Skip to main content

Posts

Showing posts from 2018

Eiger Women Series Transeat Jacket: Jaket Windproof untuk Wanita Petualang

Pengalaman tidak nyaman dalam menggunakan jaket saat sedang bertualang, membuat saya harus memutar otak dan mencari jaket yang pas dan cocok untuk dipakai saat berkegiatan outdoor. Beberapa tahun terakhir ini brand Eiger sedang bersemangat mengeluarkan seri “Women Series” nya. Karena jaket saya yang lama sudah waktunya diistirahatkan, akhirnya saya memutuskan untuk memilih brand ini untuk jaket saya.
Awalnya saya tidak terpikir untuk membeli jaket Eiger ini, atas saran dari Jun akhirnya saya memutuskan untuk membeli jaket ini dan juga karena keunggulan teknologinya yang cocok dan sesuai untuk wanita yang gemar berpetualang. 
Saat kemunculan jaket ini belum ada yang mereview sama sekali, namun saya memberanikan diri saja untuk membelinya, meski harganya lumayan di kantong untuk mahasiswa macam saya yaitu sekitar Rp.595.000. Warna yang disediakanpun ada 2 yaitu abu-abu dan biru, saya akhirnya memutuskan untuk membeli Eiger WS Transeat Jacket yang berwarna biru.
Eiger mengeluarkan dua m…

Pengalaman Menginap Hemat dan Kapan Aja Bisa di Airy Caturtunggal Kenari 4 Yogyakarta

Melihat Gunung Semeru di Kalimati

Saya mengambil air di tepi Ranu untuk bekal perjalanan selanjutnya menuju Kalimati. Setelah sarapan, kami membereskan tenda sekaligus bersiap-siap untuk berangkat. Sebelum berangkat, saya buang hajat dulu di bilik hijau kotak yang terbuat dari seng besi, bilik ini memang disediakan untuk buang hajat, tidak ada ember untuk tempat air, jadi harus membawa air sendiri. Toilet ini disediakan di campsite Ranu Kumbolo. Jangan pernah berpikiran kalau jamban ala-ala ini bakal bersih dan wangi seperti yang di mall, salah besar. Karena di sini sangat bau dan siap-siap saja tutup hidung, atau kalau tidak kuat mungkin akan  mu**h.
Setelah semuanya sudah siap, kami berdoa terlebih dulu dan siap berjalan. Awal perjalanan kami harus melewati tanjakan cinta, tanjakannya tidak curam dan agak landai, tapi saat mendaki tetap harus mengatur nafas agar bisa berjalan terus dengan baik. Kalau tidak kuat karena beban yang dibawa terlalu berat, berjalan saja satu-dua langkah lalu berhenti untuk ambil nafas, s…

Menjenguk Ranu Kombolo

Dari sore cuaca sudah tidak bersahabat, kabut yang sangat tebal ditemani hujan, membuat kami menunda perjalanan untuk beberapa jam kedepan. Kami berlima, sembari menunggu hujan reda, memesan bakso dan makan bersama. Setelah makan bersama, kami menata ulang barang-barang serapih mungkin agar beban sesuai dan tidak membuat punggung sakit.
Sekiranya hujan tinggal rintik-rintik, kami berlima bersiap untuk berangkat. Saya, Mbak Ais, Mbak Yosi, Mas Adi dan Mas Ma’ruf bersiap untuk berangkat. Sebelum berangkat tak lupa untuk berdoa. Waktu itu saya yang memimpin doa, setelah itu masing-masing tangan diletakkan di tengah dan kami berucap “ Horas, kita pasti lancar dan pulang dengan selamat ".

Entah mengapa, dari dulu saya selalu menyukai perjalanan di hutan-hutan pada malam hari. Yang bikin enak jalan di malam hari adalah suasananya yang dingin dan jalanan gelap membuat gak terasa, dan tau-tau sudah nyampe aja di pos. Tapi saat ke Semeru ini, saya selalu berhalusinasi bertemu dengan maca…