Saya terhitung jarang naik kapal, maka naik Express Bahari ini menjadi pengalaman pertama. Saya menuju pelabuhan Gresik hari Selasa  (12/7/19) pukul 12:00 Wib. Pada waktu itu kapal dijanjikan berangkat pukul 14:00 Wib. Akhir cerita karena kapal datang tidak tepat waktu, berujunglah keberangkatan kapal ditunda besok.

Ya jujur saya agak kecewa sih, tapi ya mau bagaimana lagi. Kalau terlalu sore berangkat, tentu ombak akan semakin tinggi dan berbahaya. Ya sudah, akhirnya kami kembali pulang dan menginap 1 malam lagi di Gresik. Waktu itu saya pasrah sih, kalau seandainya tidak jadi berangkat ya balik ke Yogyakarta. Kalo jadi, ya Alhamdulillah haha

Pagi-pagi buta Saya, Jun dan Sidah berangkat ke Pelabuhan. Oiya di trip kali ini, saya tidak bertiga lho tapi ada Agi dan mamanya Jun. Kami janjian dengan mamanya Jun dan Agi di Pelabuhan pukul 6 pagi.

Pagi-pagi saya sudah mengosongkan perut. Mulai dari buang air besar hingga tidak makan sama sekali. Kecuali tetap minum air putih, itu pun saya batasi. Saya sangat berjaga-jaga agar tidak kebelet ke belakang sama sekali wkwk. Memang saya agak repot urusan buang air, kalo tidak pas malah berujung mual-mual. Etapi lain cerita kalau saya di Gunung ya, saya malah menikmati dalam buang hajat haha.

Tiba di Pelabuhan, kami semua menunggu kepastian. Sempat cemas juga, karena beberapa oleh-oleh yang akan dibawa ke Bawean, pas kemarinnya sudah kami masukkan ke dalam kapal. Takut terlalu panas dan berujung basi. Pagi-paginya Jun mengecek keadaan barang-barang yang telah dimasukkan ke dalam kapal. Untunglah, semua barang dalam keadaan aman seperti semula.

Saya sesekali melihat kapal yang bersandar di dermaga. Berharap bahwa hari ini bisa berangkat dan selamat sampai tujuan.

Petugas pelabuhan mengeluarkan toanya persis seperti kemarin saat menggumumkan bahwa kapal tidak bisa berangkat. Dalam hati saya berdoa, semoga kapal hari ini bisa berangkat.

Petugas mulai mengangkat toa yang dipegangnya dan memberikan arahan agar kami masuk ke dalam pelabuhan. Kami berbaris untuk mulai dilakukan pengecekan tiket kapal. Hati saya gembira, itu artinya saya siap berangkat ke Utara.

Saya langsung mengambil barisan. Di depan saya ada Sidah dan belakang saya penumpang lainnya. Saat dilakukan pengecekan tiket, saya tidak perlu menunjukkan KTP. Petugas langsung menyobek bagian di tiket saya. Saya pun langsung diperbolehkan masuk ke dalam.

Kami semua berjalan menuju kapal Express Bahari. Kapal ini terdiri dari 3 lantai yang terdiri dari 3 ruangan eksekutif dan 1 ruangan VIP. Kebetulan saya mendapat kursi ruangan A, sehingga saya pun harus turun 2x ke bagian bawah.

Dari luar bagian kapal tampak bagus. Namun saat masuk ke dalam, suasana kapal seperti layaknya naik bis mira atau kereta ekonomi logawa. Aroma khas kapal pun terasa. Saya bergegas menuju kursi dan meletakkan barang-barang di bawah kursi.

Waktu itu saya kerasa lapar sekali. Tapi saya menahan ya daripada saya makan lalu muntah haha

Sebelum berangkat, semua penumpang diajak untuk melantukan doa bersama. Saya masih ingat doa yang dilantukan yakni doa naik kendaraan. Karena mayoritas muslim, kami pun berdoa sesuai dengan doa dalam agama Islam.


Kapal pun berangkat. Saya mulai mendengarkan musik dan menutup mata. Saat di kapal tidak banyak aktivitas yang saya lakukan. Saya hanya melihat penjual megi (mie : dalam bahasa Bawean) menawarkan dagangannya dan beberapa orang sibuk bersendawa dan muntah.

Tiba-tiba awak kapal pun mengumumkan kalau kapal akan tiba kira-kira 30 menit lagi. Saya tertawa saya kira bakal kurang 5 menit lagi. Terasa lama sekali haha karena saya juga takut kalo muntah nantinya.

Setelah 30 menit berlalu. Awak kapal menyampaikan kalau kapal akan tiba di Pelabuhan Bawean sebentar lagi. Hati pun gembira akhirnya sukses tidak muntah hahah . .


Setelah bersandar di pelabuhan Bawean. Saya pun berjalan menuju jendela kapal. Air lautnya sungguh bening sekali. Saya pun juga melihat pulau yang di kelilingi hutan-hutan yang masih lebat. Benar kata Mba Imama, kalo Bawean ini kayak di film Jurasic World haha.

Setelah menunggu barang bawaan, saya turun dari kapal dan keluar dari Pelabuhan.

CATATAN PENTING !

Bagaimana cara membeli tiket Express Bahari ?

Untuk pemesanan tiket bisa langsung datang aja ke kantor, loket pelabuhan dan agen penjualan resmi kapal cepat Express Bahari atau bisa juga dilakukan pemesanan tiket via telpon dengan menghubungi nomor call centre masing-masing cabang yang telah tersedia. ( Kalau kemarin saya lewat kantornya ) 

Call Center Express Bahari Alamat :Jln. Pahlawan No.36, Tlogobendung (Kode Pos: 61111)



Jadwal Kapal kira-kira begini : 

Hari Selasa, Kamis dan Minggu : Pukul 09.00 – 12.00


Harga Tiket :  ± Rp. 150.000

Tapi kadang kala, beberapa jadwal tersebut jadi tidak pasti atau ada perubahan karena cuaca sedang tidak baik.