Bawean lagi, Bawean lagi. Kalo ngomongin Bawean memang kayaknya gak akan ada habisnya. Mulai dari alamnya sampai budayanya. Kata banyak orang, Bawean itu Madura, padahal BUKAN (SALAH BESAR). Bawean lebih condong ke MELAYU, Cuma BAHASANYA aja yang mirip Madura.
Jadi Suku Bawean ini pekerjaannya sebagian besar adalah nelayan, iya nelayan yang kerjaannya mancing ikan di laut itu. Nelayan di Bawean punya banyak pilihan cara mendapatkan ikan, bisa mancing, bisa pake jaring, dan bahkan bisa spearfishing alias pake tombak atau pake tembak, dan pastinya cara-cara itu masih tradisional dan tidak akan merusak ekosistem laut. 
Puasa kemarin saya (Jun) sempet pulang ke Bawean, pulang kampung ke Dusun Dedawang, dusun saya ini termasuk salah satu kampung nelayan terbesar di Bawean, ikannya banyak dan karang-karangnya belum
rusak. 2 minggu mudik ke bawean saya habiskan beraktifitas di laut. Sehari sebelum lebaran, saya diajak sepupu memancing ikan di laut, karena bosan di rumah dan tidak beraktifitas padat, akhirnya saya ikut memancing. Ambil pancing, pasang kail, pasang umpan, dan marilah kita mendayung sampan menuju lautam, wuhuuuuusssss asikk

dayung-dayung
Tujuan kali ini adalah keramba ikan di tengah laut yang sudah tidak terpakai karena kosong. Anak-anak Bawean memilih keramba untuk lokasi memancing karena disana ada semacam gubuk untuk tempat berteduh dan keramba ini letaknya agak ke tengah, jadi ikan-ikannya diperkirakan lebih banyak daripada di pinggir.
Mancing
1 jam kemudian, ikan pun tidak didapat, matahari semakin panas, kepala tambah pusing, tidak minum dan tidak makan, menahan dehidrasi, karena memancing di siang hari dan di tengah laut saat berpuasa adalah hal yang tidak pantas ditiru ya hueheueh, bisa bikin pingsan atau mati seketika, hanya anak-anak nelayan yang mampu melakukannya /azek/. Sekitar jam 1 siang, 1 jam berikutnya dari 1 jam yang lalu (FYI, tadi sampai di lokasi memancing jam 11) akhirnya ada yang menarik-narik tali pancing sepupu saya, dan setelah diangkat ternyata ada ikan, yeeeee, dapet ikan, asik-asik lumayan buat buka puasa. 
Lalu, sekitar 15 menit berikutnya kail saya ditarik ikan dengan jenis yang sama, ini keluarga ikan bodoh semua apa ya, abis bapaknya yang kena, sekarang anaknya yang kena.

Bapak ikan

Anak ikan

Iya, 3 jam kami mancing, Cuma dapet 2 ekor ikan. Sedih deh sedih, akhirnya kami pulang sebelum jam 2 siang.
Selesai memancing, akhirnya kami mandi, sholat, dan setelah itu siap-siap untuk Rua Rua. Apa itu Rua Rua? Rua-Rua adalah budaya suku Bawean dalam menyambut Hari Raya Idul Fitri. Jadi dalam prosesi Rua-Rua ini, setiap kepala keluarga membuat berkat yang berisi buah-buahan, beras, dan hasil panen lainnya, selain diisi hasil panen juga diisi jajanan-jajanan desa dan makanan ringan untuk anak-anak.
Ini berkatnya

Berkat

Ini isinya
 
isi berkat

Nah untuk selanjutnya, berkat yang tadi sudah dimasukin ke dalam kantong plastik diantar ke Musholla dan Masjid terdekat, setelah itu di masjid dan musholla diadakan doa bersama berupa ucapan syukur karena telah menjalani ibadah puasa dan juga ucapan syukur atas hasil panen dan hasil laut. Setelah proses doa selesai, berkat tadi dibagikan ke masing-masing yang hadir, jadi berangkat bawa berkat pas pulang juga bawa berkat, tapi berkatnya ditukar (tukeran berkat gitulah istilah gampangnya).

doa bersama

Setelah Rua Rua, aktivitas dilanjutkan dengan sholat maghrib, daaaaan setelah sholat maghrib, siap-siap untuk takbiran keliling kampung. Takbiran keliling disini biasanya mengarak sebuah "apa ya namanya" (bingung cari istilah yang tepat), hewan-hewan atau bentuk-bentuk, atau patung yang terbuat dari bambu yang dibentuk menyerupai hewan, masjid, atau ketupat yang identik dengan lebaran, dan kebetulan lebaran tahun ini dusun saya membuat patung kuda bersayap, ada ada aja.
 

kuda bersayap

Anak-anak bawa obor dan semua orang keluar rumah (ini serius) semua rumah kosong, semua orang turun ke jalan, bahkan di masjid  gak ada orang takbiran (ini juga serius), semua warga ikut keliling dusun.

arak-arakan takbiran keliling
Setelah pulang dari takbir keliling, saatnya membuat ketupat untuk dimasak malam ini dan dimakan esok hari saat lebaran.

bikin ketupat
masak ketupat

Jadi gimana? Setelah baca-baca kebiasaan-kebiasaan orang bawean, kamu gak pengen kesana? Kamu gak pengen mancing? Kamu gak pengen bakar-bakar ikan dan makan ketupatnya orang bawean?

Kalo masih belum pengen, tunggu aja tulisan-tulisan Bawean Selanjutnya!!!

Salam Mesraa

Holaaa apakabar penggemar Ayam sejagad raya.
Kalian haruss tauu WING STOP, chicken wings yang ciamik rasanya menyentuh hati ini udah ada di SURABAYA.
Hayo dimana ?
Yuk mari merapat, mampir mesra di SUTOS ( Surabaya Town Square)
awal-awal agak ragu mau dateng kesini, passan lagi bokek /butuhdana/. Akhirnya setelah cari info kesana kemari.  Dan tadaa kami berdua coba cicip-cicip mesra di Wing Stop ini.
Pas pertama masuk untuk tempat suasananya nyaman sih. Ya cocok untuk berlama juga 1-3 jam buat ngobrol dan makan mesra gitu.
salah satu sudut tempat makan di WING STOP SURABAYA

Menu andalannya disini adalah Chicken Wingsnya ini yang bikin ketagihan /magerpulang/ disitu aja, makan chicken terus.
Wah rasanya enaklah, rasanya juga macem-macem kok.  ada 9 rasa jadi kalian bisa pilih-pilih diantaranya ada rasa RED HOT CAJUN, MANGO HARBANERO, ASIAN SPICE, GARLIC PARMESAN, LOUSIANA RUB, HICKORY SMOKED BBQ, HAWAIIAN, LEMON PEPPER, TERIYAKI. 

dari kiri : Manggo Harbanero & Teriyaki


3 Potong Asian Spice, 2 Green Tea, Fries (L), 2 Potong Garlic Permesan + Nasi, Churros, Dips Creamy Ranch
Menu yang ditawarkan juga gak cuma chicken wings aja tapi ada dessert, fries, macem-macemlah.

Fries (L)

Buat SoaL HARGA 
Gausa khawatir harganya sangatlah sopan ramah tamah.
Tenang aja. Kantong kalian bakalan masi tebel-tebel aja kok.

Daftar Harga
Disini kalau mau pesen chicken wings kalian bisa milih 2 rasa kok.
Disini kalian bisa pesen yang 5pc/7pc/10pc enak kan bisa pilih-pilih.
Ada juga yang 48pc chicken wings.
Terus buat kalian yang ingin lama-lama, disini nyediain REFILL SOFT DRINK  jugaa.
Enak kan ?
Huahaha kalian bisa minum sepuas-puasnyaa.
Untuk ayamnya ada yang tanpa tulang (Boneless) dan pake tulang (Crunchy & Classic Wings). Jadi kalian bisa pilih-pilih suka yang mana.
Ada yang ditepungin, ada juga yang ga pake tepung.

GARLIC PARMESAN FOR THE WIN TASTE LIKE HEAVEN
Oh iya kebetulan kami berdua suka banget sama CHURROS dan  CHIKEN WINGS RASA GARLIC PARMESAN & TERIYAKI. 
CHURROSNYA ENAK BANGET adonannya pas sehingga tidak terlalu keras pas digigit 

Churros with dips Chocolate 
Untuk yang Crunchy Wings GARLIC PARMESAN ini rasanya GURIH DAN RENYAH, ASINNYA PAS, jangan lupa makannya di colekin ke dipsnya.
Untuk dips kalian bisa pilih yang manis atau asin.
Garlic Parmesan ini jadi idola di lidah mana aja loh.
Penasaran yaa
Untuk yang Asian Space rasanya manis gurih gitu tapi gak pedes meski katanya mbak-mbaknya bakalan pedes. Kalau Manggo Harbanero pedes manis juga, pedes standart, untuk TERIYAKInya wihh asin gurih enak deh.
Nyoba gih !
Yang kami suka juga dari menu disini adalah ayam yang disajikan betul-betul fresh  dimasak ketika ingin dihidangkan.
Oh iya untuk yang ingin tau rasanya gimana dari bumbu-bumbunya ini. Kami sempat ditawarin testernya gitu jadi icip-icip mana aja yang menurut kami enakk dan mantabb..
Pelayananya juga ramah pokok top markotop.
Buat yang lagi di Surabaya ingin ganti menu ayam yang lebih baru
Dateng aja cobain Chicken Wing Stop.

Wing Stop Chicken No 1 Amerika
Ini ya review singkatnya menurut kami
PLUSnya
+ 1. refill nasi (paket )
+ 2. refill soft drink
+ 3. Fresh ayamnya banyak rasa
+ 4. Bersahabat di kantong

Minusnya
- 1. Minyaknya terlalu banyak, sepertinya kurang kering digorengnya.
Udah itu dulu..
Semoga wing stop bisa buka dimana-maana yaaww.



Harga Menu
Paket Combo 5 Crunchy Wings Rice  Rp. 54546
Crunchy Wings (5)
3 Asian Spice
2 Garlic Parmesan
1oz Ranch
Steam Rice
Green tea (M)
Green tea (M)                                     Rp. 13.636
Seasoned Fries (L)                             Rp. 14.545
Churros Choco                                   Rp. 22.727
Boneless Wings (7)                            Rp. 45455
4 Mango Harbanero
3 Teriyaki

Alamat : WingStop Surabaya Town Square
              Jl. Adityawarman No.55 
              Telp (031) 5633126


Ciyuh lebaran mah udah lewat yak, bukan berati liburannya udah selesai dong yah.
Gausa kawatir, yang masi stay di Solo. Jawa Tengah.
Bingung makanannya ini itu aja.Yuk ajak lidah kamu bermesraan di Warung Makan Tengkleng Pak Mantoo.
WAH APA TUH TENGKLENG?
Tengkleng ini dibuat dari daging kambing, dan daging kambingnya ini di bumbu rempah-rempah dibuat osengan.
Dan campuran rempah-rempah di bumbunya ini betul-betul ngajakin lidah buat bermesraan loh.
Bagi pencinta perkambingan *oops. Kalian perlu mencoba tengkleng ini, tak perlu takut ama penyakit-penyakit ya.

TENGKLENG KAMBING RICA-RICA PAK MANTOOO
HAJARR TENGKLENGNYAAA

Serang penyakitnya, mari mesra bentar ama si Tengkleng.
Menurut saya yang menjadikan beda adalah dari segi bumbunya deh, selain pak manto ini kayaknya engga bisa bikin deh.
Rasanya khas dan pedes-pedes gimana gitu membuat terus ketagihan tak berhenti ULALA NYAMI-NYAMI.
Beberapa dagingnya lumayan keras, apalagi yang menyatu dengan tulang. Ya gakmasalah sambil tarung sama gigi.
Untuk sate lumayan enak dan dagingnya tuebel-tuebel. Makan 5 Tusuk saja bakalan bikin kenyang. Dan seporsi isinya 10 tusuk whehehe.



Untuk penyajian tengkleng, kalian jangan heran ya,, itu bukan tengkleng semua loh, tapi dibawahnya ada kubis dan tomat-tomatan gitu. Kata temen saya, memang orang solo suka dengan sayuran-sayuran. Jadi, jangan heran apabila makan di Solo pasti ada sayuran-sayurannya. ( sayur itu sehat )
Disini menunya ada tengkleng rica-rica, ada sate kambing yang khas sekaliii..
Harga yang ditawarkan sesuai kok sama rasa yang didapet. Untuk tengkleng rica-rica sekitar Rp. 60.000 seporsi dan sate sekitar Rp.50.000 seporsi/10 tusuk.
Rasanya yang awet di lidah, bawaanya bikin rindu dan ingin bermesraan lagi di dalem lidah ulala.
Ini porsinya lumayan banyak bisa buat 2 orang lah. Yang dateng sendirian atau jones merana bawa pasangan dong ntar kalo kekenyangan kan berabe deh. /berhenti sebelum kenyang/
Enak kan bisa makan sepiring berdua tjiyee..
Tempat ini tidak pernah sepi, selalu ramai pengunjung.
Sekalinya sepi ya palingan 5 menit aja. Terus selebihnya bakalan rame lagi.
Untuk tempatnya tidak begitu besar, saran saya sih semoga lain waktu tempat ini bisa besar.
Menurut saya mau dateng waktu weekdays atau weekend ya tetep aja ramee tempatnya. Jadi, jodoh-jodohan yaa semoga pas dateng dapet tempat duduk yang pas dan nyaman.

 
Lalu ada beberapa tempat makan yang letaknya berdekatan dengan tempat pembakaran sate. Sehingga panasnya itu wow luar biasa terasa.
Jadi ketika makan, terasa hot karena panasnya bakar-bakar. Dan karena pedas dan sedapnya bumbu
 ( makan sambil kemeringet ).
Oh iya warung pak manto ini buka dari pagi sampai sore aja yaw..
Buat yang penasaran yuk bisa mampir kesanaa
Tetap Cinta Kuliner Nusantaaaraaa
Salam Mesraaaaa