Skip to main content

Berkelana ? Jangan lupakan hal ini

Hobi berkelana ? berjalan kemana-mana ? Mungkin bukan menjadi hal yang asing lagi atau hanya orang-orang yang memiliki keuangan banyak yang bisa melakukan kegiatan ini. Namun, sepertinya setiap orang berhak untuk menginjakkan kakinya di penjuru bumi ini. Nah tentunya dalam perjalanan ada beberapa hal dong yang harus dipersiapkan ?
Ini ada beberapa tips dari saya ketika berkelana ke perkotaan khususnya jangan lupakan hal ini.

1. CARI TUJUAN SESUAI DENGAN KANTONG

Sekarang udah canggih apa-apa ada. Tidak seperti pejalan dahulu kala harus menentukan budget sendiri tanpa ada gambaran. Kalau bagi kalian yang udah tau ada aplikasi penunjang berkelana kalian loh namanya " Logbook". Log book ini semacam aplikasi yang bisa di unduh via App Store atau Playstore, Nah disitu kalian akan tahu berapa sih perkiraaan budget untuk perjalanan kesana kemari. Tentunya kalian bisa menentukan mau gaya perjalanan apa ? ada yang adventure, mountain dan lainnya. Seru kan ? Makanya langsung deh buka Gadget dan Sign Up. aplikasi ini membantu memberi tahu lokasi wisata, budget dan lain-lain. dan kalian juga bisa berbagi itinerary kalian dong.

Logbook apk enjoy your trip. ( Pict from : http://www.panorama-magz.com/wp-content/uploads/2014/03/Android-Category.jpg )

2. TIBA DI TEMPAT TUJUAN ? LAKUKAN HAL INI !!

terkadang ada beberapa orang dengan bangga mengatakan tempat asalnya disuatu tempat. Tapi bagi kami tidak juga tergantung situasi. Ya memang sih niatnya meningkatkan kearifan lokal, pendapat disuatu tempat. Tapi kadang ngeri juga kalau harga yang ditawarkan ke para pendatang sangatlah mahal mampus. jadilah lakukan ini. Ada suatu cerita di perjalanan lalu kami saat ke lombok, saat tiba di pelabuhan bangsal, kami langsung sesegara mungkin menuju Gili Trawangan, namun sore itu berkata lain loket perahu sudah tutup jadi kami terpaksa melakukan aksi tawar menawar. Dengan embel-embel mengaku warga dekat situ ( Read : Bali) jadilah kami diberi harga lebih miring dibanding penumpang lain hingga kenaikan 10x lipat. Dan kami ? dari harga Rp.15.000 jadi Rp.25.000 lumayan bukan ?
Jadi tipsnya? mengakulah orang-orang daerah sekitar biar gak terlalu dianggap turis banget yang dikasih harga menjulang tinggi. Ma'lumlah kalo backpacker ya budget pas-pas'an.

3. BERTEMU DENGAN SESAMA WARGA, PASTIKAN AKRABKAN DIRIMU

Jangan remehkan kalau bisa banyak bahasa, ini membantu kalian saat kalian berkelana. Ceritanya ini tak terduga sih, saat kami di Gili Trawangan berhari-hari makan kami seporsi dihargai Rp.20.000. cukup mahal sih bagi kami yang background mahasiswa dan beasiswa jalan-jalan dari orang tua Haha. Lanjutlah pada malam itu kami iseng masuk ke Night Market di Gili Trawangan jadilah setelah berputar-putar kami menemukan lauk yang srek dan saatnya makan. Dan ternyata ketika kami berdua berbicara menggunakan bahasa jawa surabaya. Ternyata ibu penjual menyahuti suara kami dan bilang.
Ibu : Loh anak mana ?
Kami : Dari surabaya bu
Ibu : Oh anak surabaya ( Versi Jawa : Oh arek Suroboyo to )
Kami : Loh ibu asli jawa juga ? ( Versi Jawa :  Loh ibuk yo wong jowo ta ? )
Ibu: Wah iya saya dari Jombang nak. ( Versi Jawa : Wah iyo aku teko jombang nak )
Kami : wah jauh juga bu jualan nasi sampe Gili hahaha ( Versi Jawa: Wah adoh yo bu sampe nang Gili hahaha)
Setelah beberapa percakapan basa-basi akrab kami, setelah itu kami makan dan sesudahnya kamipun membayar.
Dan yang terjadi harusnya kami makan begitu banyak sebesar Rp.40.000. ternyata kami hanya membayar sebesar Rp.21.000 ada yang seporsi Rp.10000 dan ada yang seporsi Rp.11.000  Murah bukan ?


sekian tips tipis-tipis dari kami, selamat membaca.

Comments

  1. mantab nih aplikasi sangat membantu

    ReplyDelete
  2. This comment has been removed by a blog administrator.

    ReplyDelete

Post a Comment

Terimakasih Pembaca Mesra Berkelana
Yuk jangan lupa kasi komentarnya. Siapa tahu kita ketemu dan jadi jalan bareng.

Popular posts from this blog

Jangan Sampai Tertinggal Bus Titian Mas #28JamMataramPart1

Hari itu kami berdua memutuskan untuk segera memesan tiket bus untuk tujuan ke Mataram. Kenapa kami memilih menggunakan bus ? padahal waktu itu harga tiket pesawat dengan tiket bus tidak jauh beda, mungkin selisih sekitar lima puluh ribuan. Jawabannya adalah ?

Karena perjalanan menggunakan bus menurut kami lebih menyenangkan, dan memiliki waktu panjang dan sekaligus banyak yang bisa kami dapat di perjalanan *Azek* Tentu sebagian orang bertanya-tanya “ Tiket Cuma beda 50, kok ya capek-capek kayak orang susah “ “ Ribet, kelamaan “ Dan perkataan lainnya.. Hahaha


Setelah memesan tiket, penantian begitu panjang yang ditunggu-tunggu akhirnya selesai. Kami siap dan berangkat menuju kota yang dikenal dengan seribu masjid apalagi kalau bukan Kota Mataram.



Siang itu kami menunggu bus di Terminal Bungurasih, bus akan berangkat tepat pukul 16:00 Wib. Sudah sekitar 2 jam kami menunggu bis. Pukul 15:30 Wib kami tetap menunggu diruang tunggu, sambil melihat-lihat dan mencari dari jauh awak bus kami. Kurang …

[REVIEW by Jun] Si Ganteng Pollock

Halo semua, apa kabar? Pada tulisan saya kali ini. Saya akan menulis review atau lebih tepatnya pengalaman pribadi saat menggunakan sepatu gunung Eiger Pollock. Basa-basi dulu ya, tidak bisa dipungkiri lagi bahwa sepatu sangat berperan penting dalam kegiatan petualangan khususnya pendakian gunung. Mungkin banyak yang meremehkan fungsi sepatu pada saat mendaki, dan memilih untuk memakai sandal saja, padahal sepatu sangatlah penting untuk menunjang keselamatan dalam pendakian. Saking pentingnya sepatu, sekarang ini sudah banyak sepatu yang dikhususkan untuk pendakian gunung. Lebih lanjut lagi, saking pentingnya sepatu bagi pendaki gunung, maka ada beberapa tips untuk memilih sepatu untuk pendakian. Diantaranya sebagai berikut: 1.Tips yang pertama adalah, usahakan memilih sepatu yang tipe mid cut atau high cut, untuk pendakian tidak disarankan menggunakan sepatu low cut. Bingung? Yaudah saya jelaskan, yang pertama adalah high cut, jenis sepatu ini memiliki ciri-ciri menutupi bagian tumit sam…

Begini Cara Membuat Telur Asin Asap di Desa Sanankerto

Setelah mengunjungi Desa Wisata Poncokusumo, tibalah waktunya untuk berangkatmenuju Desa Wisata Sanankerto. Desa Wisata Sanakerto ini terletak di Kecamata Turen, Kabupaten Malang. 
Jadi, apabila kalian mampir ke Turen ( yang terkenal masjid jinnya itu)  jangan lupa sempatkan mampir ke Desa Wisata Sanankerto. *dekat kok*

Saya dan tim #EksplorDeswitaMalang diantar menuju lokasi pembuatan telur asin. Hari itu kami diizinkan melihat proses pembuatan telur asin dari awal. 


Oiya jangan lupa disini tidak hanya menjual telur asin biasa tapi ada telur asin asap juga loh dan jangan lupa ada bebek ungkepnya juga. 

Cara membuatnya begini :
Pertama-tama siapkan telur bebek ( ini mentah loh ya ) , pastikan telur bebeknya sudah dicuci bersih dan siap diproses pada tahap berikutnya.   Setelah itu siapkan batu bata yg telah dihancurkan, jangan lupa beri garam dalam batu bata tersebut, lalu bungkus telur bebek dengan olahan batu bata tersebut.Proses selanjutnya diamkan dan tunggu selama kurang …