Kira-kira sudah mau empat bulan saya tinggal di Jogja karena harus melanjutkan studi. Tak jarang setiap pekan saya sering ke kedai kopi untuk ngopi atau mengerjakan tugas-tugas kuliah. Karena saya sendiri cenderung susah mengerjakan tugas kuliah di rumah, maka dari itu kedai kopi selalu menjadi tujuan terakhir saya.

Kedai kopi di Jogja semakin banyak, apa iya gara-gara film “ Ada Apa Dengan Cinta 2’’ yang menampilkan set lokasi di kedai kopi ? Lama-lama Jogja cocoklah jadi tempat wisata kedai kopi, karena sangking banyaknya kedai kopi yang dibangun. Saat di Jogjapun, saya sudah mengunjungi 10 kedai kopi, baru 10 loh, dan masi banyak lagi yang belum saya kunjungi.

Saat di Surabaya, saya terbiasa ngopi ataupun nugas dengan Jun. Tapi karena kami LDR sementara, jadilah teman ngopi saya di Jogja itu gak jauh-jauh sama Mbak Aqid dan Mbak Nana, kadangpun disusul oleh Mas Sitam. Kami suka membuat rencana dadakan, melalaui ajakan di Twitter atau grup WA jadilah kami berangkat bertemu di kedai kopi yang sudah ditentukan.

Karena beberapa dari kami adalah mahasiswa, jadilah ngopi tiap pekan kami berujung pada mengerjakan tugas perkuliahan sambil sesekali ngobrol santai ditemani kopi-kopi yang sudah kami pesan.




Seringnya sih saya mengujungi Aegis, letaknya di Jl Perumnas no.247 Senturan, Yogyakarta. Mengapa saya suka ke Aegis ? Karena harganya murah (untuk single origin), tempatnya nyaman dan wifinya kenceng. Tapi dari itu semua yang lebih utama adalah suasananya nyaman dan tenang, jadilah saya suka mengunjungi Aegis disetiap akhir pekan paling tidak seminggu sekali.





Jarang sekali saya merasakan berisik dan gaduh saat mengerjakan tugas di Aegis ini (ini pas siang atau sore ya). Ah pokoknya cocok sekali lah buat mengerjakan tugas, atau sekedar bersantai sejenak menghilangkan penat. Selain itu saya suka sekali dengan desain interiornya yang terkesan minimalis dan enak dilihat. Tapi minusnya di sini adalah tidak ada musolla, sehingga saat saya berlama-lama di Aegis dan waktu solatpun datang, saya solat di ruang kecil depan toilet. Untuk sajadah dan mukenahnya sudah disediakan kok, kendalanya hanya tidak ada musollah yang memadai.





Berbicara soal kopi, biji kopi yang disediakan tidak terlalu bervarian. Terakhir saat saya berkunjung, biji kopi yang disediakan hanya satu jenis saja yaitu jenis Minangan. Kalau sedangan full stock biasanya Aegis menyediakan 5-6 jenis biji kopi. Ada jenis Kintamani, Frinsa, Halimun, Minangan dll. Untuk yang gemar meracik kopi sendiri di rumah, biji-biji kopi ini dijual per 200 gr dihargai Rp.60.000.  Untuk single origin per-gelasnya Rp.15000, bisa panas atau dingin.





Buat yang tidak suka kopi, di sini juga dijual thai tea, tea, minuman coklat dan masi banyak lagi. Paling suka sih minum hot chocolate karena diatasnya diberi potongan marshmellow, ah suka deh. 

Pokok dari kesemuanya saya paling suka dengan tempat dan suasananya yang cocok untuk belajar atau mengerjakan tugas. Jadi, ketika akhir pekan dan ingin mengerjakan tugas dengan santai, cobalah berkunjung ke Aegis.

Fasilitas :
✓ Wifi
✓ Ac 
✓ Toilet
✓ Perlengkapan Solat ( mukenah, sarung dan sajadah ) 

- Musolla 

Harga menu dari Rp.15000 - Rp. 30.000

Kesan 
✓ Suasana Tenang
✓Nyaman
✓ Bersih

Alamat : Jl. Peruman No.247, Senturan, Yogyakarta

-Kunjungan terakhir bulan Desember, 2017.