Skip to main content

BERKUNJUNG KE PINTU SERIBU

Mungkin muncul pertanyaan apa itu pintu seribu hehe.Sebutannya Lawang Sewu kok, bangunan dengan desain arsitek gaya belanda, yang didirikan pada zaman Belanda ini menyimpan berbagai cerita. Mulai dari cerita sejarahnya, atau cerita mistisnya.

Awal pintu masuk lawang sewu nih
Lawang Sewu ini termasuk salah satu ikon Kota Semarang. Berdiri gagah di pusat Kota Semarang dekat dengan kantor walikota. Sehingga Lawang Sewu ini mudah untuk di kunjungi.
Dari luar bangunan ini tampak kokoh, kuat dan  megah sekali. Desain arsitek gaya Belanda yang melekat ini, membuat banyak wisatawan ingin berkunjung untuk sekedar tahu, hunting foto, atau foto praw.ed mesra-mesraan.
Biasanya ditengah bangunan ini bakal rame, soalnya ada yang nyanyi-nyanyi atau sekedar menampilkan keahlian bermain musiknya.


Untuk waktu-waktu tertentu Lawang Sewu ini digunakan untuk tempat-tempat pameran. Di dalem gedung ini juga ada museumnya jadi ceritanya jalan sambil belajar.
Lawang sewu ini dibangun pada tahun 1904 dan selesai pada tahun 1907. Dulu tempat ini adalah kantor dari Nederlands Indische Spoorweg Maatschappij.






Koleksi didalam Museum Lawang Sewu
Jadi dulu lawang sewu ini pernah dijadikan sebagai kantor pusat perkereta-apian.
Kenapa disebut Lawang Sewu ?
Lawang itu artinya pintu, sewu itu artinya seribu. Karena banyaknya jumlah pintu pada bangunan ini, sehingga orang-orang menyebutnya dengan lawang sewu. 

Lorong-lorong lawang sewu
Di tempat ini banyak cerita mistisnya sih, dulu waktu sd saya pernah dapet cerita, mulai dari ada yang sering mendegar suara tangisan noni-noni belanda, atau melihat wujudnya berdarah-darah setelah disiksa. Sebetulnya saya pernah mengalami hal mistis sih, ntah itu beneran apa enggak. Waktu itu saya sempet ambil gambar di salah satu ruangan kosong di bagian atap-atapnya, dan sukses saya memotret foto kepala manusia berambut panjang mukanya rusak hehe. Usai ngefoto saya dan sepupu lari turun ke bawah dan berujung seketika langsung ngehapus foto hasil jepretan tadi. Sempet tersesat juga sih *makin merinding* gegara banyaknya ruangan dan pintu-pintu membuat saya lupa jalan keluar. Tapi untunglah suasana waktu itu masi belum begitu gelap.
Dibawah bangunan ini juga ada lorong bawah tanahnya, ntah kenapa setelah kejadian foto si kunti, saya jadi takut untuk melanjutkan jalan dan bergegas pulang.



Jadi penasaran berapa jumlah pintunya. Coba aja dateng ke lawang sewu Semarang.
Cocok untuk menikmati liburan sebentar di kota Semarang. Sekaligus belajar sejarahnya.
HTM : Rp. 10.000

Comments

  1. Kalau malam lebih terasa yo seremnya. Aku pengen kesini lagi, penasaran sama suara noni-noni londo...pasti cantik :p

    ReplyDelete
    Replies
    1. wkwk yauda coba lagi cuss. moga diliatin wkwkw

      Delete
  2. wah kalo datangnya siang horornya gak keliatan ya mbak hehe.,...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Datengnya pas menjelang malam biar aura mistis kerasaaa :3

      Delete
    2. iya mbak dulu pas malam pernah serem euuyy hehe

      Delete
  3. gw ngakpernah jodoh ama tempat ini, tiap ke semarang selalu kelupaan

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wkwk yauda mass dijodohin ajaaa biar cepet jodoh :3 euwww

      Delete
  4. Replies
    1. wakss kapan-kapan bisa meet up yakss 😁😁 salam mesraaa dari kami.

      Delete
  5. lawang sewu selalu menarik untuk dikunjungi..

    ReplyDelete
    Replies
    1. apalagi ada cerita mistis-mistis yg bikin kepo

      Delete
  6. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete

Post a Comment

Terimakasih Pembaca Mesra Berkelana
Yuk jangan lupa kasi komentarnya. Siapa tahu kita ketemu dan jadi jalan bareng.

Popular posts from this blog

Begini Cara Membuat Telur Asin Asap di Desa Sanankerto

Setelah mengunjungi Desa Wisata Poncokusumo, tibalah waktunya untuk berangkatmenuju Desa Wisata Sanankerto. Desa Wisata Sanakerto ini terletak di Kecamata Turen, Kabupaten Malang. 
Jadi, apabila kalian mampir ke Turen ( yang terkenal masjid jinnya itu)  jangan lupa sempatkan mampir ke Desa Wisata Sanankerto. *dekat kok*

Saya dan tim #EksplorDeswitaMalang diantar menuju lokasi pembuatan telur asin. Hari itu kami diizinkan melihat proses pembuatan telur asin dari awal. 


Oiya jangan lupa disini tidak hanya menjual telur asin biasa tapi ada telur asin asap juga loh dan jangan lupa ada bebek ungkepnya juga. 

Cara membuatnya begini :
Pertama-tama siapkan telur bebek ( ini mentah loh ya ) , pastikan telur bebeknya sudah dicuci bersih dan siap diproses pada tahap berikutnya.   Setelah itu siapkan batu bata yg telah dihancurkan, jangan lupa beri garam dalam batu bata tersebut, lalu bungkus telur bebek dengan olahan batu bata tersebut.Proses selanjutnya diamkan dan tunggu selama kurang …

Jangan Sampai Tertinggal Bus Titian Mas #28JamMataramPart1

Hari itu kami berdua memutuskan untuk segera memesan tiket bus untuk tujuan ke Mataram. Kenapa kami memilih menggunakan bus ? padahal waktu itu harga tiket pesawat dengan tiket bus tidak jauh beda, mungkin selisih sekitar lima puluh ribuan. Jawabannya adalah ?

Karena perjalanan menggunakan bus menurut kami lebih menyenangkan, dan memiliki waktu panjang dan sekaligus banyak yang bisa kami dapat di perjalanan *Azek* Tentu sebagian orang bertanya-tanya “ Tiket Cuma beda 50, kok ya capek-capek kayak orang susah “ “ Ribet, kelamaan “ Dan perkataan lainnya.. Hahaha


Setelah memesan tiket, penantian begitu panjang yang ditunggu-tunggu akhirnya selesai. Kami siap dan berangkat menuju kota yang dikenal dengan seribu masjid apalagi kalau bukan Kota Mataram.



Siang itu kami menunggu bus di Terminal Bungurasih, bus akan berangkat tepat pukul 16:00 Wib. Sudah sekitar 2 jam kami menunggu bis. Pukul 15:30 Wib kami tetap menunggu diruang tunggu, sambil melihat-lihat dan mencari dari jauh awak bus kami. Kurang …

[REVIEW by Jun] Si Ganteng Pollock

Halo semua, apa kabar? Pada tulisan saya kali ini. Saya akan menulis review atau lebih tepatnya pengalaman pribadi saat menggunakan sepatu gunung Eiger Pollock. Basa-basi dulu ya, tidak bisa dipungkiri lagi bahwa sepatu sangat berperan penting dalam kegiatan petualangan khususnya pendakian gunung. Mungkin banyak yang meremehkan fungsi sepatu pada saat mendaki, dan memilih untuk memakai sandal saja, padahal sepatu sangatlah penting untuk menunjang keselamatan dalam pendakian. Saking pentingnya sepatu, sekarang ini sudah banyak sepatu yang dikhususkan untuk pendakian gunung. Lebih lanjut lagi, saking pentingnya sepatu bagi pendaki gunung, maka ada beberapa tips untuk memilih sepatu untuk pendakian. Diantaranya sebagai berikut: 1.Tips yang pertama adalah, usahakan memilih sepatu yang tipe mid cut atau high cut, untuk pendakian tidak disarankan menggunakan sepatu low cut. Bingung? Yaudah saya jelaskan, yang pertama adalah high cut, jenis sepatu ini memiliki ciri-ciri menutupi bagian tumit sam…