Ngeteh di Jogja dengan 30 Jenis Teh


Awalnya saya kira jenis teh hanya ada beberapa jenis saja, misal teh melati, chamomile, black tea dan beberapa jenis lainnya. Tapi setelah pergi ke kedai Teh Kalasan ini , ternyata jenis teh sangat banyak sekali. 

Kedai Teh Kalasan ini letaknya di Jl. Tulung Tamanmartani No.1, Ringin Sari, Tamanmartani, Kec. Kalasan, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta 55571

Apabila berangkat dari Kota Yogyakarta, kira-kira butuh waktu sekitar 20 menitan untuk ke kedai Teh Kalasan ini. The ini punya cara penyeduhan yang beragam seperti halnya kopi. Cara penyeduhan ini juga mempengaruhi rasa, pun panasnya air juga harus diperhitungkan juga. 

Sebelumnya saya pernah lihat di tv cara penyeduhan teh ala Tiongkok. Air yang harus dengan suhu yang tepat, selanjutnya dituanglah air ke dalam poci yang telah berisi daun teh. Setelah itu teh dituang ke gelas kecil dan dituang bolak-balik seperti halnya menyeduh teh tarik. 


Suasana di kedai Teh Kalasan ini sejuk karena banyak pohon-pohon rindangnya. Kedai Teh Kalasan ini tempatnya luas sekali, apalagi bagian belakngnya ada taman outdoor cocok untuk tempat mengadakan acara dengan tema garden

Di sini gak cuma sedia minuman teh aja tapi ada yang lain, misal wedangan, kopi dan lainnya. 






Karena letaknya dipinggir kota Jogja, tempat ini tidak terlalu ramai dan padat. Saya sudah mengunjungi kedai teh ini kira-kira 3x. Suasana yang paling saya suka saat mendung atau turun hujan, rasanya enak sekali hujan-hujan sambal minum teh.

Soal harga tentu harganya tidak mahal, dimulai dari harga 12ribuan. Dengan harga segitu saya sudah bisa minum teh dengan jenis yang unik dan gak cuma dapet segelas aja, tapi dapet sepoci. Malahan bisa refiil dan seingat saya tidak dipungut biaya. 

Kali ini saya mencoba Teh Dieng Lemon, saya memilih ini karena ada logo bintangnya di buku menunya. Itu tandanya teh ini masuk jenis teh favorite. Saya milih teh yang dingin, karena cuaca sedang panas-panasnya. Pas teh sudah datang dan saya coba ternyata rasanya segar sekali, rasanya seperti black tea Cuma ada tambahan lemon dan madu yang membuat manis dan makin seger. Eh tapi jangan mikir di dalam tehnya ada lemonnya ya. Teh ini sama sekali ga ada lemon buahnya. Suka banget pokoknya. 


Kalo Jun dia awalnya pesan Green Tea Mint, tapi lagi kosong, akhirnya disarankan untuk memesan Black Tea. Jun milih diseduh secara hangat. Pas saya coba minum aromanya bikin rileks dan rasa mintnya seger. Oiya satu lagi, saya merasa tehnya Jun ini kayak rasanya promag obat lambung haha

Sejujurnya tiga kali ke sini, saya masih belum bisa peka merasakan aneka rasa teh. Kadang kerasa rasanya kayak black tea atau teh original haha

Tapi buat kalian yang pengen nyobain aneka teh dan bersantai di sore hari. Kedai Teh Kalasan ini jadi jawabannya. Kedai ini buka setiap hari Rabu sampe Senin  jam 10 pagi. Kalo Selasa kedai ini tutup. Saya rasa, ngajak siapa aja ke sini cocok-cocok aja karena tempatnya nyaman banget. Paling penting adalah harganya terjangkau. Di sini juga disediakan menu camilan dan makan berat kok kayak nasi goreng misalnya. 

Oiya lokasi ini dekat sama Candi Prambanan dan beberapa candi disekitarnya. Jadi, buat yang pengen mampir sehabis dari Candi Prambanan bisa banget. 

Kalo ada rekomendasi kedai teh lagi, komen di bawah ya. See you

Fasilitas : Toilet, Musollah.
Di sini juga ada bangunan gitu semacam untuk tempat rapat.




Post Navi

1 comment:

  1. Baru tau kalo jenis teh sampe sebanyak itu.
    Selama ini tau nya, teh hitam, teh hijau, lemon tea dan yang sejenisnya dan yang mudah dijumpai di sekitaran aja.

    ReplyDelete

Terima Kasih Pembaca Mesra Berkelana

Tinggalkan komentarmu dan kita makin saling akrab ~