17 Mei 2022

Review La Casa Jogja | Bersantai Sejenak dengan Suasana Tenang dan Nyaman

Beberapa bulan yang lalu, saya sempatkan untuk mampir ke sebuah penginapan yang nuansanya asri dan sejuk. Hal ini saya lakukan karena bertepatan dengan seringnya Jogja mati lampu akibat hujan angin, sementara saya punya pekerjaan yang harus diselesaikan. Jadilah saya mampir ke La Casa Jogja. 







La Casa Jogja lokasinya berada di Gejayan, menurut saya penginapan ini lokasinya cukup strategis karena dekat dengan Hartono Mall, jika mau ke Jalan Kaliurang juga tidak jauh dan dekat dengan banyak tempat makan. Sehingga kalaupun tengah malam sedang lapar, bisa juga jalan kaki sebentar milipir ke Gudeg Gejayan. 

Awalnya saya sempat underestimate karena melihat plang di pinggir jalan dan diarahkan masuk ke sebuah gang. Namun ternyata parkiran mobilnya cukup luas, jadi mau bawa mobilpun juga tetap bisa parkir. 

Ketika masuk ke La Casa, kita akan langsung melihat dua kolam renang dan dua bangunan dengan satu tingkat. Lalu ada juga 2 kamar family yang bangunannya terpisah dan lebih besar. La Casa tidak menyediakan banyak kamar, mungkin ada 10-12 kamar (saya lupa) yang jelas buat saya menginap di sini menyenangkan karena suasananya tenang dan lumayan sejuk. Ketika malampun suasananya tenang dan terdengar hewan-hewan, ya meskipun kadangkala juga terdengar suara sepeda motor yang lalu lalang. 



Kamarnya menurut saya cukup luas untuk tipe Deluxe Double. Nah untuk fasilitasnya menurut saya cukup dan lengkap, seperti ada kulkas mini, pemanas air minum dan TVnya pun sudah menggunakan Smart TV jadi kalau mau bersantai nonton Netflix atau Disney Hotstar juga bisa. Kalau AC dan Wifi pasti ada dong gak perlu diragukan. Air mineral juga dapet beserta teh, kopi dan gula.




Sementara itu untuk kamar mandinya, menurut saya sangat luas dan bersih. Di dalamnya juga ada shower dan dapat sikat gigi, pasta gigi dan keperluan mandi seperti di hotel pada umumnya. Oh ya kalo hairdryer sih di sini ga ada, saya pun juga ga pernah pinjam. 





Secara keseluruhan saya senang dengan La Casa Jogja, minusnya cuma masalah pintu aja. Entah kenapa waktu saya nginep di sana, kunci pintunya itu susah banget nah sepertinya sih harus dikasih minyak biar lebih gampang dan gak susah. Lalu karena dindingnya kurang kedap, kemarin beberapa kali terdengar suara yang menganggu dari kamar sebelah.

Lalu untuk yang lainnya saya suka-suka aja, tidak ada kendala sama sekali. Kamarnya menurut saya bersih, catnya juga bersih dengan paduan warna putih dan navy. Meskipun ada warna Navy, menurut saya suasana kamar tetap nyaman dan tidak merasa sempit maupun gelap. 

Kalau misalnya mau berenang nah jangan lupa membawa handuk dari kamar masing-masing, karena di bawah tidak disediakan handuk dan tidak ada kamar mandi di bawah yang khusus untuk kita bersih-bersih setelah berenang. 

Di sini juga tidak ada breakfast jadi ya makan sendiri-sendiri. Tapi menurut saya oke aja sih, karena lokasi Gejayan ini cukup strategis dan tidak susah kalau misal mau cari makanan. 

Dari segi harga, nah harganya ini tidak bisa ditebak. Kebetulan sih saya waktu menginap dapat harga cuma 250ribu. Kalau sedang momen libur panjang tentu harganya bisa dua kali lipat. Tapi yang namanya lagi liburan gak masalah kan ya, nah kalo saya kan casenya sedang mengungsi karena mati lampu haha. 

Sekian review.

Jadi kapan kamu ke La Casa Jogja ? 


25 Mar 2022

Penasaran Wisata Tersembunyi Ini? Berangkat Langsung dengan Travel Jakarta Bandung

Bersama Travel Jakarta Bandung, Temukan Destinasi Tersembunyi di Kota Kembang


Travel bareng Cititrans


Siapa sih yang tidak suka kalau traveling ke Kota Kembang alias Bandung? Suasana sejuk, banyak tempat wisata kekinian, surganya wisata kuliner, penduduk yang ramah, hingga akomodasi mumpuni untuk berangkat ke sana, termasuk salah satunya Travel Jakarta Bandung. Bagi warga ibukota Jakarta, Bandung selalu menjadi destinasi favorit untuk melepas penat. Waktu tempuh dari Jakarta ke Bandung hanya sekitar tiga sampai empat jam saja. Nah buat Anda yang sudah terbiasa ke Bandung saat liburan, pastinya mau dong dapat rekomendasi tempat wisata terbaru.


Kalau destinasi wisata atau kuliner hits sudah lengkap, ternyata Bandung menyimpan tempat indah yang tersembunyi lho. Tak sampai dua jam perjalanan dari Kota Bandung, Anda bisa sampai kelima destinasi berikut ini. Saat menuju Kota Kembang, pastikan Anda menggunakan transportasi aman dan nyaman seperti Travel Jakarta Bandung ya! Dengan konsep pool to pool atau tidak berhenti sepanjang perjalanan, Anda bisa sampai tepat waktu. Pool yang dimiliki jenis layanan transportasi ini juga terbilang strategis dan mudah dijangkau. Sudah penasaran apa saja sih destinasi wisatanya? Yuk, simak artikel di bawah ini.


Source: https://anekatempatwisata.com/wisata-bandung-bukit-moko-dan-warung-daweung/
(Bukit Moko- Bandung)

Bukit Moko

Mulai dari melihat matahari terbit sampai menyaksikan indahnya taburan bintang, Bukit Moko memang jadi destinasi wisata yang tepat! Bagaimana tidak, suasana romantis dan eksotis bisa dengan mudah didapatkan di sini. Bukit Moko berada di area Cimenyan, Bandung. Dengan ketinggian sekitar 1500 meter dari permukaan laut, keindahan Kota Bandung bisa terlihat jelas. Tak hanya melihat sunrise dan menikmati puncak bintang, di sini Anda bisa mencoba trekking dibawah hutan pinus yang berbaris rapi. Bukit Moko sendiri dulunya berasal dari Kawasan Hutan Pinus yang akhirnya resmi dibuka secara umum sejak 2014 silam. Buat Anda yang mau menginap, juga tersedia camping ground dengan menyewa tanda dan kayu bakar. 


Tebing Gunung Hawu

Kawasan Padalarang punya segudang wisata tersembunyi yang jarang wisatawan tahu. Seperti, Tebing Gunung Hawu. Puncak Tebing Gunung Hawu merupakan perbukitan yang terbentuk dari kapur. Tak heran bila disandingkan mirip Natural Bridge di Virginia, Amerika Serikat. Di Tebing Gunung Hawu, Anda wajib menyaksikan sunrise yang tidak kalah cantiknya dengan Gunung Bromo dan Dataran Tinggi Dieng. Selain melihat matahari terbit, lakukan juga aktivitas menelusuri goa sedalam puluhan meter dan mencoba panjat tebing di ketinggian 15 meter atau 26 meter. Memacu adrenalin banget bukan? Sama seperti Bukit Moko, Tebing Gunung Hawu juga cocok dijadikan tempat untuk berkemah tak biasa, yakni di tengah kedua batu terdapat hammock yang diikat tali. Untuk keamanan, tenang saja sudah ada pihak profesionalnya ya!


Source: https://keepo.me/travel/wisata-gratis-di-bandung/
(Panorama Tebing Gunung Hawu)

Stone Garden Citatah

Nah, kawasan Padalarang juga punya Stone Garden Citatah yang terletak di Gunung Masigit, Citatah, Kabupaten Bandung Barat. Destinasi wisata ini ternyata merupakan sebuah kawasan atau area pertambangan kuno. Namun, pemandangannya yang eksotis membuat Stone Garden Citatah berubah menjadi Geopark atau cagar budaya yang dilindungi pemerintah. Serunya di sini, Anda bisa mencoba naik tebing-tebing batu yang aman dilakukan pemula. Setelah memacu adrenalin, manfaatkan juga berbagai spot foto instagrammable, seperti Jembatan Pelangi yang berfungsi menghubungkan dua tebing. Soal waktu terbaik menuju Stone Garden Citatah, yaitu pagi atau sore hari. Pasalnya minim pepohonan di sini akan membuat Anda merasa panas pada siang hari.


Menghirup udara sejuk dalam Hutan Pinus

Hutan Pinus Batu Kuda Manglayang

Bergeser ke Bandung Timur, Hutan Pinus Batu Kuda Manglayang juga menjadi destinasi tersembunyi yang dimiliki Kota Kembang. Bertempat di Kampung Cikoneng, Cibiru Wetan, Kabupaten Bandung, Kawasan Wisata Batu Kuda dikelilingi hutan pinus yang sejuk dan berada pada ketinggian 1818 meter di atas permukaan laut (mdpl). Mitos penduduk setempat, batu kuda dianggap jelmaan kuda sembrani yang digunakan Eyang Layang Kusumah dan penguasa gaib Gunung Manglayang yang merupakan istrinya. Banyak kegiatan yang bisa Anda lakukan bersama keluarga, yaitu Botram, sebuah istilah Sunda yang merupakan piknik keluarga, berfoto ria, hammocking, hingga hiking. Fasilitas yang dihadirkan pengelola juga mumpuni lho, mulai dari lahan parker, mushola hingga MCK.


Gua Pawon

Terakhir, satu lagi wisata tersembunyi pada kawasan Padalarang, yaitu Gua Pawon. Berlokasi di Desa Gunung Masigit, Cipatat, Padalarang, Gua Pawon merupakan arsip sejarah yang bernilai sangat tinggi sehingga harus dilestarikan. Dilansir situs resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat, berdasarkan penelitian arkeolog dunia, terdapat lima situs Manusia Purba dan salah satunya yaitu Situs Manusia Purba Gua Pawon. Konon katanya, gua ini juga lekat dengan cerita rakyat Sangkuriang, di mana Dayang Sumbi pernah tinggal di dalamnya. Pada sisi gua, terdapat beberapa lubang atau kamar yang dipercaya peneliti merupakan tempat tinggal manusia bersejarah. Di sini, Anda bisa menikmati pemandangan gua yang indah!


Bersama Cititrans Travel Jakarta Bandung, Jelajahi Semua Destinasinya

Mau perjalanan ke Bandung aman dan nyaman? Pilih pelopor travel executive, Cititrans yang telah berkomitmen lebih dari 15 tahun. Selama pandemi COVID-19, Cititrans menerapkan protokol kesehatan ketat, yaitu wajib memakai masker, physical distancing atau jaga jarak antar penumpang di dalam armada dari 8 kursi hanya diisi oleh 6 penumpang, serta ruang tunggu pool dan armada disterilkan dengan disinfektan dan sinar UV secara rutin. Pesan tiket sekarang melalui www.cititrans.co.id, aplikasi Cititrans yang telah tersedia di Apple Apps Store dan Google Play, atau 24 Hours Call Center di nomor 021-79171717 dan Whatsapp Virtual Assistant Bebi di nomor 081117941234.




12 Mar 2022

Hack Tips Menghilangkan Noda Bekas Jerawat: Jaga Pola Makan, Pola Tidur dan Skincare yang Tepat dari Scarlett Brightening


Beberapa bulan belakangan ini saya sangat sering punya jerawat, padahal dulunya tuh kayak hampir gak pernah ada jerawat. Saya menduga bahwa faktor penyebab jerawat ini adalah karena stress dengan tugas akhir alias Disertasi. Tapi kadang kala tangan saya ini pun suka iseng pegang-pegang area wajah yang sedang beruntusan, sehingga mungkin itulah penyebabnya wajah saya semakin menjadi jerawatan. Beberapa cara sudah saya lakukan termasuk menggunakan acne patch untuk jerawat. Tapi untuk menghilangkan bekas jerawat, tentu menggunakan acne patch gak bisa, karena produk tersebut fungsinya hanya agar jerawat bisa mereda. 

Singkat cerita untuk urusan wajah, saya orangnya gak terlalu picky meskipun kulit saya sensitive, yang harus dihindari adalah makanan yang masuk ke dalam tubuh. Saya kalau terlalu banyak mengkonsumsi makanan yang manis-manis kondisi wajah saya jadi kusam dan teksturnya beruntusan. Oleh sebab itu, selain memilih skincare yang tepat, mengkontrol makanan yang masuk ke dalam tubuh jugalah menjadi poin penting. 

Ini adalah kali ketiga saya menggunakan Brightly Ever After Serum dari Scarlett, karena merasa tidak ada masalah dengan produk, jadilah saya memutuskan untuk menggunakan lagi Brightly Ever After Serum.

Perlu diketahui bahwa kandungan Niacinamide dan Vitamin C bagi kulit yang sedang ada noda hitam akibat jerawat sangat membantu untuk memudarkan bekas-bekasnya secara perlahan. Karena Vit C sendiri dapat membantu mencerahkan kulit dan mencegah perubahan warna kulit. Sementara Niacinamide sendiri mampu menyamarkan noda hitam, karena Niacinamide sendiri bisa merangsang produksi kolagen yang lebih tinggi pada kulit wajah. 

Saya menggunakan Brightly Ever After Serum Scarlett setelah mencuci muka serta menggunakan Brightly Essence Toner Scarlett. Karena kulit saya tipenya juga kering, jadilah saya punya cara khusus dalam menggunakan Brightly Essence Toner Scarlett. 

How to Apply

Setelah membersihkan wajah dengan melakukan double cleansing, saya mengeringkan wajah terlebih dahulu menggunakan handuk bersih atau tisu khusus untuk wajah. Mengeringkannya jangan sampai terlalu kering dan dikeringkan agak lembab. Lalu saya menuangkan Brightly Essence Toner Scarlett ke tangan sebanyak 2 kali. Kenapa 2 kali ? ya karena dengan 2 kali tersebut saya merasa bahwa kulit saya terhidrasi dengan baik. Memang kesannya agak basah sih, tapi untungnya formula dari Brightly Essence Toner Scarlett menurut saya cepat meresap kok. Oh iya apabila tidak mau menggunakan tangan, kalian bisa menggunakan kapas saja, tuang toner ke kapas lalu ditap-tapkan ke wajah. Jangan melakukannya dengan mengeser atau terlalu ditekan ya, cukup ditap-tapkan saja. Oh ya ketika mengaplikasikan produk juga pastikan jangan terkena bagian area mulut dan mata ya. 

Setelah menggunakan Brightly Essence Toner Scarlett, saya lanjut dengan menggunakan Brightly Ever After Serum Scarlett, cukup tuangkan 2-3 tetes saja ke telapak tangan, lalu tapkan ke wajah sambil dipijat pelan-pelan agar rileks dan peredaran darah lancar. Saya cukup sering memijat wajah terutama pada pagi hari. Pemijatan kecil ini dilakukan dari leher hingga wajah, nah kadang kan tangan kita masi lembab karena sisa-sisa tetesan dari serum, sisa-sisa tersebut saya usapkan pada leher sambil dipijat ke arah atas di bagian wajah. 

Di pagi hari saya tidak terlalu banyak menggunakan tahapan skincare, cukup menggunakan facial wash, toner, 1 serum, moisturizer dan sunscreen. Kalau misalnya gak buru-buru, saya bisa menggunakan 2 serum sekaligus. Nah kadang[un saya juga skip moisturizer, jadi hanya menggunakan sunscreen saja. 

Sementara itu untuk malam hari, saya lebih rutin menggunakan 2 serum sekaligus atau bahkan lebih. Hal ini saya lakukan karena kalau di malam hari, saya cukup punya banyak waktu yang panjang, sementara kalau pagi hari sangatlah sedikit. Nah untuk di malam hari saya menggunakan tambahan serum yaitu Glowtening Serum Scarlett. Biasanya Glowtening Serum Scarlett saya gunakan setelah pengunaan Brightly Ever After Serum Scarlett. 

Kedua serum tersebut punya tekstur yang berbeda, untuk Glowtening Serum Scarlett teksturnya lebih kental dan agak milky, jadi tetesin produknya juga agak effort. Pas di apply ke kulit feelnya ringan dan bikin rileks karena aromanya herbal yang menurutku menenangkan. Jadi seringnya pas saya tuang ke tangan, sebelum di apply ke wajah, saya hirup dulu aromanya baru ditap-tapkan ke wajah. 

Tekstur Brightly Ever After Serum Scarlett yang Watery


Tekstur Glowtening Serum Scarlett, Milky tapi mudah diaplikasikan. 

Sementara toner ada butiran-butiran, tonernya tipe yang watery mudah meresap

Sementara yang Brightly Ever After Serum Scarlett teksturnya watery banget tapi dia bisa meresap dengan cepat lalu ketika produk sudah meresap ke kulit wajah, hasilnya juga gak bikin wajah cepat kering. Nah biasanya produk ini saya jadikan spot treatmen di area bekas jerawat aja. 

Alasan lain untuk nyoba ambil Glowtening Serum Scarlett dikarenakan produk ini tertulis cocok untuk wajah yang sedang rentan berjerawat, sehingga saya pikir ya dicoba dulu aja. Di produknya sendiri tertulis beberapa kandungan yang bagi saya cukup familiar seperti Calendula Oil, Olive Oil. Selain itu di beberapa kandungan tersebut menjelaskan bahwa si produk membantu memudarkan bekas jerawat. 

Produk ini juga diklaim aman digunakan untuk ibu hamil dan menyusui, namun mereka menganjurkan untuk konsultasi ke dokter masing-masing sebelum pemakaian.

Result

Saya menggunakan Glowtening Serum Scarlett dan Brightly Ever Serum Scarlett kira-kira hampir satu bulan, syukurnya kondisi bekas jerawat mulai memudar secara perlahan. Kadangkala saya menggunakan produk hanya ditapkan ke area bekas jerawat karena ada beberapa bekas jerawat yang cukup menganggu. Dengan cara ini menurut pengalaman saya pribadi malah lebih cepat pudar ya meskipun tetap membutuhkan waktu. 

Packagingnya tidak terlalu besar dan gak mudah tumpah

Hack Tips lagi dari saya selain penggunaan serum yang tepat, jangan lupa untuk rajin mencuci muka secara double cleansing, atur pola makan yaitu kurangi beberapa makanan yang memicu timbulnya beruntusan dan jerawatan, kalau di saya sih ya kurangi manis-manis. Selain itu mengatur pola tidur dengan baik juga penting, menurut saya kalau misalnya kita tidur dengan cukup teratur dan tidak kurang, itu membantu regenarasi pada kulit serta tubuh. Dengan cara-cara tersebut menurut saya membantu proses wajah kembali fresh dan bebas jerawat. Oh ya saya juga rutin mengganti sarung bantal, minimal seminggu sekali. 

Kemasan

Dari segi kemasan kedua serum yaitu Glowtening Serum Scarlett dan Brightly Ever After Serum Scarlett memiliki kemasan yang travel friendly (15ml) sehingga menurutku memudahkan untuk dibawa kemana-mana karena gak butuh space banyak. Nah tapi saya kurang suka dengan serum bentuk pipet, semoga next ada serum Scarlett yang kemasannya pump, karena menurut saya pribadi lebih mudah menggunakan pump. Sementara untuk Brightly Essence Toner Scarlett ukurannya 100ml dengan ukuran tersebut menurut saya juga tidak terlalu besar dan bisa awet satu bulan lebih. 

Ingredients produk bisa dicek dalam gambar

Harga

Dengan harga Rp.75.000 menurut saya tidaklah terlalu mahal, apabila mau cari-cari promo di e-commerce ketiga produk tadi bisa didapat dengan harga gak sampai dua ratus ribu. Produk ini juga aman digunakan dari usia 13 tahun ke atas, sehingga menurut saya sih cocok aja buat anak-anak SMP atau SMA karena harganya affordable. 

Beberapa produknya juga bisa dibeli melalui link https://linktr.ee/scarlett_whitening