22 Sep 2022

Suunto 3 : Pengalaman, Harga, Wort it atau ga ?



Di awal tahun 2019 saya kebingungan untuk memilih jam tangan yang bisa membantu, mengatur serta memantau aktivitas olahraga. Waktu itu, saya sudah tahu beberapa brand yang ya kira-kira budget saya bisa masuk untuk membeli jam tangan tersebut tanpa perlu menabung lama. Nah singkat cerita brand satu ini banyak sekali penggunanya, tapi dengan harga yang ditawarkan ya sekitar 500ribuan saya gak cukup yakin dengan ketahanannya. 

Pertimbangan ini cukup lama, sampai suatu hari saya menemukan keluh kesah teman saya di Twitter tentang jam tangan yang hendak saya pinang itu. Setelah kejadian tersebut saya pun mundur. Tapi suatu hari, saya tiba-tiba ingin membeli jam tersebut lagi. Faktornya tidak lain adalah karena murah dan kerabat saya pun ada yang pakai. Saya sempat berasumsi "kayaknya beneran bagus deh". Tapi lagi-lagi saya masih mengurungkan niat untuk membeli. 

Singkat cerita pertengahan tahun 2020, Jun memberi saya rekomendasi beberapa merek jam tangan. Jelas saya terkejut melihat harganya berkali-lipat dibanding dengan harga jam yang saya incar sendirinya. Dengan gaya marketing ala Jun, saya memulai riset brand satu ini yaitu Suunto. 

Awal ketertarikan dengan brand asal Finlandia ini dimulai dari melihat brand ambasadornya. Saya follow Brand Ambasador Suunto semuanya, mereka ada yang atlet,  ada juga yang memang antusias dalam berkegiatan outdoor. Saya pun melihat aktivitas mereka yang terbilang cukup ekstrim. Dengan kegiatan ekstrim tersebut, si jam tangan ini terlihat aman, baik aktivitas di lautan maupun di udara hingga di pegunungan es. Ya saya memang gak akan seekstrim mereka sih, tapi dari situ saya mulai sedikit percaya kalau jam tangan Suunto ini kualitasnya gak kaleng-kaleng. 



 Beberapa Ambassador yang saya follow



Setelah melihat aktivitas para Brand Ambassador di Instagram, saya mulai melihat review-review di Youtube, kebetulan jam tangan yang hendak saya beli ini masih keluaran baru, jadilah belum banyak mereview. Saya melihat bagaimana jam dibawa ke dalam suhu yang dingin, dibawa ke lautan, dibanting dan cara-cara lainnya untuk membuktikan bahwa jam tersebut ketahanannya tidak diragukan. 

Saya cukup berpikir lama sambil menabung, sampai akhirnya "oke dicoba dulu deh beli". Ya saya membeli SUUNTO 3.

Oiya waktu itu saya membeli jam Suunto itu secara online, karena kondisi masih pandemi. Setelah barang datang, saya langsung membuka dan mengoprasikan jam tersebut. Jangan lupa download aplikasi Suunto dulu di handphone, setelah itu lakukan pairing maka jam dan handphone akan terhubung. Oiya, ternyata semuanya berjalan dengan gampang, pun dalam perbarui software juga gak seribet yang dibayangkan. 






Kenapa SUUNTO 3. 

Pertama, Karena Suunto 3 termasuk keluaran baru di tahun 2020. Jadi edisi sebelumnya itu sudah ada yaitu Suunto 3 Fitness dan harganya jauh lebih murah dibanding Suunto 3. Namun pertimbangan saya, ternyata Suunto 3 yang baru ini ternyata lebih unggul dibanding sebelumnya. Kedua, karena saya bukan atlet atau yang akan berkegiatan di alam bebas setiap hari misal naik gunung setiap hari dan sebagainya. Maka Suunto 3 ini menurut saya cocok karena bisa seimbang antara harian dan aktivitas outdoor. Ketiga, sayapun juga senang karena di Suunto 3 ini menyediakan 83 aktivitas dari outdoor maupun indoor, mulai dari hiking, weight training, kayaking dan masih banyak lagi yang gak bisa disebutin karena gak hafal dan belum kepake semuanya. Jujur dengan beragam aktivitas outdoor tersebut, saya juga tertantang untuk mencoba semuanya.


Gimana Batreinya.

Awalnya saya gak ekspetasi banyak terhadap keawetan batre jam ini, apalagi digunakan setiap hari. Karena beberapa teman saya yang menggunakan brand lain pun mengeluh kalau malas menggunakan smart watch atau apapun itu karena harus mengecharge. Sepengalaman saya pribadi, dulu pernah saya pakai untuk naik gunung durasi 4 hari 3 malam. Ketika turun batre masih 50%. Kalau pemakaian harian dan olahraga 3-4x paling tidak harus dicas seminggu sekali. Nah kalau olahraganya cuma seminggu sekali atau gak sama sekali ya ngechargenya 2 Minggu sekali. Menurut saya ini awet sih karena ada beberapa brand, dimana kita harus ngecharge 2-3 hari sekali. 


Ketahanan.

Jam tangan ini pernah jatuh dari atas, saya juga lupa ketinggian berapa tapi untungnya tidak terjadi kerusakan maupun pecah kacanya. Kalaupun dibawa ke laut belum pernah, karena selama pandemi ini saya gak pernah snorkling maupun diving. Paling mentok ya berenang aja di kolam 2 Meter. Karena jam ini water resisten 30 Meter, jadilah tidak ada kendala.

Saat Naik Arjuno

Turun Arjuno, 22k langkah dari Lembah Kijang

Suunto 3 ini menawarkan beberapa fitur yang diunggulkan juga, misal training guide jadi ada jadwal kalo hari ini kita harus olahraga dengan durasi sekian menit. Lalu mobile notifications untuk tahu misal ada pesan atau apapun, tapi ya kita gak bisa jawab pesan itu. Sleep Quality yang ngecek gimana kualitas tidur kita. Ada juga stress dan recovery, jadi kalau kita setelah olahraga dan terasa yang capek sekali, nanti ada pengingat bahwa kita harus istarahat berapa jam dan gak boleh untuk olahraga. Saya pernah cek ketika turun dari Arjuno, ada pengingat di jam saya bahwa saya harus recovery 48 jam ya selama itu saya tidak diperkenankan untuk berolahraga dulu.


Suunto ini menurut saya softwarenya tidak ada kendala dan selalu mendapat updatean yang baru. Dulu jam ini tidak bisa untuk mengontrol lagu, nah sekarang karena dapet updatean software, jam ini bisa untuk mengontrol lagu. Misal saya sedang mendengarkan musik dan ingin menganti lagunya, nah gak perlu tuh ganti lagu lewat handphone, cukup klik tombol yang ada di jam tangan ini. 


Buat tipe Suunto 3, tracking GPSnya harus tersambung dengan hp. Jika enggak tersambung jadilah si jam gak tahu kita sedang lari dimana atau jalan dimana. Ini sih kekuranganya. Nah kalau mau yang bisa tracking GPS belilah yang tipe atasnya dan harganya 2x lipat dari jam ini. Tapi ya menurut saya tracking GPS ini belum jadi masalah, asalkan handphone dalam keadaan aktif ya jam tetap bisa membaca arah kita. Waktu saya naik gunung pun tidak bisa mendeteksi trackingnya jadi cuma terbaca kilometernya, waktu tempuh dan kecepatan. 


Oh ya untuk strap jam tanganya ini terbuat dari bahan karet tapi ada lobang-lobang banyak sehingga keringat tetap bisa keluar dan gak bikin gatal. Sepertinya hal ini sudah dipertimbangkan ya dari tim Suunto. 


Lari di sekitaran UGM



Intinya saya merasa puas dengan Suunto 3 ini, jika memang akan ganti, nantinya saya akan ganti ke tipe terbarunya atau di atas Suunto 3. Saya juga senang, berkat jam ini, saya makin rajin olahraga karena ada yang mengingatkan. Selain diingatkan oleh jam, saya juga terbayang-bayang karena jam ini belinya gak murah haha jadi ada merasa "wanjay dah beli jam mahal tapi gak olahraga". Akhirnya saya rajin deh olahraga sampai menjadi kebiasaan selama 2 tahunan lebih ini. ya cara orang menyemangati diri sendiri memang beda-beda nah syukurnya cara ini cukup ampuh bagi saya. 

Sekian review singkat Suunto 3 ini, semoga bermanfaat. :))

29 Agu 2022

The Volter Yogyakarta: Villa Modern dengan Suasana Sejuk dikelilingi Pepohonan


Sebulan yang lalu saya diajak oleh teman untuk bersantai sejenak di sebuah villa yang letaknya kira-kira 30 menit dari Malioboro, Yogyakarta. Saya berangkat dengan teman dari arah atas yaitu Kaliurang, ya  butuh waktu 45 menit, karena kami melewati ring road. 

Sejujurnya walaupun saya sudah 5 tahun tinggal di Jogja, saya cukup jarang untuk explore daerah Godean sekitar, seringnya mungkin hanya sekedar bersepeda saja kemudian kembali kota. Kami melewati jalanan Godean menuju sebuah Villa yang letaknnya masuk ke sebuah wilayah, yang menurut saya sangat asri dan sejuk. Meskipun letaknya tidak di Kaliurang yang terkenal dengan suhu dingin, daerah Gamping ternyata semakin menanjak ke atas, suasananya sangat asri tidak sepanas saat di daerah bawah seperti Malioboro sekitar. 

Kendaraan saya melaju melintasi sawah-sawah kemudian masuk ke perkampungan yang suasannya pun masih asri karena banyak sekali pepohonan tinggi di sekitarnya. Kira-kira pukul 11:00 siang, saya tiba di lokasi. Awalnya agak kebingungan mencari petunjuknya karena memang lokasinya agak masuk sedikit dari jalan utama. 






Menurut saya ini pilihan yang baik, karena terhindar dari suara-suara kendaraan lalu-lalang sehingga bisa beristirahat dengan tenang. Saat masuk ke area The Volter Yogyakarta, tidak perlu bingung dengan parkiran karena tempat parkirnya tidak sempit dan terdapat cctv di parkirannya. 




Saat masuk The Volter Yogyakarta, saya langsung melihat halaman yang luas, kemudian dari jauh saya melihat ada satu bangunan kotak dengan gaya modern, minimalis dan paduan warnanya abu-abu dan putih sehingga terlihat bersih. Saya berjalan masuk tanpa perlu menunggu penjaga, karena di sini tidak ada resepsionis sehingga semuanya dilakukan sendiri dan sistemnya serah terima kunci. 




Kemudian berjalan menuju kotak tersebut, terlihat dari luar ada meja untuk kerja, kemudian kasur dengan size king bed, kamar mandi dan ada mini kitchen. Saat masuk, baru terlihat jelas ada beberapa fasilitas seperti Speaker, Kulkas Mini, Microwave, Ac, TV. 




Begitu juga di dalam kamar mandinya terdapat bathtub, sehingga mau berendam dan bersantai juga bisa. Airnya pun bisa milih mau berendam air hangat atau dingin bisa juga. Saya senang sekali melihat desain kamar mandinya dengan paduan warna abu-abu, hitam dan putih yang tetap memberi nuansa dingin.




Saya juga sempat duduk dan membuka laptop untuk browsing sesuatu, wifinya lancar, kalaupun ingin mencoba work from home bisa nyoba bersantai di The Volter Yogyakarta. Di sekitar The Volter ini masih banyak pepohonan rindang, saya sempat merasakan udara setelah turunnya hujan dan rasa-rasanya sejuk sekali. Kalaupun senang dengan aktivitas Yoga, kalian juga bisa membawa matrass sendiri dan beryoga di depan kamar. 



Bagi yang senang berendam dan berenang, bisa juga berenang santai karena di area The Volter Yogyakarta ini disediakan pool. Disediakan juga firepit, jadi kalau malam hari ingin dinyalakan bisa juga sekedar menghangatkan diri. Menurut saya The Volter Yogyakarta cocok untuk siapa saja yang ingin rehat sejenak dan bersantai. Tidak jauh dari area The Volter Yogyakarta, juga terdapat beberapa tempat makan seperti Kandang Ingkung Resto & Kopi, bakmi Jawa dan Angkringan Jati Kencono dan lain-lain. 



Jika ingin mencoba menginap bisa hubungi kontak di bawah ini: 

The Volter Yogyakarta Jithengan, RT:03 RW:28 

Balecatur, Gamping, Sleman, Yogyakarta 

WhatsApp 0812-8855-885

27 Agu 2022

Tjuan Koffie: Ngopi dengan Vibes Jogja di Gresik

Sejak pandemi Covid-19, saya lebih banyak menghabiskan waktu di Gresik. Ketika sedang di Gresik kadang kangen juga dengan suasana ngopi di Jogja, yang saya lampiaskan dengan menyeduh sendiri di rumah, atau kadang terpaksa berangkat ke Jogja hanya karena pengen ngopi dengan suasana Jogja. Ya karena belum ada kedai kopi yang suasananya seperti di Jogja.

Setelah lulus kuliah, malah pindah ke Gresik dan gak ada alasan lagi buat ke Jogja. Sempat juga ngopi di kedai kopi baru di Gresik, survey sana sini, tapi belum ada satupun kedai kopi yang suasananya jogja banget.

Sampai pada akhirnya, Januari kemarin seorang kawan sekolah dulu membuka kedai kopi baru di rumahnya. Beberapa hari setelah dibuka, saya ngopi kesana. Kesan pertama langsung mengingatkan saya ke kedai kopi favorit saya di Jogja, bangunan dengan nuansa warna putih dan dicampur dengan gaya "unfinish" tanpa cat, meja tinggi dari kayu dengan frame besi yang dicampur dengan tempat duduk beton, dan menu yang identik dengan kopi susu, kentang goreng, dan gorengan kekinian yang harganya sangat murah dibanding dengan UMR Gresik.


Untuk menunya, didominasi kopi yang dicampur susu, tapi pastinya ada juga menu kopi murni. Menu kopi susu ini memang cukup populer akhir-akhir ini, menggantikan kepopuleran kaopi single origin yang diseduh dengan cara manual. Mungkin, menu kopi susu ini dinilai lebih praktis dan menjangkau semua kalangan, jadi yang lambungnya gak kuat disiram kopi, bisa mencoba alternatif kopi susu.

Depan Bar (Indoor)


Sedangkan untuk kalian yang lambungnya sama sekali gak mau kenalan sama kopi, ada menu lain di Tjuan Koffie yang gak pake kopi, anggaplah menu yang rasanya juga favorit semua orang, mulai dari red velvet, matcha, coklat, dan bahkan teh pun juga ada. Harga minumannya mulai dari 14ribu hingga 20ribuan saja, Jogja banget harganya, ya walaupun masih banyak kedai kopi di Jogja yang agak lebih mahal dari itu. Kalau dibandingkan dengan kedai kopi di Gresik yang pernah saya coba, jelas Tjuan Koffie ini ibarat oase di tengah gersangnya perkopian Gresik yang itu-itu aja, apalagi dari segi kenyamanan tempat dan harga yang segitu.

Lantai atas (outdoor)

Untuk rasa, memang relatif di setiap lidah orang, jadi saya hanya akan mendeskripsikan sesuai lidah saya. Kategori kopi susu enak menurut saya cuma satu, rasa yang seimbang antara kopi dan susunya, dan yang paling penting tidak manis berlebihan. Menu di Tjuan Koffie memenuhi semua kategori enak itu. Kalau makanan ringan, saran saya sih cobain churrosnya, enak banget.

Lantai atas (semi outdoor)

Nah, di akhir, saya mau kasih tips kalau mau merasakan kenyamanan Tjuan Koffie. Dikarenakan berada di sebuah kota yang sungguh tropis, saran satu-satunya adalah jangan datang di siang hari, kecuali kamu betah tidak merokok di ruang berpendingin ruangan, karena satu-satunya tempat paling nyaman pada saat siang hari hanya ada di ruangan berpendingin yang menyatu dengan bar, dan kalau di ruangan itu vibes Jogjanya kurang. Saran saya, datanglah saat baru pertama buka, jam 9 pagi sampai jam 10 pagi misalnya, atau lebih baik lagi saat sore hari ketika matahari mulai condong ke barat, lebih baik dan lebih nyaman agi malam hari setelah sholat maghrib. Tapi yang mau ngopi malam harus datang lebih awal ya, karena kalau malam gampang penuh, ya gak heran sih kalau malam memang nyaman banget.


Oh iya, setiap akhir pekan di pagi hari, ada parkiran gantung sepeda yang bisa dimanfaatkan untuk pecinta gowes sehabis olahraga.

Jadi, sekian tulisan mengenai rekomendasi tempat ngopi di Gresik. Jangan lupa ngopi disini ya.

Rating tempat: 9.5/10 (bisa 10/10 saat malam atau kalau buka lebih pagi)
Rating minuman: 9.5/10
Rating makanan ringan: 9/10
Rating makanan berat: 7/10 (cuma nyoba dori sambal matah, tapi sambal matahnya kurang berasa)

Lokasi

20 Jul 2022

Pengalaman Atasi Masalah Kulit Kepala pada Wanita Berhijab dengan Yordania Sea Salt Scarlett

Karena saya perempuan berhijab, sering kali saya mengalami masalah-masalah pada rambut yang tidak dapat dihindari seperti rontok, rambut mudah lepek dan gatal karena keringat. Berkeringat ini menurut saya agak menganggu misal sedang merasa gerah dan makan terlalu pedas. Masalah-masalah ini membuat saya kemudian rutin untuk keramas, padahal pengennya sih seminggu 2x saja atau kalau bisa sekali haha.

Beberapa bulan ini saya mencoba beragam shampoo buatan lokal. Menurut saya, sekarang pilihannya manfaat banyak jika ingin menggunakan shampoo produk-produk lokal, mulai dari yang bahannya alami hingga yang kandungannya seperti shampoo pada umumnya. Syukurnya rambut saya tidak begitu bermasalah jika mencoba beragam shampoo. Karena beberapa orang yang saya tahu, biasanya mereka langsung mendapatkan reaksi. Seperti ketombe banyak, kulit kepala yang perih dan gatal serta kerontokan semakin parah. 


Cara Memilih Shampoo Tepat untuk Kulit Kepala 

Dalam memilih jenis shampoo hal yang paling utama saya lihat adalah kandungannya, saya cenderung suka dengan shampoo yang ada sensasi dinginnya karena lebih segar aja. Nah biasanya shampoo jenis ini peruntukkannya untuk orang-orang yang kulit kepalanya cenderung berminyak. Sementara saya sendiri, kulit kepalanya kadang kering dan kadang berkeringat jadi tidak nentu. 

Nah ternyata untuk mengenali tipe kulit kepala kita ada caranya lho!

Caranya letakkan ujung jari di kepala, kemudian gosok sedikit dengan perlahan. Jika terlihat minyak tebal maka kulit kepala kita tipenya adalah berminyak. Apabila tidak ada minyak tebal di ujung jari kita, maka kulit kepala adalah tipe kering atau normal. Dengan mengetahui tipe kulit kepala yang jelas, ini ngebantu kita dalam memilih produk hair yang tepat untuk jenis rambut yang sesuai. Ya kira-kira sama ketika kita pilih skincare, kalo kondisi acne yang pilih acne produk. 
 

Step by Step Hair Care 

Ketika akan keramas, kalau sedang rajin, saya melakukan serangkaian hair care terlebih dahulu. Biasanya saya menggunakan minyak rambut yang langsung dipijat-pijatkan di kepala ya 5-10 menit saja sih. Kemudian rambut saya bilas dan baru menggunakan shampoo dan dilanjut dengan conditioner. Conditioner ini buat saya sifatnya optional, ya kadang saya pakai dan kadang enggak. Tergantung formula shampoonya, jika setelah keramas rambut dalam keadaan tidak kaku dan kusut, ya saya cukup menggunakan shampoo saja. 

Jika rambut masih kaku, maka ya saya harus menggunakan conditioner. Setelah selesai keramas, rambut saya keringkan dengan kondisi agak lembab. Sehingga saya bisa tuangkan vitamin rambut. Saya biasanya mensisir rambut ketika rambut sudah kering sempurna. Jika belum kering, ya saya keringkan terlebih dahulu. Sebab, jika langsung mensisir rambut, maka rambut saya akan mengalami kerontokan yang sangat banyak. 


Kandungan dan Manfaat Yordania Sea Salt Shampoo dan Conditioner Yordania Sea Salt Apa Saja? 

Saya kemudian mencoba produk baru Scarlett yaitu Yordania Sea Salt Shampoo dan Conditioner Yordania Sea Salt. Yordania Sea Salt set ini punya aroma wangi-wangian bunga. Shampoonya wangi Magnolia dan Conditionernya wangi bunga sedap malam. Sea Salt dalam Shampoo ini ternyata punya banyak manfaat jika digunakan di kulit kepala, seperti bisa menyerap minyak berlebihan, mengontrol kadar minyak pada kulit kepala, membersihkan kulit kepala, membuat rambut lebih halus dan lembut dan masih banyak lagi manfaat lainnya. Nah manfaat ini ternyata cocok digunakan pada kulit kepala saya yang hari-harinya menggunakan hijab. 





 
Cara Keramas Menggunakan Yordania Sea Salt Shampoo dan Conditioner Yordania Sea Salt 

Ketika akan melakukan keramas, tuangkan shampoo secukupnya saja jangan terlalu banyak. Kemudian pertama-tama usapkan pada bagian ujung rambut hingga ke atas, tipsnya saat shampooan tidak perlu terlalu menunggu lama, sebentar saja mencucinya 2 menit untuk rambut yang tidak terlalu panjang dan tidak perlu didiamkan, karena jika didiamkan justru menyebabkan rambut rontok, setelah itu dibilas dan gunakan conditioner. Saat menggunakan Conditioner, usapkan saja di batang rambut atau ujung rambut saja tidak perlu mengenai kulit kepala atau akar rambut. Karena menurut pengalaman saya, jika diusapkan ke kulit kepala, justru menimbulkan gatal-gatal. Setelah diusapkan, tunggu 3 menit saja sudah cukup, kemudian bilas dengan bersih. Ketika keramas pun, saya menyarankan untuk gunakan air dingin saja, sebab jika menggunakan air hangat atau panas, malah cenderung membuat rambut mudah rusak dan rontok. 






Gimana Setelah Menggunakan Yordania Sea Salt Shampoo dan Conditioner Yordania Sea Salt? 

Pertama kali saya menggunakan, rambut rontok yang cukup banyak, awalnya saya mengira “apa saya tidak cocok ya dengan shampoo ini”. Namun setelah pengunaan 3-4x rontoknya mulai berkurang, baik saat keramas atau setelahnya. Tekstur shampoonya gel yang tipe lembut seperti shampoo-shampoo di salon, sementara untuk conditioner teksturnya gel yang padat. Saat digunakan di kepala tidak ada sensasi dingin. Asumsi saya sih ini cocok untuk berbagai jenis kulit kepala. Untuk urusan wangi-wangian Scarlett masih juaranya sih. 3 hari setelah keramas pun rambut masih aroma wangi dan lembut. Mungkin karena saya berhijab juga jadi minim terkena bau asap atau jalanan. Secara keseluruhan saya suka aroma wangi dan hasilnya yang bikin rambut lebih lembut. 

tekstur gel shampoo 


tekstur gel conditioner



Kemasan dan Harga Yordania Sea Salt Shampoo dan Yordania Sea Salt Conditioner 

Dari segi kemasan kedua produk Yordania Sea Salt Shampoo dan Yordania Sea Salt Conditioner, memiliki kemasan yang terbuat dari bahan plastik jadi bisa dibawa kemana saja tanpa takut pecah. Masing-masing produknya punya ukuran 250ml. Cara mengeluarkan produknya juga mudah karena tinggal ditekan saja, cuma mungkin kedepannya semoga ada series yang pump, karena menurutku lebih memudahkan dalam penggunaan. Dari segi harga sendiri, kedua produk dijual dengan harga Rp. 75.000, yang kadangkala juga ada harga diskon jadi pantengin terus saja sampai dapat harga diskon hihi.

Produk Yordania Sea Salt Shampoo dan Conditioner Yordania Sea Salt penggunaannya disarankan untuk usia di atas 13 tahun dan produknya aman digunakan untuk ibu hamil dan ibu menyusui. 

Beberapa produknya juga bisa dibeli melalui link berikut: https://linktr.ee/scarlett_whitening

30 Jun 2022

Review : Masker Wajah Praktis, Ringan dengan Kandungan Mugwort, Gingseng dari Scarlett

Di sela waktu kosong, biasanya saya cukup sering untuk menggunakan masker wajah. Mulai dari jenisnya sheet mask, calming mask, mud mask dan masker yang memang peruntukkannya khusus untuk exfoliasi. Sayan sendiri jarang menggunakan masker yang jenisnya peel off, karena ya suka ngerasa kesakitan aja kalo misal sudah ditarik. 

Kebiasaan menggunakan masker ini sudah cukup lama saya lakukan. Kalau dulu tuh jamannya pakai masker alami yang bikin dari ampas kopi atau parutan bengkoang. Setelah maskeran menurutku wajah jadi lebih fresh, merasa lebih bersih dan yang penting aroma dari maskernya menurutku bikin menenangkan kita. Sekarang brand-brand lokal di Indonesia mulai banyak mengeluarkan produk masker buat wajah, jadi ya gak perlu seperti dulu lagi yang harus susah-susah bikin olahan masker sendiri. Pilihannya juga beragam, pun aromanya serta kegunaanya juga banyak. 

Dalam memilih jenis masker biasanya paling simplenya sayamemilih dua jenis masker yaitu untuk kulit keadaan normal (tidak berjerawat) dan untuk kulit berjerawat. Sejujurnya tipe kulit saya adalah kulit yang normal dan cenderung kering. Di beberapa kondisi misal lagi musim panas atau dingin banget, kulitku langsung kering sekali. Tapi jika dalam kondisi lagi sering begadang dan olahraganya kurang, wajah saya langsung gampang merah-merah ya kayak mau timbul jerawat gitu. Nah jadilah dalam keseharian saya berusaha punya beberapa produk untuk mengatasi jerawat yang akan muncul, nah salah satunya adalah masker. 

Beberapa minggu belakangan ini saya lagi mencoba salah satu produk masker dari Scarlett yaitu Herbalism Mugwort Mask Scarlett dan Seriously Soothing & Hydrating Gel Mask Scarlett. Kedua masker tersebut punya fungsi masing-masing, Mugwort Mask digunakan untuk kulit wajah yang sedang berjerawat atau akan berjerawat. Sementara yang Soothing & Hydrating untuk wajah yang sedang dalam kondisi normal. 


Mugwort Mask & Hydrating Gel Mask


Kapan Harus Menggunakan Herbalism Mugwort Mask dan Seriously Soothing & Hydarting Gel Mask? 

Ketika kondisi wajahku mulai timbul kemerahan atau ada tanda-tanda benjolan akan berjerawat, saya mulai menggunakan Herbalism Mugwort Mask Scarlett. Mugwort Mask ini bisa digunakan 3 hari sekali atau seminggu sekali. Apabila keadaan wajah memang lebih sering berkegiatan di luar, sebaiknya menggunakan masker Mugwort Scarlett ini dilakukan sebanyak seminggu 2x. Apabila jarang berkegiatan di luar dan jarang menggunakan make up, menurutku seminggu sekali sudah cukup. 

Sementara untuk Seriously Soothing & Hydarting Gel Mask karena fungsinya untuk mencerahkan dan melembutkan tekstur kulit, maka produk ini bisa digunakan setiap hari misal di malam hari atau pagi hari saja. Bila digunakan di pagi hari, menurut saya ngebantu banget untuk persiapan make up, jadi wajah terasa lebih siap. 


Terdapat spatula dan tutup tengah, sehingga produk tidak langsung mengenai tutup utama. 


Kandungan Herbalism Mugwort Mask dan Seriously Soothing & Hydarting Gel Mask Apa Saja? 

Di dalam Mugwort Mask Scarlett terdapat kandungan Bamboo Charcoal yang berfungsi sebagai natural exfoliator sehingga dapat membersihkan kotoran yang menyumbat pori-pori. Selain itu, Herbalism Mugwort Mask memiliki kandungan Mugwort, Allantoin dan Green Tea Powder. 

Tanaman Mugwort diyakini memberikan manfaat bagi yang memiliki kulit keirng dan sensitive. Karena senyawa aktif yang ada di dalamnya diyakini mampu menutrisi kulit dan membantu pemulihan, serta meredakan radang serta kemerahan pada kulit. 

Kemudian, dari beberapa uraian kandungan di atas yakni Mugwort, Allantoin dan Green Tea Powder semua tersebut juga memiliki manfaat bagi kulit untuk meredakan peradangan, melawan bakteri-bakteri penyebab jerawat (timbulnya jerawat), serta menyamarkan hiperpigmentasi. 

Sementara untuk Seriously Soothing & Hydarting Gel Mask Scarlett punya kandungan Gingseng Extract, Allantoin dan Vitamin C. Akar dan daun gingseng sendiri dianggap kaya vitamin dan mineral serta antioksidan, yang mana kedua bagian tersebut menjaga metabolism sel kulit dan membantu mengangkat sel kulit mati serta menghasilkan kulit wajah lebih cerah. Jika semua kandungan tersebut digabungkan maka bermanfaat untuk menenangkan, meratakan warna kulit serta menyamarkan garis-garis halus pada kulit. 


Cara Menggunakan Herbalism Mugwort Mask dan Seriously Soothing & Hydarting Gel Mask 

Biasanya sebelum saya menggunakan maskernya, saya harus memastikan wajahku bersih terlebih dahulu dengan cara double cleansing. Dengan double cleansing, bikin kotoran-kotoran dalam wajah jadi lebih mudah untuk keluar. Double cleansing ini hanya menggunakan micellar water lalu menggunakan facial wash. Cara ini saya lakukan untuk memastikan bahwa produk nantinya bisa bekerja dengan baik pada kulit wajah. 

Ohya apabila kulit wajahnya tipe yang sensitive, sebaiknya lakukan uji coba dulu dengan oleskan masker di area tangan. Kemudian tunggu 15-20 menit, jika timbul kemerahan berati kamu belum cocok. Jika tidak ada reaksi, masker boleh digunakan.




Tipe masker yang gak menggumpal meski jenisnya mugworth,
 jadi lebih nyaman menurutku untuk diaplikasikan dan bisa rata.
 

Kemudian setelah wajah mulai bersih, baru aplikasikan Herbalism Mugwort Mask ke wajah, bisa dengan spatula atau ambil secukupnya dengan menggunakan spatula dan letakkan di tangan, lalu aplikasikan merata ke wajah. Pastikan jangan sampai terkena bagian area mata atau area mulut ya. 

Penggunaan Herbalism Mugwort Mask Scarlett dapat digunakan selama 15-20 menit. Kalau tipe kulitnya kering seperti aku, 15 saja sudah cukup kok, jadi gak perlu nunggu produknya jadi kering di kulit kita, sehingga membilasnya lebih mudah. 

Sementara untuk Seriously Soothing & Hydarting Gel Mask Scarlett dapat digunakan selama 15-20 menit. Kalaupun mau lebih lama juga gak masalah, karena tipe masker ini fungsinya untuk melembutkan dan teksturnya tidak akan melekat yang bikin kulit semakin kering. Setelah selesai, wajah saya bilas dan membilasnya pun cukup dibasuh dengan air saja tidak perlu menggunakan facial wash lagi. Kemudian wajah langsung saya beri toner agar kulit semakin lembab dan terhidrasi.


Bagaimana Tekstur Herbalism Mugwort Mask Scarlett dan Seriously Soothing & Hydarting Gel Mask? 

Menurutku Herbalism Mugwort Mask Scarlett teksturnya ringan ya, bukan tipe masker yang terlalu kental. Jadi diaplikasikan sedikit-sedikit aja masih oke karena teksturnya gak menggumpal. Ketika sudah diaplikasikan ke wajah, Herbalism Mugwort Mask Scarlett tidak ada sensasi dinginnya, jadi menurutku oke, karena beberapa produk untuk berjerawat apabila ada sensasi dinginnya kadang kala menurutku bikin perih pada bagian wajah yang lagi ada jerawatnya. 


Teksturnya maskernya gel seperti madu, dipakenya mudah dan gak licin

Sementara untuk Seriously Soothing & Hydarting Gel Mask tekstur ada butiran-butiran dan tidak lengket. Jadi ketika diaplikasikan, meratakannya lebih gampang, bisa menggunakan spatula atau menggunakan tangan yang dalam keadaan bersih. Tidak ada rasa dingin, rasanya seperti megoleskan madu ke wajah. 


Gimana Setelah Menggunakan Herbalism Mugwort Mask Scarleet dan Seriously Soothing & Hydarting Gel Mask? 

Herbalism Mugwort Mask Scarlett tidak bikin wajah menimbulkan rasa sampai ketarik. Jadi ya setelah menggunakan masker ini, area wajah yang mulai timbul jerawat terasa calming dan tidak sakit. Beberapa area terasa mulus dan lembut juga. Sementara untuk varian Seriously Soothing & Hydarting Gel Mask Scarlett efeknya menjadikan lebih halus dan lembut, kemudian di beberapa area kulit, warnanya mulai merata meskipun tidak langsung terlihat secara signifikan. Sehingga perlu digunakan secara rutin, secara bergantianpun menurutku juga gak masalah. Misal hari Senin menggunakan Seriously Soothing & Hydarting Gel Mask Scarlett kemudian Rabu menggunakan Herbalism Mugwort Mask Scarlett. 


Kemasan dan Harga 

Dari segi kemasan keduanya yaitu Herbalism Mugwort Mask Scarlett dan Seriously Soothing & Hydarting Gel Mask Scarlet memiliki kemasan yang terbuat dari bahan plastik jadi dibawa kemana saja itu ringan dan tidak akan pecah. Kemasanya masing-masingnya punya ukuran 190g jadi tidak begitu besar. Kedua masker tersebut sudah memiliki spatula mini masing-masing, sehingga memudahkan untuk mengaplikasikan baik langsung ke wajah atau dituang ke tangan. Dari segi harga sendiri, kedua produk dijual dengan harga Rp. 75.000, yang kadangkala ada harga diskon juga jadi bisa deh beli dengan harga lebih murah. 

Saya merekomendasikan untuk mencoba Herbalism Mugwort Mask Scarlett dan Seriously Soothing & Hydarting Gel Mask Scarlet. Produk iini juga aman digunakan untuk anak usia remaja, sehingga menurut saya sih cocok aja buat remaja SMP atau SMA karena harganya yang masih terjangkau baik saat diskon maupun belum diskon. 

Beberapa produknya juga bisa dibeli melalui link berikut: https://linktr.ee/scarlett_whitening

17 Mei 2022

Review La Casa Jogja | Bersantai Sejenak dengan Suasana Tenang dan Nyaman

Beberapa bulan yang lalu, saya sempatkan untuk mampir ke sebuah penginapan yang nuansanya asri dan sejuk. Hal ini saya lakukan karena bertepatan dengan seringnya Jogja mati lampu akibat hujan angin, sementara saya punya pekerjaan yang harus diselesaikan. Jadilah saya mampir ke La Casa Jogja. 







La Casa Jogja lokasinya berada di Gejayan, menurut saya penginapan ini lokasinya cukup strategis karena dekat dengan Hartono Mall, jika mau ke Jalan Kaliurang juga tidak jauh dan dekat dengan banyak tempat makan. Sehingga kalaupun tengah malam sedang lapar, bisa juga jalan kaki sebentar milipir ke Gudeg Gejayan. 

Awalnya saya sempat underestimate karena melihat plang di pinggir jalan dan diarahkan masuk ke sebuah gang. Namun ternyata parkiran mobilnya cukup luas, jadi mau bawa mobilpun juga tetap bisa parkir. 

Ketika masuk ke La Casa, kita akan langsung melihat dua kolam renang dan dua bangunan dengan satu tingkat. Lalu ada juga 2 kamar family yang bangunannya terpisah dan lebih besar. La Casa tidak menyediakan banyak kamar, mungkin ada 10-12 kamar (saya lupa) yang jelas buat saya menginap di sini menyenangkan karena suasananya tenang dan lumayan sejuk. Ketika malampun suasananya tenang dan terdengar hewan-hewan, ya meskipun kadangkala juga terdengar suara sepeda motor yang lalu lalang. 



Kamarnya menurut saya cukup luas untuk tipe Deluxe Double. Nah untuk fasilitasnya menurut saya cukup dan lengkap, seperti ada kulkas mini, pemanas air minum dan TVnya pun sudah menggunakan Smart TV jadi kalau mau bersantai nonton Netflix atau Disney Hotstar juga bisa. Kalau AC dan Wifi pasti ada dong gak perlu diragukan. Air mineral juga dapet beserta teh, kopi dan gula.




Sementara itu untuk kamar mandinya, menurut saya sangat luas dan bersih. Di dalamnya juga ada shower dan dapat sikat gigi, pasta gigi dan keperluan mandi seperti di hotel pada umumnya. Oh ya kalo hairdryer sih di sini ga ada, saya pun juga ga pernah pinjam. 





Secara keseluruhan saya senang dengan La Casa Jogja, minusnya cuma masalah pintu aja. Entah kenapa waktu saya nginep di sana, kunci pintunya itu susah banget nah sepertinya sih harus dikasih minyak biar lebih gampang dan gak susah. Lalu karena dindingnya kurang kedap, kemarin beberapa kali terdengar suara yang menganggu dari kamar sebelah.

Lalu untuk yang lainnya saya suka-suka aja, tidak ada kendala sama sekali. Kamarnya menurut saya bersih, catnya juga bersih dengan paduan warna putih dan navy. Meskipun ada warna Navy, menurut saya suasana kamar tetap nyaman dan tidak merasa sempit maupun gelap. 

Kalau misalnya mau berenang nah jangan lupa membawa handuk dari kamar masing-masing, karena di bawah tidak disediakan handuk dan tidak ada kamar mandi di bawah yang khusus untuk kita bersih-bersih setelah berenang. 

Di sini juga tidak ada breakfast jadi ya makan sendiri-sendiri. Tapi menurut saya oke aja sih, karena lokasi Gejayan ini cukup strategis dan tidak susah kalau misal mau cari makanan. 

Dari segi harga, nah harganya ini tidak bisa ditebak. Kebetulan sih saya waktu menginap dapat harga cuma 250ribu. Kalau sedang momen libur panjang tentu harganya bisa dua kali lipat. Tapi yang namanya lagi liburan gak masalah kan ya, nah kalo saya kan casenya sedang mengungsi karena mati lampu haha. 

Sekian review.

Jadi kapan kamu ke La Casa Jogja ? 


25 Mar 2022

Penasaran Wisata Tersembunyi Ini? Berangkat Langsung dengan Travel Jakarta Bandung

Bersama Travel Jakarta Bandung, Temukan Destinasi Tersembunyi di Kota Kembang


Travel bareng Cititrans


Siapa sih yang tidak suka kalau traveling ke Kota Kembang alias Bandung? Suasana sejuk, banyak tempat wisata kekinian, surganya wisata kuliner, penduduk yang ramah, hingga akomodasi mumpuni untuk berangkat ke sana, termasuk salah satunya Travel Jakarta Bandung. Bagi warga ibukota Jakarta, Bandung selalu menjadi destinasi favorit untuk melepas penat. Waktu tempuh dari Jakarta ke Bandung hanya sekitar tiga sampai empat jam saja. Nah buat Anda yang sudah terbiasa ke Bandung saat liburan, pastinya mau dong dapat rekomendasi tempat wisata terbaru.


Kalau destinasi wisata atau kuliner hits sudah lengkap, ternyata Bandung menyimpan tempat indah yang tersembunyi lho. Tak sampai dua jam perjalanan dari Kota Bandung, Anda bisa sampai kelima destinasi berikut ini. Saat menuju Kota Kembang, pastikan Anda menggunakan transportasi aman dan nyaman seperti Travel Jakarta Bandung ya! Dengan konsep pool to pool atau tidak berhenti sepanjang perjalanan, Anda bisa sampai tepat waktu. Pool yang dimiliki jenis layanan transportasi ini juga terbilang strategis dan mudah dijangkau. Sudah penasaran apa saja sih destinasi wisatanya? Yuk, simak artikel di bawah ini.


Source: https://anekatempatwisata.com/wisata-bandung-bukit-moko-dan-warung-daweung/
(Bukit Moko- Bandung)

Bukit Moko

Mulai dari melihat matahari terbit sampai menyaksikan indahnya taburan bintang, Bukit Moko memang jadi destinasi wisata yang tepat! Bagaimana tidak, suasana romantis dan eksotis bisa dengan mudah didapatkan di sini. Bukit Moko berada di area Cimenyan, Bandung. Dengan ketinggian sekitar 1500 meter dari permukaan laut, keindahan Kota Bandung bisa terlihat jelas. Tak hanya melihat sunrise dan menikmati puncak bintang, di sini Anda bisa mencoba trekking dibawah hutan pinus yang berbaris rapi. Bukit Moko sendiri dulunya berasal dari Kawasan Hutan Pinus yang akhirnya resmi dibuka secara umum sejak 2014 silam. Buat Anda yang mau menginap, juga tersedia camping ground dengan menyewa tanda dan kayu bakar. 


Tebing Gunung Hawu

Kawasan Padalarang punya segudang wisata tersembunyi yang jarang wisatawan tahu. Seperti, Tebing Gunung Hawu. Puncak Tebing Gunung Hawu merupakan perbukitan yang terbentuk dari kapur. Tak heran bila disandingkan mirip Natural Bridge di Virginia, Amerika Serikat. Di Tebing Gunung Hawu, Anda wajib menyaksikan sunrise yang tidak kalah cantiknya dengan Gunung Bromo dan Dataran Tinggi Dieng. Selain melihat matahari terbit, lakukan juga aktivitas menelusuri goa sedalam puluhan meter dan mencoba panjat tebing di ketinggian 15 meter atau 26 meter. Memacu adrenalin banget bukan? Sama seperti Bukit Moko, Tebing Gunung Hawu juga cocok dijadikan tempat untuk berkemah tak biasa, yakni di tengah kedua batu terdapat hammock yang diikat tali. Untuk keamanan, tenang saja sudah ada pihak profesionalnya ya!


Source: https://keepo.me/travel/wisata-gratis-di-bandung/
(Panorama Tebing Gunung Hawu)

Stone Garden Citatah

Nah, kawasan Padalarang juga punya Stone Garden Citatah yang terletak di Gunung Masigit, Citatah, Kabupaten Bandung Barat. Destinasi wisata ini ternyata merupakan sebuah kawasan atau area pertambangan kuno. Namun, pemandangannya yang eksotis membuat Stone Garden Citatah berubah menjadi Geopark atau cagar budaya yang dilindungi pemerintah. Serunya di sini, Anda bisa mencoba naik tebing-tebing batu yang aman dilakukan pemula. Setelah memacu adrenalin, manfaatkan juga berbagai spot foto instagrammable, seperti Jembatan Pelangi yang berfungsi menghubungkan dua tebing. Soal waktu terbaik menuju Stone Garden Citatah, yaitu pagi atau sore hari. Pasalnya minim pepohonan di sini akan membuat Anda merasa panas pada siang hari.


Menghirup udara sejuk dalam Hutan Pinus

Hutan Pinus Batu Kuda Manglayang

Bergeser ke Bandung Timur, Hutan Pinus Batu Kuda Manglayang juga menjadi destinasi tersembunyi yang dimiliki Kota Kembang. Bertempat di Kampung Cikoneng, Cibiru Wetan, Kabupaten Bandung, Kawasan Wisata Batu Kuda dikelilingi hutan pinus yang sejuk dan berada pada ketinggian 1818 meter di atas permukaan laut (mdpl). Mitos penduduk setempat, batu kuda dianggap jelmaan kuda sembrani yang digunakan Eyang Layang Kusumah dan penguasa gaib Gunung Manglayang yang merupakan istrinya. Banyak kegiatan yang bisa Anda lakukan bersama keluarga, yaitu Botram, sebuah istilah Sunda yang merupakan piknik keluarga, berfoto ria, hammocking, hingga hiking. Fasilitas yang dihadirkan pengelola juga mumpuni lho, mulai dari lahan parker, mushola hingga MCK.


Gua Pawon

Terakhir, satu lagi wisata tersembunyi pada kawasan Padalarang, yaitu Gua Pawon. Berlokasi di Desa Gunung Masigit, Cipatat, Padalarang, Gua Pawon merupakan arsip sejarah yang bernilai sangat tinggi sehingga harus dilestarikan. Dilansir situs resmi Pemerintah Provinsi Jawa Barat, berdasarkan penelitian arkeolog dunia, terdapat lima situs Manusia Purba dan salah satunya yaitu Situs Manusia Purba Gua Pawon. Konon katanya, gua ini juga lekat dengan cerita rakyat Sangkuriang, di mana Dayang Sumbi pernah tinggal di dalamnya. Pada sisi gua, terdapat beberapa lubang atau kamar yang dipercaya peneliti merupakan tempat tinggal manusia bersejarah. Di sini, Anda bisa menikmati pemandangan gua yang indah!


Bersama Cititrans Travel Jakarta Bandung, Jelajahi Semua Destinasinya

Mau perjalanan ke Bandung aman dan nyaman? Pilih pelopor travel executive, Cititrans yang telah berkomitmen lebih dari 15 tahun. Selama pandemi COVID-19, Cititrans menerapkan protokol kesehatan ketat, yaitu wajib memakai masker, physical distancing atau jaga jarak antar penumpang di dalam armada dari 8 kursi hanya diisi oleh 6 penumpang, serta ruang tunggu pool dan armada disterilkan dengan disinfektan dan sinar UV secara rutin. Pesan tiket sekarang melalui www.cititrans.co.id, aplikasi Cititrans yang telah tersedia di Apple Apps Store dan Google Play, atau 24 Hours Call Center di nomor 021-79171717 dan Whatsapp Virtual Assistant Bebi di nomor 081117941234.