terlihat biasa saja, namun Sekaten punya keunikan tersendiri lebih-lebih Sekaten ini hanya ada di Yogyakarta.

Tahun ini 2017, saya dan Jun kembali lagi ke Pasar Malam Sekaten. Pasar Malam Sekaten ini letaknya di area Alun-Alun Utara dekat dengan Keraton. Kami berangkat lebih awal yaitu setelah maghrib agar bisa menikmati Pasar Malam Sekaten dengan santai dan tidak terlalu berdesak-desakan. Tapi yang lebih penting adalah tempat parkiran belum begitu penuh sehingga kami bisa mendapatkan tempat parkir yang tidak terlalu jauh dari gerbang pintu masuk Pasar Malam Sekaten.

Bianglala di Pasar Malam Sekaten

Pasar Malam Sekaten cocok dikunjungi bagi yang suka keramaian. Semakin malam Pasar Sekaten ini semakin ramai dikunjungi, sehingga alangkah baiknya apabila membawa kendaraan diusahakan datang lebih awal, karena apabila datang terlalu malam, parkiran kendaaran sudah banyak yang penuh.

Pasar Malam Sekaten ini rutin diadakan setiap menjelang perayaan hari kelahiran Nabi Muhammad SAW. Hal ini diyakini bahwa dengan ikut merayakan hari kelahiran Nabi Muhammad SAW, maka akan mendapatkan pahala. Di tahun 2017, sekaten diadakan mulai dari tanggal 10 November sampai 30 November yaitu puncak malam Maulud Nabi.

Saat mengunjungi Pasar Malam Sekaten, tidak perlu bingung. Karena di sini tersedia aneka jajanan, makanan, dan minuman. Jajanan di Pasar Malam Sekaten tersedia berbagai macam, mulai dari telor bulet, sempol ayam, kerak telor, bakso dll. Harga aneka jajanan ini dimulai dari harga Rp.5000. Begitu juga minuman yang dijual ada banyak variannya, mulai dari thai tea, mangoo boom, air mineral, es krim dll, minumannya pun dimulai dari harga Rp.2500.


Aneka Jajanan

Arum Manis

Bagi yang ingin mencoba aneka wahana permainan rakyat, Pasar Malam Sekaten menghadirkan, mulai dari Bianglala, Ombak Banyu, Kora-Kora dan masih banyak lagi. Harga perwahana berbeda-beda dimulai dari harga Rp.8000.


Kapal Sumbu yang dijual di Pasar Malam Sekaten

Bagi penggemar pakaian bekas branded, kalian juga bisa cari di Pasar Malam Sekaten, biasanya disebut dengan Awul-awul. Di tempat ini kalian bisa menemukan banyak sekali yang menjual barang bekas, mulai dari jaket outdoor, flannel, celana jins dan masih banyak lagi, rata-rata harganya dimulai dari Rp20.000, hal terpenting harus sabar dan teliti apabila  ingin mendapatkan barang yang bagus.

Stand Pakaian Bekas atau disebut Awul-Awul 

Bagi penggemar pementesan setiap malam panggung di dekat Keraton selalu menampilkan pagelaran, mulai dari tari-menari yang dibawakan oleh anak-anak dari sanggar tari Jogja, dan anak-anak SD, atau melihat berbagai pementasan budaya.

Pementasan Tari-tarian

Ternyata banyak sekali yang bisa dilakukan di Pasar Malam Sekaten. Saya dan Jun selalu menikmati malam meriahnya Pasar Malam Sekaten. Jadi, kapan kalian mampir ke Pasar Malam Sekaten ?


Kami Berfoto di Pasar Malam Sekaten


Catatan :

  1. Usahakan datang lebih awal, jangan terlalu malam apabila ingin mendapatkan tempat parkir yang tidak terlalu jauh dari area Pasar Malam Sekaten. Rata-rata tarif parkirnya Rp.5000 per-motor.
  2. Amankan barang bawaanmu dengan baik, yang menggunakan ransel sebaiknya diletakkan di depan, agar tasmu tetap aman, karena Pasar Malam Sekaten selalu ramai dan terkadang berdesak-desakan.
  3. Apabila ingin membeli makanan atau minuman, usahakan bertanya mengenai harganya terlebih dahulu, karena terkadang harganya terlalu mahal dan rasanya tidak sesuai dengan harganya.
  4. Apabila ingin membeli pakaian bekas branded, pastikan teliti sebelum membeli karena ada beberapa stand yang tidak menerima pengembalian barang. Usahakan teliti mulai dari jahitan atau kancing.



Comments

  1. Kalau menjelang jam 8 malam jalanan langsung padat dan macet ahhahahha. Tahun ini belum ada rencana ke sana, dengar kata macet saja sudah males.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wkwkwk iya mas tambah malem tambah rame macet ah nyebelin lah
      tp asik, buat yg suka rame

      Delete
  2. Parkir e 5000 per motor. Wkwkw. Ekstrem. Tapi emang segitu sih.
    Duh sekarang dateng ke Sekaten sebagai "Warga" Jogja ya. Hahaha.

    ReplyDelete
    Replies
    1. wkwkw iya parkir mall kalah mas haha
      wadidaw anak Jogja yoman haha

      Delete
  3. Liat doang nih? Ga berani naik Kora-kora nih?

    ReplyDelete
    Replies
    1. wkwkw males mas mending jajan aja enak kenyang gak mual2 haha

      Delete
  4. Dari sekian banyak jajanan itu, idolaku tetep es goreng pak gatot "yuk ladies, mari ladies, dibeli es gorengnya". Tahun ini belum ke sekaten. Hujan terus jadi males. Oya, berhubung sudah di Jogja sesekali ikutan prosesi Miyos Gongso. Cukup seru lho.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah, kayaknya rekomennya mbak sa perlu kucoba nih, es goreng pak gatot haha

      Wah aku baru dger prosesi miyos, kyknya perlu dicoba mbak.

      Makasi infonya 😬

      Delete
  5. Aduh jadi pengen segera budal ke Yogyakarta buat jajan sempol :D
    Kora-koranya seserem halilintar jatim park gak?

    ReplyDelete
    Replies
    1. duh jajan sempolmu sampe Jogja mas wkwkw gak sih biasa aja kora²nya wkwkw masi serem di Jatim Park

      yawes mas cuss Jogjaaa

      Delete
  6. Mau ke sana kok mikir dua kali ya. Mana udah musim ujan, gag kebayang padat dan beceknya di sana. ����

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahah apalagi yang gasuka keramaian kayaknya bakalan mikir 2x utk dtg kesini ditambah hujan wah bakalan males gak ketulungan hahaha

      Delete
  7. heh??? itu gimana cara bikin foto bianglala jadi bagus gitu.

    ReplyDelete
    Replies
    1. ini shutternya disesuaikan koh, coba-coba sih :D

      Delete
  8. Sekaten, hujan dan genangan kaya udah jadi semacam trademark. Lidia nggak sampai kehujanan kan ya?
    Aku kadang sok bingung nyari motor pas udah di lautan motor parkiran pas mau pulang :D
    Jadi memang bener tipsnya ya, kalau bisa datang jangan malem2 banget deh biar dapat tempat strategis buat parkir.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aku kena gerimis aja mbak utgnya sih. wkwkw wah seperti hilang gimana gt ya mbak wkwk
      iya mbak kalo menurutku sih mending datang awalan aja, biar dpt parkir strategis dan gak ramai2 bgt

      Delete
  9. Biasanya klo ke sekaten, mesti ke awul2 😂😂.
    Sama foto bianglala2 seperti itu

    ReplyDelete
    Replies
    1. ke stand awul-awul emang asik mas wkwkw apalagi klo nemu barang yg bagus

      Delete
  10. Aku pengen ke sana..

    kemarin sempet ke sana, cuma ga bisa parkir dan akhirnya pindah ke alkid.. :(

    ReplyDelete
    Replies
    1. Haha ikuti tipsku mas Kris biar bisa dpt parkiran hahah

      Delete
  11. btw itu pacalnya haha...mas mas bentar lagi di Solo juga bakal ada sekaten kok..

    ReplyDelete
    Replies
    1. wah serius di solo bakal ada sekaten ? sepertinya menyenangkan :D pengen kesana jadinya

      Delete

Post a Comment

Terimakasih Pembaca Mesra Berkelana
Yuk jangan lupa kasi komentarnya. Siapa tahu kita ketemu dan jadi jalan bareng.

Popular posts from this blog

Begini Cara Membuat Telur Asin Asap di Desa Sanankerto

Setelah mengunjungi Desa Wisata Poncokusumo, tibalah waktunya untuk berangkatmenuju Desa Wisata Sanankerto. Desa Wisata Sanakerto ini terletak di Kecamata Turen, Kabupaten Malang. 
Jadi, apabila kalian mampir ke Turen ( yang terkenal masjid jinnya itu)  jangan lupa sempatkan mampir ke Desa Wisata Sanankerto. *dekat kok*

Saya dan tim #EksplorDeswitaMalang diantar menuju lokasi pembuatan telur asin. Hari itu kami diizinkan melihat proses pembuatan telur asin dari awal. 


Oiya jangan lupa disini tidak hanya menjual telur asin biasa tapi ada telur asin asap juga loh dan jangan lupa ada bebek ungkepnya juga. 

Cara membuatnya begini :
Pertama-tama siapkan telur bebek ( ini mentah loh ya ) , pastikan telur bebeknya sudah dicuci bersih dan siap diproses pada tahap berikutnya.   Setelah itu siapkan batu bata yg telah dihancurkan, jangan lupa beri garam dalam batu bata tersebut, lalu bungkus telur bebek dengan olahan batu bata tersebut.Proses selanjutnya diamkan dan tunggu selama kurang …

Jangan Sampai Tertinggal Bus Titian Mas #28JamMataramPart1

Hari itu kami berdua memutuskan untuk segera memesan tiket bus untuk tujuan ke Mataram. Kenapa kami memilih menggunakan bus ? padahal waktu itu harga tiket pesawat dengan tiket bus tidak jauh beda, mungkin selisih sekitar lima puluh ribuan. Jawabannya adalah ?

Karena perjalanan menggunakan bus menurut kami lebih menyenangkan, dan memiliki waktu panjang dan sekaligus banyak yang bisa kami dapat di perjalanan *Azek* Tentu sebagian orang bertanya-tanya “ Tiket Cuma beda 50, kok ya capek-capek kayak orang susah “ “ Ribet, kelamaan “ Dan perkataan lainnya.. Hahaha


Setelah memesan tiket, penantian begitu panjang yang ditunggu-tunggu akhirnya selesai. Kami siap dan berangkat menuju kota yang dikenal dengan seribu masjid apalagi kalau bukan Kota Mataram.



Siang itu kami menunggu bus di Terminal Bungurasih, bus akan berangkat tepat pukul 16:00 Wib. Sudah sekitar 2 jam kami menunggu bis. Pukul 15:30 Wib kami tetap menunggu diruang tunggu, sambil melihat-lihat dan mencari dari jauh awak bus kami. Kurang …

[REVIEW by Jun] Si Ganteng Pollock

Halo semua, apa kabar? Pada tulisan saya kali ini. Saya akan menulis review atau lebih tepatnya pengalaman pribadi saat menggunakan sepatu gunung Eiger Pollock. Basa-basi dulu ya, tidak bisa dipungkiri lagi bahwa sepatu sangat berperan penting dalam kegiatan petualangan khususnya pendakian gunung. Mungkin banyak yang meremehkan fungsi sepatu pada saat mendaki, dan memilih untuk memakai sandal saja, padahal sepatu sangatlah penting untuk menunjang keselamatan dalam pendakian. Saking pentingnya sepatu, sekarang ini sudah banyak sepatu yang dikhususkan untuk pendakian gunung. Lebih lanjut lagi, saking pentingnya sepatu bagi pendaki gunung, maka ada beberapa tips untuk memilih sepatu untuk pendakian. Diantaranya sebagai berikut: 1.Tips yang pertama adalah, usahakan memilih sepatu yang tipe mid cut atau high cut, untuk pendakian tidak disarankan menggunakan sepatu low cut. Bingung? Yaudah saya jelaskan, yang pertama adalah high cut, jenis sepatu ini memiliki ciri-ciri menutupi bagian tumit sam…